Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah work overload berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada kantor Dinas Sosial Kota Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan pegawai Dinas Sosial Kota Makassar berjumlah 45 pegawai. Sedangkan sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan metode sampel jenuh, sehingga sampel alam penelitian ini mengambil keseluruhan jumlah populasi sebagai sampel yaitu 45 orang pegawai. Kuesioner dan Observasi merupakan metode pengumpulan data yang digunakan. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan melakukan pengujian hipotesis menggunakan regresi linear sederhana. Temuan hasil penelitian yaitu menunjukkan bahwa work overload memberikan pengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada kantor Dinas Sosial Kota Makassar, hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai t hitung > t tabel (5,027 > 1,68023) dan nilai sig < 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga hipotesis diterima
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Azwar. (2008). Metode Penelitian. Yogyakatarta: Pustaka Belajar.
- Cain. B. (2007). A Review of the mental workload literature. Defence Research and Development Canada Toronto. Human System Intergration Section.
- Ghozali, Imam. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS,. Edisi 4.BP-UNDIP. Semarang.
- Gibson. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Keempat. Jakarta: Erlangga.
- Hariandja, Marihat Tua Efendi, 2002, “Manajemen Sumber. Daya Manusia”, Grasindo, Jakarta.
- Hasibuan, Malayu. S.P. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
- Irwandy. 2007. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Beban Kerja Perawat di Unit Rawat Inap RSJ Dadi Makassar Tahun 2005. Magister Administrasi Rumah Sakit. Program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat. Makasar: Universitas Hasanuddin.
- Karimi, R., and Zoharah, B. O. 2014. “The Influence Of Role Overload, Role conflict And Role ambiguity On Accupational Stres Among Nurses In Selected Iranian Hospitals”. International Journal of Asian Social Science, 2014, Volume IV No 1, pp. 34 – 47
- Lisnayetti & Hasanbasri. M. (2006). Beban Kerja dan Kinerja Dosen Poltekes Padang: PT. Bumi Aksara
- Mangkunegara, Anwar Prabu. (2006). Evaluasi Kinerja Sumber Daya. Manusia. Bandung: PT Refika Aditama.
- __________. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia. Perusahaan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
- Mathis L. Robert dan John Jackson. 2006. Human Resource Management. Jakarta: Salemba Empat.
- Malik, N. 2011. A study on occupational stres experienced by private and public banks employees in quetta city. African Journal of Business Management Vol V No 8, pp. 3063 – 3070
- Munandar, A. S. (2011). Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: Universitas. Indonesia (UI-Press).
- Murtiasri, Eka dan Ghozali, Imam. 2006. An¬teseden dan Konsekuensi Burnout pada Auditor: Pengembangan terhadap Role Stress Model. Simposium Nasional Akun¬tansi IX. Padang.
- Nurmianto, E. 2003.Ergonomic Konsep Dasar dan Aplikasinya. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh November.
- Prihatini. (2007). “Analisis Hubungan Bebab Kerja Dengan Stress Kerja. Perawat di Setiap Ruang Rawat Inap RSUD Sidikalang”. Skripsi. Universitas Sumatera Utara
- Riggio, R.E. (2009). Introduction to Industrial/ Organizational Psychology. NewJersey: Pearson Education, Inc.
- Robbins, P. Stephen. (2006). Perilaku Organisasi. Edisi Sepuluh. Diterjemahkan oleh: Drs. Benyamin Molan. Erlangga, Jakarta.
- Rolos, Jeky K R, Sofia A P Sambul, dan Wehelmia Rumawas. “Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Asuransi Jiwasraya Cabang Manado Kota.” Jurnal Administrasi dan Bisnis, 2018: 19-27.
- Ruky, Achmad S. 2002. Sistem Manajemen Kinerja. Jakarta:Gramedia Pustaka.
