Main Article Content

Abstract

Mual dan muntah kehamilan tidak merugikan ibu hamil,hal ini dibuktikan bahwa wanita dengan mual dan muntah diawal kehamilan memiliki tingkat keguguran lebih rendah dibandingkan wanita tanpa gejala ini, mual dan muntah muncul antara minggu keempat dan keenam yang lebih sering terjadi di pagi hari, dengan puncak mual di minggu ke-8 sampai minggu ke-12, mual muntah ini biasa disebut dengan Emesis Gravidarum, bentuk yang lebih serius dari mual muntah disebut hiperemesis gravidarum. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemanfaatan air rebusan daun mint sebagai upaya untuk mencegah terjadinya emesis gravidarum pada ibu hamil. Metode pelaksanaan kegiatan dengan Pendampingan dan Edukasi Kesehatan tentang Penggunaan Air Rebusan Daun Mint untuk Mengatasi Emesis Gravidarum (Morning Sickness) pada Ibu Hamil dengan menggunakan media leafleat tentang informasi rebusan daunt mint. Hasil dari penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu yang sebelumnya saat pretest dan setelah dilakukan penyuluhan sangat baik. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dari penyuluhan materi tentang pentingnya rebusan daunt mint untuk mengurangi emesis gravidarum. Kesimpulan bahwa TIM PkM bersama dengan petugas kesehatan sangat perlu melanjutkan kegiatan ini kepada masyarakat dan memberikan informasi pentingnya pemberian daun mint untuk meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat dalam menangani permasalahan yang dihadapi semasa kehamilan.

Keywords

Pendampingan Edukasi Kesehatan Air Rebusan Daun Mint Emesis Gravidarum (Morning Sickness) Ibu Hamil

Article Details

Author Biographies

Rosita Rosita, Universitas Mega Buana Palopo

Program Studi Kebidanan

Fyzria Qudratullah, STIKes Mitra Adiguna

Program Studi Pendidikan Profesi Bidan

Sri Sukmawaty Syahrir, Akademi Ilmu Gizi YPAG Makassar

Program Studi Ilmu Gizi

Nur Rahma Srifitayani, Universitas Megarezky Makassar

Program Studi Kebidanan

Siti Badria Asikin, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Program Studi Keperawatan

Abd Natsir Hamzah, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Program Studi Kebidanan

How to Cite
Rosita, R., Qudratullah, F. ., Sukmawaty Syahrir, S. ., Rahma Srifitayani, N. ., Badria Asikin, S. ., & Natsir Hamzah, A. . (2024). Pendampingan dan Edukasi Kesehatan tentang Penggunaan Air Rebusan Daun Mint untuk Mengatasi Emesis Gravidarum (Morning Sickness) pada Ibu Hamil: Penggunaan Air Rebusan Daun Mint. Celebes Journal of Community Services, 3(2), 227–234. https://doi.org/10.37531/celeb.v3i2.1758

