Main Article Content
Abstract
Usahatani cengkeh di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, merupakan sumber penghidupan penting sekaligus penopang agribisnis rempah daerah. Namun keberlanjutan sistem ini tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi dan lingkungan, melainkan juga oleh modal sosial petani yang membentuk kegiatan budidaya dan relasi pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi modal sosial terhadap kegiatan petani cengkeh serta menilai status keberlanjutan usahatani secara multiaspek.
Penelitian menggunakan desain kombinasi kuantitatif dan kualitatif di Kecamatan Bone pada Juli–September 2025. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan diskusi kelompok terarah dengan informan kunci petani dan pemangku kepentingan lokal, didukung data sekunder. Analisis kualitatif mengikuti langkah reduksi, penyajian, dan verifikasi, sedangkan status keberlanjutan dihitung menggunakan Multiaspect Sustainability Analysis pada tujuh aspek: lingkungan, sosial, ekonomi, jaringan, norma dan nilai, kepercayaan, serta kegiatan petani.
Hasil menunjukkan aspek lingkungan berada pada kategori berkelanjutan, terutama ditopang praktik adaptasi dan mitigasi iklim serta pengelolaan kebun yang relatif selaras dengan kondisi agroekologi. Sebaliknya, aspek sosial, ekonomi, jaringan, norma dan nilai, kepercayaan, serta kegiatan petani masih berkelanjutan rendah atau rentan. Modal sosial internal petani kuat melalui ikatan kekerabatan, gotong royong, dan saling percaya antarpetani, sehingga menopang praktik budidaya tradisional. Namun lemahnya jejaring dan kepercayaan eksternal membatasi akses pada inovasi, pembiayaan, dan pasar, yang tercermin pada rendahnya keberlanjutan ekonomi dan jaringan. Faktor pengungkit utama meliputi peningkatan taraf hidup petani, penggunaan teknologi panen hemat tenaga, kontrak penjualan tetap, keterlibatan kolektif dalam pengelolaan sumber daya alam, transparansi harga pasar, dan penggemburan tanah.
Studi ini menegaskan bahwa penguatan modal sosial menuju jejaring lintas lembaga dan pasar merupakan prasyarat perbaikan keberlanjutan sosial-ekonomi usahatani cengkeh. Temuan memberikan dasar prioritas intervensi kebijakan dan memperkaya pemahaman tentang peran modal sosial dalam keberlanjutan perkebunan cengkeh di tingkat lokal.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Ali, A., Salman, D., Agustang, A., & Ahmad, J. (2023). Social Capital and Community Empowerment: Towards Sustainable Agricultural. Universal Journal of Agricultural Research, 11(2), 380–388.
- Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo. (2023). Provinsi Gorontalo Dalam Angka 2022. Badan Pusat Statistik.
- Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo. (2024). Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023.
- Chen, F., Yi, Y., & Zhao, Y. (2023). The Effect of Social Capital at the Community and Individual Levels on Farmers’ Participation in the Rural Public Goods Provision. Agriculture, 13(6), 1247. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/agriculture13061247124
- Chen, H., Wang, J., & Huang, J. (2014). Policy support, social capital, and farmers’ adaptation to drought in China. Global Environmental Change, 24, 193–202. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2013.11.010
- Cishahayo, L., Zhu, Y., Zhang, C., & Wang, F. (2023). Impacts of social capital on climate change adaptations of banana farmers in Southern China. Environmental Development and Sustainability, 26, 26263–26286.
- Firmansyah, I. (2022). Multiaspect Sustainability Analysis. EXSIMPRO: Expert Simulation Program Article, 1, 1–14.
