Main Article Content

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha dan pemasaran digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah rendahnya literasi keuangan, keterbatasan dalam menyusun perencanaan usaha, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis project-based learning (PBL) yang meliputi tahapan persiapan, pelatihan literasi kewirausahaan dan keuangan, pendampingan pemasaran digital melalui marketplace dan media sosial, serta pembentukan komunitas “UMKM Digital Sipodeceng” sebagai wadah keberlanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah mampu menyusun business plan sederhana, mengadopsi pencatatan kas harian, serta membuka akun marketplace dengan katalog produk digital. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan skor literasi manajerial dan pemisahan keuangan usaha–rumah tangga. Keberadaan komunitas UMKM Digital Sipodeceng dan penguatan peran BUMDes Padaidi menjadi strategi kelembagaan untuk menjaga keberlanjutan program. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan profesionalisme, daya saing, dan kemandirian UMKM desa, sekaligus mendukung agenda nasional digitalisasi ekonomi dan inklusi keuangan.

Keywords

UMKM literasi keuangan pemasaran digital pemberdayaan masyarakat BUMDes

Article Details

How to Cite
Nohong, M., Harahap, A. T., Natsir, A. I. P., Muhammad Try Dharsana, Naufal Muhammad Aksah, Muhammad Rais Rahmat, & Bahtiar Herman. (2025). Digitalisasi dan Pemberdayaan UMKM di Desa Sipodeceng: Strategi Peningkatan Skala Usaha dan Keberlanjutan Ekonomi Desa. Celebes Journal of Community Services, 4(2), 351–360. https://doi.org/10.37531/celeb.v4i2.3056

References

  1. Affini, D., Shiratina, A., & Setyaningrum, R. (2024). Improving the Sustainability of MSMES Businesses Through Digital Business Development in Tegal Parang Urban Village, Mampang Prapatan Sub-District, South Jakarta. Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.38142/ahjpm.v3i2.1116.
  2. Alfarizi, M., Widiastuti, T., & , N. (2023). Exploration of Technological Challenges and Public Economic Trends Phenomenon in the Sustainable Performance of Indonesian Digital MSMEs on Industrial Era 4.0. Journal of Industrial Integration and Management. https://doi.org/10.1142/s2424862223500045.
  3. Amanah, R., Widodo, N., Ngatikoh, S., & Mangole, A. (2025). Implementation of Community Empowerment through Creative Industry: Pandan Weaving MSME in Grenggeng Village, Karanganyar. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities. https://doi.org/10.30595/pssh.v22i.1521.
  4. Google dan Temasek. (2020). E-Conomy SEA 2020: Resilient and Riding the Digital Wave. https://www.bain.com/contentassets/42942d8c14ab44b2a542f94120a25f1c/economy-sea-2020-report.pdf
  5. Gursida, H., Herdiyana, H., Muharam, H., Pranowo, A., Hanan, S., & Hadiyat, Y. (2025). Implementation of Management Practices in MSMEs’ Village for Business Performance and Sustainability Improvement: A Case Study in Bantargadung Village, Bantargadung Sub-Dicstric, Sukabumi Regency, West Java.. Jurnal Kabar Masyarakat. https://doi.org/10.54066/jkb.v3i1.2930.
  6. Mafriningsianti, E. (2024). The Transformation Of Economics And Innovation In The Digital Village In The Development Of MSMEs Advanced Classes. International Journal of Multidisciplinary Research and Literature. https://doi.org/10.53067/ijomral.v3i4.244.
  7. Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan.
  8. Purnomo, S., & Purwandari, S. (2025). A Comprehensive Micro, Small, and Medium Enterprise Empowerment Model for Developing Sustainable Tourism Villages in Rural Communities: A Perspective. Sustainability. https://doi.org/10.3390/su17041368.
  9. Rogers, E. M., Singhal, A., & Quinlan, M. M. (2014). Diffusion of innovations. In An integrated approach to communication theory and research (pp. 432-448). Routledge.
  10. Santoso, H., Priatna, W., Wijaya, A., & Nugroho, D. (2023). Strengthening the Resilience and Competitiveness of MSMEs for Digital Independence of Tourism Villages Through Marketing Communication in Pesudukuh Village, Bagor District, Nganjuk Regency, East Java. INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND ANALYSIS. https://doi.org/10.47191/ijmra/v7-i01-03.
  11. Sintiawati, N., Hilmi, M., Nine, K., Fernanda, N., Istiqlal, M., Azmi, E., Yulistia, R., & Ilyas, A. (2025). Training on "E-Commerce and Digital Marketing Designs" (E- Codigimark) to Support the System Economy Village as a Form of Community Empowerment in Puger Kulon Village, Jember Regency. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.35568/abdimas.v8i1.5605.
  12. Thaha, R. R. H., Amir, A. A., & Sumardi, F. R. (2024). Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pelaku UMKM Hidroponik Di Lorong La’latang Kecamatan Tallo Kota Makassar. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 448-456.
  13. Zaini, A., Zawawi, A., Auwalia, A., Lisnawati, I., Aini, S., & Fakhruddin, M. (2023). Pemberdayaan UMKM melalui Digital Marketing di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan. Opportunity Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.55352/oppotunity.v1i2.779.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.