Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi peran anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Bungale pada usahatani selada dengan tehnik hidroponik di Desa ulanta. 2) Mengidentifikasi pendapatan usahatani selada dengan tehnik hidroponik. Penelitian ini dilakukan di Desa Ulanta Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango sejak Bulan Februari hingga Maret 2023. Jumlah Informan dalam penelitian ini adalah 12 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif dengan pendekatan kualitatif ini karena peneliti melakukan kontak langsung dengan objek peneliti dan dilaksanakan di tempat mereka berada. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan Kelompok Wanita Tani Bungale sebesar Rp. 1.794.043 dengan peran Kelompok Wanita Tani menunjukkan bahwa rata-rata penilaian responden sebesar 78,9% yang dikategorikan baik dan memiliki hubungan yang nyata (signifikan) terhadap peningkatan pendapatan keluarga.

Keywords

peran, kelompok wanita tani, pendapatan

Article Details

How to Cite
Nunge, N. A. ., Indriani, R. ., & Saleh, Y. . (2023). Peran Kelompok Wanita Tani Pada Usahatani Selada Dengan Tehnik Hidroponik Desa Ulanta Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Economics and Digital Business Review, 4(2), 248–263. https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i2.897

References

  1. Amir, B. (2016). Pengaruh Perakaran terhadap Penyerapan Nutrisi dan Sifat Fisiologis pada Tanaman Tomat. Jurnal Perbal, 4(1), 1–9. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30605/perbal.v4i1.286
  2. Barmin. (2010). Budidaya Sayur Daun. Cv. Rikardo.
  3. Bertham, Y. H., Ganefianti, D. W., & Apri, A. (2011). Peranan Perempuan Dalam Perekonomian Keluarga Dengan Memanfaatkan Sumberdaya Pertanian. Jurnal AGRISEP, 10(1), 138–153. https://doi.org/https://doi.org/10.31186/jagrisep.10.1.138-153
  4. Effandy, L., & Apriani, Y. (2018). Motivasi Anggota Kelompok Tani dalam Peningkatan Fungsi Kelompok. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 4(2), 10–24. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.35906/jep01.v4i2.270
  5. Hanum, N. (2017). Analisis Pengaruh Pendapatan Terhadap Perilaku Konsumsi Mahasiswa Universitas Samudra Di Kota Langsa. Jurnal Samudra Ekonomika, 1(2), 107–116.
  6. Hartus, T. (2006). Berkebun Hidroponik Secara Murah. Penebar Swadaya.
  7. Hutajulu, A. T. (2004). Peranan Wanita Dalam Pembangunan (Suatu Pengantar). Fakultas Pertanian USU.
  8. Ismail, M. R., Manginsela, E. P., & Kapantow, G. H. (2019). Analisis Pendapatan Usahatani Hidroponik Matuari Di Kelurahan Paniki Bawah Kota Manado. Journal Of Agribusiness And Rural Development, 1(2).
  9. Izzuddin, A. (2016). Wirausaha Santri Berbasis Budidaya Tanaman Hidroponik. Jurnal Pengabdian Masyarakat/DIMAS, 12(2), 351–366.
  10. Kurnia, E. (2018). Sistem Hidroponik Wick Organik Menggunakan Limbah Ampas Tahu terhadap Respon Pertumbuhan Tanaman Pak Choy (Brassica chinensis L.). Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
  11. Masduki, A. (2018). Hidroponik Sebagai Sarana Pemanfaatan Lahan Sempit di Dusun Randubelang, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 185–192. https://doi.org/https://doi.org/10.12928/jp.v1i2.317
  12. Mopangga, R., Baruwadi, M. H., & Indriani, R. (2022). Analisis Risiko Produksi Dan Pendapatan Usahatani Jagung Di Desa Labanu Kecamatan Tibawa. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(3), 233–239. https://doi.org/10.37046/agr.v6i3.16144
  13. Muizu, W. O. Z., Sari, P. Y., & Handani, W. L. (2019). Peranan Kelompok Wanita Tani (KWT) Tali Wargi dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa Citali, Kabupaten Sumedang. Jurnal Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 151–164. https://doi.org/https://doi.org/10.30596/snk.v1i1.3593
  14. Mulyana. (2000). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. PT. Remaja Rosda Karya.
  15. Rahim, A., & Diah, R. D. H. (2007). Pengantar, Teori dan Kasus Ekonomika Pertanian. PT. Penebar Swadaya.
  16. Rahman. (2014). Kontribusi Pendapatan Petani Karet Terhadap Pendapatan Petani Di Kampung Mencimai. Jurnal EPP, 3(1), 9–20.
  17. Raho, B. (2007). Teori-Teori Sosiologi. Prestasi Pustaka.
  18. Riduwan. (2006). Metode Teknik Menyusun Tesis. Alfabeta.
  19. Rosliani, R., & N, S. (2005). Budidaya Tanaman Sayuran dengan Teknik Hidroponik. Balai Penelitian Tanaman Sayuran Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
  20. Saleh, Y. (2014). Analisis Pendapatan Usaha Pengrajin Gula Aren Di Desa Tulo’a Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Perspektif Pembiayaan Dan Pembangunan Daerah, 1(4), 219–219. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/ppd.v1i4.1716
  21. Samadi, B. (2014). Rahasia Budidaya Selada. Pustaka Mina.
  22. Saparinto, C. (2013). Gown Your Own Vegetables-Paduan Praktis Menanam Sayuran Konsumsi Populer di Pekarangan. Lily Publisher.
  23. Sari, V. N. I. (2018). Pengaruh Produktivitas Terhadap Pendapatan Petani Padi Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
  24. Sarido, L., & Junia. (2017). Uji Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brasicca rapa L.) dengan Pemberian Pupuk Organik Cair Sistem Hidroponik. Jurnal Agrifor, 16(1), 65–74.
  25. Simbolon, N. D., Rossanty, N. P. E., & Sutomo, M. (2023). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Kelompok Tani Di Desa Kaliburu. Jurnal Pengabdian Dan Kemitraan Masyarakat (ALKHIDMAH), 1(2), 31–39. https://doi.org/https://doi.org/10.59246/alkhidmah.v1i2.270
  26. Soekanto, S. (2012). Peranan Sosiologi Suatu Pengantar. Rajawali Pers.
  27. Soekanto, S. (2017). Sosiologi Suaatu Pengantar (B. Sulistyowati (ed.)). Raja Grafindo Persada.
  28. Soekartawi. (2006). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian, Teori dan Aplikasi. Raja Grafindo Persada.
  29. Soetrisno, L. (2009). Kemiskinan, Perempuan, dan Pemberdayaan. Kanisius.
  30. Sugiyono. (2010). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
  31. Sunarjono, H. (2013). Bertanam 36 Jenis Sayuran. Penebar Swadaya.
  32. Suratha, I. K. (2017). Krisis Petani Berdampak Pada Ketahanan Pangan di Indonesia. Media Komunikasi Geografi.
  33. Suratiyah. (2006). Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya.
  34. Syarif, A. (2018). Pemberdayaan Perempuan Menghadapi Modernisasi Pertanian Melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Pada Usahatani Sayuran Di Kecamatan Bissapu Kabupaten Bantaeng. Ziraa’ah Majalah Ilmiah Pertanian, 43(1), 77–84. https://doi.org/10.31602/zmip.v43i1.1074
  35. Tirta, J. (2020). Peranan Kelompok Wanita Tani Terhadap Peningkatan Pendapatan Anggota Kelompok Wanita Tani (Studi Kasus : Desa Kebun Kelapa Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat). Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.