Main Article Content

Abstract

Desa Sanrobone, Kabupaten Takalar, memiliki potensi besar dalam produksi buah dan sayuran lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam upaya pencegahan stunting. Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan produk pangan inovatif berupa jelly dan sayuran instan berbasis buah dan sayuran lokal serta meningkatkan kapasitas kelompok PKK dalam pengolahan pangan sehat. Metode kegiatan meliputi pelatihan pengolahan pangan sesuai standar CPPB-IRT, edukasi gizi berbasis komunitas, penyediaan alat produksi sederhana, dan pemasaran produk melalui kanal digital. Proses blansir dilakukan pada suhu 90–95°C untuk menjaga kandungan vitamin, khususnya vitamin C dan β-karoten. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan anggota PKK dalam produksi pangan sehat dan berkembangnya tiga jenis produk jelly dan sayuran instan yang diterima baik oleh anak-anak. Selain meningkatkan kesadaran gizi, kegiatan ini juga membuka peluang usaha berbasis pangan lokal. Inovasi ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam penurunan angka stunting secara berkelanjutan.

Keywords

jelly instan sayuran lokal gizi seimbang stunting pemberdayaan masyarakat

Article Details

How to Cite
Handayani, V. ., Murfat, M. Z. ., Asfar, A. ., Razak, R. ., & Ahmad, A. R. . (2025). Pengembangan Jelly dan Sayuran Instan Berbasis Pangan Lokal untuk Mendukung Pencegahan Stunting di Desa Sanrobone. Celebes Journal of Community Services, 4(2), 332–340. https://doi.org/10.37531/celeb.v4i2.3032

References

  1. Agustina, R., Dartanto, T., Sitompul, R., Achadi, E. L., Sudarmo, S. M., Shankar, A. H., & Jahari, A. B. (2020). Reducing childhood stunting in Indonesia: An achievable goal. The Lancet Global Health, 8(3), e364–e365. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(20)30068-5
  2. Ahmad, A. R. (2023). Inventarisir Sumber Daya Alam Desa Sanrobone Kabupaten Takalar Sulsel Dalam Produksi Herbal Immune Booster. Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(1), 21-27.
  3. Ahmad, A. R., Handayani, S., & Handayani, V. (2024). PIGMEN WARNA ALAMI PEMANFAATAN DALAM BIDANG FARMASI. Nas Media Pustaka.
  4. Ahmad, A. R., Murfat, Z., & Handayani, V. (2024). Manisan MKS “Pendekatan Produksi dan Manajerial”. Celebes Journal of Community Services, 3(2), 188-194.
  5. Ariyani, F., & Zulaikhah, S. T. (2020). Inovasi produk pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting di Indonesia. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(1), 45–52.
  6. Damayanti, E., & Anasari, S. (2022). Pengaruh teknik blanching terhadap retensi vitamin C pada brokoli dan wortel. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi, 15(2), 120–127.
  7. Gunawan, B. I. (2017). The Influence of Exotic Service Quality Towards Overall Satisfaction at Hotels in Makassar. New Delhi: Serialjournals.
  8. Handayani, V. (2022). Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Batang Kayu Wole Woe Terhadap Larva Artemia salina Leach Menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). As-Syifaa Jurnal Farmasi, 14(2), 131-138.
  9. Handayani, V., Dahlia, A. A., & Nurvadillah, A. F. (2022). Studi Etnofarmasi Tanaman Obat Tradisional Pada Masyarakat Di Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan. As-Syifaa Jurnal Farmasi, 14(1), 72-83.
  10. Handayani, V., Syarif, R. A., Ahmad, A. R., & Amdar, A. A. (2023). Aktivitas Larvasida Ekstrak Daun Bintaro (Cerbera odollam Gaertn.) Terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 10(2), 59-62.
  11. Karim, A. (2023). Analisis Kebangkrutan Perusahaan Makanan dan Minuman di Indonesia (M. Yusri. Nas Media Pustaka.
  12. Karim, A. (2024). Pendidikan & Pendapatan Menurunkan Kemiskinan Rumah Tangga. Nas Media Pustaka.
  13. Karim, A. (2025). Transformasi Digital dalam Menunjang Pertumbuhan Ekonomi Era Soceity 5.0. Nas Media Pustaka.
  14. Karim, A., Desi, N., Azis, M., & Daga, R. (2022). Kemandirian BUMDes Upaya Meningkatkan Pades di Desa Pallatikang Kabupaten Jeneponto. Celebes Journal of Community Services, 1(1), 1-13.
  15. Kementerian Kesehatan RI. (2022). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat.
  16. Maulida, F., & Winarti, C. (2019). Karakteristik jelly drink dari sari buah lokal sebagai pangan fungsional. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 7(2), 114–120.
  17. Muchtadi, T. R., Sugiyono, & Ayustaningwarno, F. (2010). Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Bandung: Alfabeta.
  18. Rickman, J. C., Barrett, D. M., & Bruhn, C. M. (2007). Nutritional comparison of fresh, frozen and canned fruits and vegetables. Journal of the Science of Food and Agriculture, 87(6), 930–944. https://doi.org/10.1002/jsfa.2825
  19. Widyaningsih, W., & Nurjanah, S. (2017). Pengembangan produk jelly berbasis buah lokal dan sayuran sebagai alternatif camilan sehat anak. Jurnal Inovasi Teknologi Pangan, 1(2), 25–32.
  20. Winarno, F. G. (2004). Kimia pangan dan gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.