Main Article Content

Abstract

Kesehatan merupakan faktor fundamental dalam menentukan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak dilakukan melalui pelayanan posyandu, yang berperan penting dalam pemantauan tumbuh kembang balita. Namun, tingkat kunjungan ibu balita ke posyandu masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari sisi akses, pengetahuan, maupun kesadaran. Program Reminder Message dipilih sebagai strategi untuk meningkatkan kepatuhan kunjungan ibu balita di Posyandu Tanjung II, Kampung Cirawa, Desa Nyalindung, Kecamatan Sukabumi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi. Data diperoleh dari kader posyandu, pihak puskesmas, dan ibu balita yang menjadi sasaran program. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Reminder Message efektif membantu mengingatkan ibu balita tentang jadwal posyandu dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan rutin. Faktor pendukung keberhasilan meliputi keterbukaan ketua RW, keterlibatan komunitas, dan kerjasama aktif masyarakat. Hambatan yang ditemui antara lain keterbatasan akses dan infrastruktur, jumlah kader yang terbatas, rendahnya pengetahuan sebagian ibu balita tentang kesehatan, serta kondisi lingkungan yang belum optimal. Kesimpulannya, Reminder Message berpotensi meningkatkan kepatuhan kunjungan ibu balita ke posyandu apabila diintegrasikan dengan edukasi kesehatan, perbaikan sarana prasarana, dan dukungan lingkungan yang sehat. Sinergi antara puskesmas, kader, tokoh masyarakat, dan komunitas menjadi kunci keberhasilan program ini untuk berkontribusi pada peningkatan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan.

Keywords

Posyandu Reminder Message Kepatuhan Kunjungan Ibu Balita Kesehatan Masyarakat

Article Details

How to Cite
Haryono, M. B., Fauzi, S., Sumarna, A., Emuh, D., & Anggraeni, S. M. (2022). Pengabdian Masyarakat: Efektivitas Reminder Message terhadap Kepatuhan Kunjungan Ibu Balita di Posyandu Tanjung II. Celebes Journal of Community Services, 1(2), 67–75. https://doi.org/10.37531/celeb.v1i2.3025

References

  1. Adi, I. R. (2002). Intervensi komunitas: Pengembangan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  2. Agustiawan, M., & Pitoyo, J. (2020). Hubungan frekuensi kunjungan posyandu dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan, 8(1), 45–53. https://doi.org/10.xxxx/jkes.v8i1.2020
  3. Destiadi, N., Nindya, T. S., & Sumarni, S. (2015). Hubungan keaktifan ibu dalam kegiatan posyandu dengan status gizi balita. Jurnal Media Gizi Indonesia, 10(1), 30–36.
  4. Idaningsih, A. (2016). Hubungan tingkat partisipasi ibu dalam kegiatan posyandu dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Komunitas, 3(2), 65–72.
  5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Profil kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Kemenkes RI.
  6. Kosidin, K., & Farizah, F. (2016). Pemanfaatan pesan pengingat dalam meningkatkan perilaku kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 11(2), 107–115.
  7. Lestari, D. (2015). Efektivitas pesan singkat pengingat terhadap kepatuhan ibu hamil mengonsumsi tablet besi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 6(2), 93–101.
  8. Moleong, L. J. (2006). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  9. Novianti, E. (2019). Efektivitas reminder message terhadap kehadiran ibu balita ke posyandu. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 25–32.
  10. Pool, A. C., et al. (2017). The effectiveness of mobile phone text reminders to improve adherence to medication and health care appointments: A systematic review. Journal of Medical Internet Research, 19(4), e125. https://doi.org/10.2196/jmir.7023
  11. Riskesdas. (2019). Laporan nasional riset kesehatan dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
  12. Sihotang, H., & Rahma, R. (2017). Faktor yang mempengaruhi kunjungan ibu balita ke posyandu. Jurnal Kebidanan, 6(2), 80–88.
  13. Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  14. Susilowati, D. (2017). Hubungan keaktifan kunjungan posyandu dengan status gizi balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(1), 15–22.
  15. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. (2009). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 12.

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.