- Habun, F., Wiendiyaty, W., & Nurwiana, I. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengarhui Produksi Usahatani Cengkeh di Kabupaten Kuwus Barat Kabupaten Manggarai Barat. Buletin Ilmiah IMPAS, 23(1), 1–12. https://doi.org/DOI:10.35508/impas.v23i1.7350
- He, K., Zhang, J., Feng, J., Hu, T., & Zhang, L. (2016). The Impact of Social Capital on farmers’ Willingness to Reuse Agricultural Waste for Sustainable Development. Sustainability Development, 24(2), 101–108.
- He, R., Guo, S., Deng, X., & Zhou, K. (2022). Influence of social capital on the livelihood strategies of farmers under China’s rural revitalization strategy in poor mountain areas: A case study of the Liangshan Yi autonomous prefecture. Journal of Mountain Science, 19, 958–973.
- Ketaren, A. (2015). Modal Sosial Petani Dalam Pertanian Berkelanjutan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Daerah: Studi Modal Sosial Petani di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. UNIMAL PRESS. https://doi.org/978-602-1373-21-7 97
- Mahaarcha, D., & Sirisunhirun, S. (2023). Social capital and farmers’ participation in multi-level irrigation governance in Thailand. Heliyon, 9(8).
- Moghfeli, Z., Ghorbani, M., Rezvania, M. R., Khorasani, M. A., & Jürgen ScheffranAzadi, H. (2023). Social capital and farmers’ leadership in Iranian rural communities: application of social network analysis. Journal of Environmental Planning and Management, 66(5), 977–1001.
- Poerwandari, E. K. (1998). Metodologi penelitian kualitatif: Pengembangan teori dan kajian kasus. PT Rineka Cipt.
- Pranata, K. D., & Heryanda, K. K. (2023). Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Produktivitas Petani Cengkeh di Desa Ambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. PROSPEK: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.23887/pjmb.v5i2.59027
- Putra, A. R. S., Ariyadi, B., Kurniawati, N., & Haryadi, F. T. (2017). Pengaruh Modal Sosial Terhadap Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Peternak: Studi Kasus Pada Kelompok Peternakan Ayam Kampung Ngudi Mulyo Gunung Kidul. Buletin Peternakan, 41(3), 349.
- Rauf, S., Halid, A., & Boekoesoe, Y. (2023). Analisis Rantai Pemasaran Komoditas Cengkeh di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo. Agrinesia Jurnal Ilmiah Agribisnis, 7(3).
- Said, R. (2012). Penguatan Modal Sosial Dalam Penanganan Produk Olahan Kopi Pada Komoditas Petani Kopi di Kabupaten Jember. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 6(1), 22613.
- Santoso, A. B., Manurung, E. D., Siagian, D. R., Purba, H. F. P., & Sembiring, P. (2023). Sustainability Study of Horticultural Development in Mandailing Natal District With RAPFISH-MDS Analysis. Agro Bali: Agricultural Journal, 6(2), 286–302.
- Savari, M., Damaneh, H. E., & Damaneh, H. E. (2023). The effect of social capital in mitigating drought impacts and improving livability of Iranian rural households. International Journal of Disaster Risk Reduction, 89(103630). https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2023.103630
- Suaib, T., Saleh, Y., & Murtisari, A. (2018). Analisis Pemasaran Komoditas Cengkeh di Desa Taludaa Kecamatan Bone Kabupaten Bone Bolango. Agrinesia Jurnal Ilmiah Agribisnis, 2(2).
- Sugiyono. (2015). Pengujian hipotesis deskriptif (satu sampel). In Statistika untuk penelitian (pp. 95–112).
- Widatmaka, Munibah, K., & Sitorus, S. R. P. (2015). Appraisal Keberlanjutan Multidimensi Penggunaan Lahan Untuk Sawah di Kabupaten Karawang-Jawa Barat. Kawistra: Jurnal Ilmiah Sosial Dan Humaniora, 5(2).
- Wulandari, E., & Kurniati, E. (2025). Karakteristik Pertanian Di Indonesia: Antara Tradisi, Tantangan Struktural, Dan Peluang Transformasi. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribsinis, 2(1).