- Setiawan, Rudi dan Etty Puji Lestari. “Pengaruh Budaya Organisasi, Komunikasi, Lingkungan Kerja, dan Motivasi Terhadap Komitmen Organisasi Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai”, Jurnal Organisasi dan Manajemen. September 2016, hal. 169-184
- Setyawan, A. A., dan Kuswati, R. 2006. Teknologi Informasi dan Reposisi Fungsi. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jurnal Manajemen dan Bisnis.
- Simanjuntak. 2005. Manajemen Dan Evaluasi Kinerja. Jakarta: Fakultas Ekonomi. Universitas Indonesia.
- Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & RND. Cetakan ke-26. Bandung: Alfabeta, 2017.
- Sumarni, Murti & Salamah Wahyuni. 2006. Metode penelitian bisnis.edisi 1. Yogyakarta:ANDI.
- Sumarsono, Sonny. 2003. Ekonomi Manajemen Sumber Daya Manusia dan. Ketenagakerjaan.Yogyakarta : Graha Ilmu.
- Sutrisno, (2016), Manajemen Sumber Daya Manusia, Kencana Prenada. Media Group, Jakarta.
- Supranto, J. 2011. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Untuk Menaikkan Pangsa Pasar, Cetakan keempat, Penerbit PT Rineka Cipta, Jakarta.
- Tarwaka, Bakri S.H.A., Sudiajeng L,. 2004. Ergonomi Untuk Kesehatan, Keselamatan, dan Produktivitas. Surakarta : Uniba Press
- Tjahjoanggoro, A. J. 1998. Hubungan Antara Motif Rasional dan Motif Emosional dengan Loyalitas terhadap Mcdonald's. Anima. Vol. 14. no. 53.
- Tyas, Eka R. 2009. Hubungan Antara beban Kerja Berlebihan Dengan Stres Kerja Pada Bidan Delima Di Wilayah Surabaya. IAIN: Skripsi tidak dipublikasikan.
- Warr, P. Psychology At Work. 5th Ed. England: Penguin Books, 2002.
- Wibowo. 2007. Manajemen Kinerja. Edisi Kedua. Penerbit PT. Raja Grafindo.
- Wirawan. (2009). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia Teori Aplikasi dan Penelitian. Jakarta. Penerbit: Salemba Empat.
- Wu, S., Zhu, W., Wang, Z., Wang. M., and Lan Y.2007. Relationship between burnout and occupational stres among nurses in China. Journal of Advanced Nursing, Vol V No.3. pp. 233-236
References
Azwar. (2008). Metode Penelitian. Yogyakatarta: Pustaka Belajar.
Cain. B. (2007). A Review of the mental workload literature. Defence Research and Development Canada Toronto. Human System Intergration Section.
Ghozali, Imam. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS,. Edisi 4.BP-UNDIP. Semarang.
Gibson. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Keempat. Jakarta: Erlangga.
Hariandja, Marihat Tua Efendi, 2002, “Manajemen Sumber. Daya Manusia”, Grasindo, Jakarta.
Hasibuan, Malayu. S.P. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Irwandy. 2007. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Beban Kerja Perawat di Unit Rawat Inap RSJ Dadi Makassar Tahun 2005. Magister Administrasi Rumah Sakit. Program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat. Makasar: Universitas Hasanuddin.
Karimi, R., and Zoharah, B. O. 2014. “The Influence Of Role Overload, Role conflict And Role ambiguity On Accupational Stres Among Nurses In Selected Iranian Hospitals”. International Journal of Asian Social Science, 2014, Volume IV No 1, pp. 34 – 47
Lisnayetti & Hasanbasri. M. (2006). Beban Kerja dan Kinerja Dosen Poltekes Padang: PT. Bumi Aksara
Mangkunegara, Anwar Prabu. (2006). Evaluasi Kinerja Sumber Daya. Manusia. Bandung: PT Refika Aditama.
__________. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia. Perusahaan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Mathis L. Robert dan John Jackson. 2006. Human Resource Management. Jakarta: Salemba Empat.