References

  1. Aji, S. P., Rosita, R., Saide, R., Sabriana, R., Lubis, H., Fatimah, S., & Alfah, S. (2024). Midwifery Care In The Pollution Period With Level II Perineal Rupture Pain At The Palangga Health Center. International Journal of Health Sciences, 2(2), 628–642. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i2.355
  2. Aisyah, M. (2019). Gambaran Penanganan Mual dan Muntah di Rumah selama Kehamilan Trimester I oleh Ibu Suku Batak Toba. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.
  3. Arumsari, K. (2019). Kadar Total Fenol, Aktivitas Antioksidan Dan Sifat Sensoris Teh Celup Campuran Bunga Kecombrang, Daun Mint Dan Daun Stevia. Naskah tidak dipublikasikan, Repository Universitas Muhamadyah Semarang, Yogyakarta
  4. Aminah, S. (2020). Pengaruh Pemberian Aromatherapi Jahe Terhadap Penurunan Mual Dan Muntah Pada Pasien Kanker. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda. Vol. 4. No. 1.
  5. Arsinah, H. (2010). Artikel Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Trimester 1 Dengan Emesis Gravidarum.
  6. Afriyanti D. (2017). Efektivitas Wedang Jahe dan Daun Mint Untuk Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil di PMB YF Kota Bukittinggi. Jurnal Human Care. E-ISSN:2528-66510, Volume 2, No 3.
  7. Alyamaniyah U. 2018. Efektivitas Pemberian Wedang Jahe Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Trimester Pertama di Polindes Tebalo Manyor Gresik.
  8. Bobak IM, Lowdermilk DL. 2015. Buku Ajar Keperawatan Maternitas Edisi 4. Jakarta: EGC.
  9. Booth T. 2018. Tanya Jawab Seputar Kehamilan. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.
  10. Christodoulou SJ, et al. 2018. Postraumatic stress symtoms following pregnancy complicated by hyperemesis gravidarum. The Journal of Maternal Fetal and Neonatal Medicine. Volume 2 (4).
  11. Elshabrina. 2019. Dahsyatnya Daun Obat Sepanjang Masa. Yogyakarta: Cemerlang Publishing.
  12. Farrer H. 2016. Keperawatan Maternitas. Edisi 4, Vol 2, Alih Bahasa: dr. Andry Hartono. Jakarta: EGC.
  13. Harahap HP, Oktafirnanda Y, Manggabarani S, (2020), Efektifitas The Daun Mint Terhadap Emesis Gravidarum Trmester I di Kelurahan Binjai Serbarangan Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Universitas Asahan ke-4 Tahun 2020, Kisaran, 19 September 2020
  14. Ira Puspito. (2012). 92 Pengobatan mandiri di rumah anda a-z gangguan kesehatan umum, cara mencegah dan cara mengatsainya. Yogyakarta: Bangkit.
  15. Hidayati R. 2017. Asuhan Keperawatan pada Kehamilan Fisiologis dan Patologis. Jakarta: Salemba Medika. Jimenez S, Maria P. 2018. The Pregnant Woman’sComfort Guide(1sted.) Jakarta: Arcan.
  16. Istiqomah (2017). Pengaruh Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Pepermint Pada Ibu Hamil Terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum. Jurnal EDUMidwifery, Vol. 1, No.2 103 - 107
  17. Julita, E., Rahagia, R., Fajar Cahya, M. R., Resti Wijayanti, F. E., Malaha, N., Rasyid, D., & Pannyiwi, R. (2023). Therapeutic Communication of Nurses in the Surgical Treatment Room of RSUD Arifin Nu’mang. International Journal of Health Sciences, 1(1), 39–47. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i1.51
  18. Kadir, E., Verawati, V., Dwi Rahmawati, A. L., Ekawati, N., Masita, S., & MS, N. H. (2023). Management of Intranatal Care Health Services for Premature Rupture of Membranes at the Happy Minasaupa Mother and Child Hospital. International Journal of Health Sciences, 1(3), 237–245. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i3.92
  19. Koesno H. 2014. Standar Pelayanan Kebidanan. Jakarta: EGC.
  20. Mandriwati GA. (2018). Penuntun Belajar Asuhan Kebidanan Ibu hamil. Jakarta: EGC
  21. Manuaba, I. A. C., Manuaba, I. B. G. F., & Manuaba, I. B. G. (2015). Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan KB Untuk Pendidikan Bidan. EGC.
  22. Manuntungi, A. E., Musdalifah, M., Rabuana, S., & Thalib, K. U. (2023). Edukasi Dan Konseling Terhadap Tingkat Stres Pada Ibu Hamil Dalam Menghadapi Persalinan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 93–107. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v1i2.398
  23. Ngambut, K., Banne Tondok, S., Ata Maran, A., Bare Telan, A., Rino Vanchapo, A., R.V Purba, E., & Djunaedi, D. (2023). Determinants of Hand Washing with Soap (HWWS) in Rural Communities: Cross Sectional Study in Manggarai Regency East Nusa Tenggara Indonesia. International Journal of Health Sciences, 1(2), 75–84. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i2.56
  24. Parwitasari. (2014). Perbandingan Efektivitas Pemberian Rebusan Jahe Dan Daun Mint Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil. Jurnal online mahasiswa, Volume 1 No 1.
  25. Runjati, Umar S, dan Ester M. (2018). Kebidanan Teori dan Asuhan. Jakarta: EGC
  26. Semina Nasional Sains, Teknologi dan Sosial Humaniora Universitas Indonesia Timur. Volume 1 (1).
  27. Resti Wijayanti, F. E., HB, E., Ratu, M., Arfah, A., Hartati, A., & Werdyaningsih, E. (2022). Analisis Faktor Terhadap Pelaksanaan Standar Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Puskesmas. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 47–49. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.39
  28. Smith R John, et al. 2018. Mangement The Third Stage of Labor. Medscape reference.
  29. Sugiono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  30. Suparyanto. 2016. Konsep Emesis Gravidarum. Jakarta: EGC.
  31. Surinah. 2018. Buku Pintar Kehamilan dan Persalinan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  32. Suwarni. 2019. Hubungan Karakteristik Ibu Hamil Trimester I Dengan Morning Sickness di Poliklinik
  33. Selina C, Darwis I, Graharti R (2019) Peppermint (Mentha Piperita) Sebagain pengobatan alternatif ada Irritable Bowel Syndrome (IBS), Majority, Volume 8, No 1, 211-219
  34. Somoyani, N. K. (2018). Literature Review: Terapi Komplementer Untukmengurangi Mual Muntah Pada Masa Kehamilan. Jurnal Ilmiah kebidanan, 8 (1), 10-17.
  35. Santi, S., Yufuai, A. R., Masding, M., Hanifah, A. N., Yunus, M., Nari, J., Astuti, F., Wahyuni, R., & Pannyiwi, R. (2023). The Role of Midwives in Motivating Mothers to Initiate Early Breastfeeding at Pertiwi Mother and Child Hospital in Makassar City. International Journal of Health Sciences, 1(3), 203–216. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i3.88
  36. Suwarni. (2019). Hubungan Karakteristik Ibu Hamil Trimester I Dengan Morning Sickness di Poliklinik.
  37. Tiran D. (2018). Mengatasi Mual-mual dan Gangguan Lain Selama Kehamilan. Jakarta: Disglossia
  38. WHO. (2013). Reduction of Maternal Mortality. A Joint WHO/ UNFPA/ UNICEF/ world bank statement.
  39. Widaryanti, R & Riska. H, (2019). Terapi Komplementer Pelayanan Kebidanan Berdasarkan Bukti Scientific dan Empiris . CV Budi Utama. Yogyakarta.
  40. Wulandari, D. A., Kustriyanti, D., & Aisyah, R. (2019). Minuman Jahe Hangat Untuk Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Nalumsari Jepara. Jurnal SMART Kebidanan, 6(1), 42.

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.