- Xie, J., Yang, G., Wang, G., & He, S. (2024). How does social capital affect farmers’ environment-friendly technology adoption behavior? A case study in Hubei Province, China. Environmental Development and Sustainability, 26(7), 18361–18384.
- Yameogo, T. B., Fonta, W. M., & Wunscher, T. (2018). Can Social Capital influence Smallholder Farmers’ Climate-Change Adaptation Decisions? Evidence from Three Semi-Arid Communities in Burkina Faso, West Africa. Social Sciences, 7(3), 33. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/socsci7030033
- Yunus, S., Zainal, S., & Fadli. (2021). Peer Review: Modal Sosial, Kemiskinan dan Pembangunan. CV SEFA BUMI PERSADA.
- Yusup, H. S., & Murtisari, A. (2024). Analisis Sebaran Potensi dan Pemasaran Rempah di Provinsi Gorontalo. JIA: Jurnal Ilmu Agribisnis, 9(4), 350–358. https://doi.org/https://doi.org/10.37149/jia.v9i4.1304
- Zhang, R., Zheng, H., Zhang, H., & Hu, F. (2020). Study on the Influence of Social Capital on Farmers’ Participation in Rural Domestic Sewage Treatment in Nanjing, China. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(7), 2479. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ijerph17072479
References
Ali, A., Salman, D., Agustang, A., & Ahmad, J. (2023). Social Capital and Community Empowerment: Towards Sustainable Agricultural. Universal Journal of Agricultural Research, 11(2), 380–388.
Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo. (2023). Provinsi Gorontalo Dalam Angka 2022. Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo. (2024). Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023.
Chen, F., Yi, Y., & Zhao, Y. (2023). The Effect of Social Capital at the Community and Individual Levels on Farmers’ Participation in the Rural Public Goods Provision. Agriculture, 13(6), 1247. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/agriculture13061247124
Chen, H., Wang, J., & Huang, J. (2014). Policy support, social capital, and farmers’ adaptation to drought in China. Global Environmental Change, 24, 193–202. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2013.11.010
Cishahayo, L., Zhu, Y., Zhang, C., & Wang, F. (2023). Impacts of social capital on climate change adaptations of banana farmers in Southern China. Environmental Development and Sustainability, 26, 26263–26286.
Firmansyah, I. (2022). Multiaspect Sustainability Analysis. EXSIMPRO: Expert Simulation Program Article, 1, 1–14.
Habun, F., Wiendiyaty, W., & Nurwiana, I. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengarhui Produksi Usahatani Cengkeh di Kabupaten Kuwus Barat Kabupaten Manggarai Barat. Buletin Ilmiah IMPAS, 23(1), 1–12. https://doi.org/DOI:10.35508/impas.v23i1.7350
He, K., Zhang, J., Feng, J., Hu, T., & Zhang, L. (2016). The Impact of Social Capital on farmers’ Willingness to Reuse Agricultural Waste for Sustainable Development. Sustainability Development, 24(2), 101–108.
He, R., Guo, S., Deng, X., & Zhou, K. (2022). Influence of social capital on the livelihood strategies of farmers under China’s rural revitalization strategy in poor mountain areas: A case study of the Liangshan Yi autonomous prefecture. Journal of Mountain Science, 19, 958–973.
Ketaren, A. (2015). Modal Sosial Petani Dalam Pertanian Berkelanjutan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Daerah: Studi Modal Sosial Petani di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. UNIMAL PRESS. https://doi.org/978-602-1373-21-7 97
Mahaarcha, D., & Sirisunhirun, S. (2023). Social capital and farmers’ participation in multi-level irrigation governance in Thailand. Heliyon, 9(8).
Moghfeli, Z., Ghorbani, M., Rezvania, M. R., Khorasani, M. A., & Jürgen ScheffranAzadi, H. (2023). Social capital and farmers’ leadership in Iranian rural communities: application of social network analysis. Journal of Environmental Planning and Management, 66(5), 977–1001.