Malik, N. 2011. A study on occupational stres experienced by private and public banks employees in quetta city. African Journal of Business Management Vol V No 8, pp. 3063 – 3070
Munandar, A. S. (2011). Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: Universitas. Indonesia (UI-Press).
Murtiasri, Eka dan Ghozali, Imam. 2006. An¬teseden dan Konsekuensi Burnout pada Auditor: Pengembangan terhadap Role Stress Model. Simposium Nasional Akun¬tansi IX. Padang.
Nurmianto, E. 2003.Ergonomic Konsep Dasar dan Aplikasinya. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh November.
Prihatini. (2007). “Analisis Hubungan Bebab Kerja Dengan Stress Kerja. Perawat di Setiap Ruang Rawat Inap RSUD Sidikalang”. Skripsi. Universitas Sumatera Utara
Riggio, R.E. (2009). Introduction to Industrial/ Organizational Psychology. NewJersey: Pearson Education, Inc.
Robbins, P. Stephen. (2006). Perilaku Organisasi. Edisi Sepuluh. Diterjemahkan oleh: Drs. Benyamin Molan. Erlangga, Jakarta.
Rolos, Jeky K R, Sofia A P Sambul, dan Wehelmia Rumawas. “Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Asuransi Jiwasraya Cabang Manado Kota.” Jurnal Administrasi dan Bisnis, 2018: 19-27.
Ruky, Achmad S. 2002. Sistem Manajemen Kinerja. Jakarta:Gramedia Pustaka.
Setiawan, Rudi dan Etty Puji Lestari. “Pengaruh Budaya Organisasi, Komunikasi, Lingkungan Kerja, dan Motivasi Terhadap Komitmen Organisasi Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai”, Jurnal Organisasi dan Manajemen. September 2016, hal. 169-184
Setyawan, A. A., dan Kuswati, R. 2006. Teknologi Informasi dan Reposisi Fungsi. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jurnal Manajemen dan Bisnis.
Simanjuntak. 2005. Manajemen Dan Evaluasi Kinerja. Jakarta: Fakultas Ekonomi. Universitas Indonesia.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & RND. Cetakan ke-26. Bandung: Alfabeta, 2017.
Sumarni, Murti & Salamah Wahyuni. 2006. Metode penelitian bisnis.edisi 1. Yogyakarta:ANDI.
Sumarsono, Sonny. 2003. Ekonomi Manajemen Sumber Daya Manusia dan. Ketenagakerjaan.Yogyakarta : Graha Ilmu.
Sutrisno, (2016), Manajemen Sumber Daya Manusia, Kencana Prenada. Media Group, Jakarta.
Supranto, J. 2011. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Untuk Menaikkan Pangsa Pasar, Cetakan keempat, Penerbit PT Rineka Cipta, Jakarta.
Tarwaka, Bakri S.H.A., Sudiajeng L,. 2004. Ergonomi Untuk Kesehatan, Keselamatan, dan Produktivitas. Surakarta : Uniba Press
Tjahjoanggoro, A. J. 1998. Hubungan Antara Motif Rasional dan Motif Emosional dengan Loyalitas terhadap Mcdonald's. Anima. Vol. 14. no. 53.
Tyas, Eka R. 2009. Hubungan Antara beban Kerja Berlebihan Dengan Stres Kerja Pada Bidan Delima Di Wilayah Surabaya. IAIN: Skripsi tidak dipublikasikan.
Warr, P. Psychology At Work. 5th Ed. England: Penguin Books, 2002.
Wibowo. 2007. Manajemen Kinerja. Edisi Kedua. Penerbit PT. Raja Grafindo.
Wirawan. (2009). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia Teori Aplikasi dan Penelitian. Jakarta. Penerbit: Salemba Empat.
Wu, S., Zhu, W., Wang, Z., Wang. M., and Lan Y.2007. Relationship between burnout and occupational stres among nurses in China. Journal of Advanced Nursing, Vol V No.3. pp. 233-236