Poerwandari, E. K. (1998). Metodologi penelitian kualitatif: Pengembangan teori dan kajian kasus. PT Rineka Cipt.
Pranata, K. D., & Heryanda, K. K. (2023). Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Produktivitas Petani Cengkeh di Desa Ambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. PROSPEK: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.23887/pjmb.v5i2.59027
Putra, A. R. S., Ariyadi, B., Kurniawati, N., & Haryadi, F. T. (2017). Pengaruh Modal Sosial Terhadap Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Peternak: Studi Kasus Pada Kelompok Peternakan Ayam Kampung Ngudi Mulyo Gunung Kidul. Buletin Peternakan, 41(3), 349.
Rauf, S., Halid, A., & Boekoesoe, Y. (2023). Analisis Rantai Pemasaran Komoditas Cengkeh di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo. Agrinesia Jurnal Ilmiah Agribisnis, 7(3).
Said, R. (2012). Penguatan Modal Sosial Dalam Penanganan Produk Olahan Kopi Pada Komoditas Petani Kopi di Kabupaten Jember. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 6(1), 22613.
Santoso, A. B., Manurung, E. D., Siagian, D. R., Purba, H. F. P., & Sembiring, P. (2023). Sustainability Study of Horticultural Development in Mandailing Natal District With RAPFISH-MDS Analysis. Agro Bali: Agricultural Journal, 6(2), 286–302.
Savari, M., Damaneh, H. E., & Damaneh, H. E. (2023). The effect of social capital in mitigating drought impacts and improving livability of Iranian rural households. International Journal of Disaster Risk Reduction, 89(103630). https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2023.103630
Suaib, T., Saleh, Y., & Murtisari, A. (2018). Analisis Pemasaran Komoditas Cengkeh di Desa Taludaa Kecamatan Bone Kabupaten Bone Bolango. Agrinesia Jurnal Ilmiah Agribisnis, 2(2).
Sugiyono. (2015). Pengujian hipotesis deskriptif (satu sampel). In Statistika untuk penelitian (pp. 95–112).
Widatmaka, Munibah, K., & Sitorus, S. R. P. (2015). Appraisal Keberlanjutan Multidimensi Penggunaan Lahan Untuk Sawah di Kabupaten Karawang-Jawa Barat. Kawistra: Jurnal Ilmiah Sosial Dan Humaniora, 5(2).
Wulandari, E., & Kurniati, E. (2025). Karakteristik Pertanian Di Indonesia: Antara Tradisi, Tantangan Struktural, Dan Peluang Transformasi. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribsinis, 2(1).
Xie, J., Yang, G., Wang, G., & He, S. (2024). How does social capital affect farmers’ environment-friendly technology adoption behavior? A case study in Hubei Province, China. Environmental Development and Sustainability, 26(7), 18361–18384.
Yameogo, T. B., Fonta, W. M., & Wunscher, T. (2018). Can Social Capital influence Smallholder Farmers’ Climate-Change Adaptation Decisions? Evidence from Three Semi-Arid Communities in Burkina Faso, West Africa. Social Sciences, 7(3), 33. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/socsci7030033
Yunus, S., Zainal, S., & Fadli. (2021). Peer Review: Modal Sosial, Kemiskinan dan Pembangunan. CV SEFA BUMI PERSADA.
Yusup, H. S., & Murtisari, A. (2024). Analisis Sebaran Potensi dan Pemasaran Rempah di Provinsi Gorontalo. JIA: Jurnal Ilmu Agribisnis, 9(4), 350–358. https://doi.org/https://doi.org/10.37149/jia.v9i4.1304
Zhang, R., Zheng, H., Zhang, H., & Hu, F. (2020). Study on the Influence of Social Capital on Farmers’ Participation in Rural Domestic Sewage Treatment in Nanjing, China. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(7), 2479. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/ijerph17072479