Main Article Content
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran nilai ekonomi total yang terkandung dan mengetahui kesiapan ekowisata hutan Mangrove Petengoran dalam penerapan konsep smart tourism. Penelitian ini dilaksanakan di ekowisata hutan Mangrove Petengoran di Desa Gebang Kabupaten Pesawaran, data yang digunakan dalam penelitian diperoleh melalui proses wawancara dengan pengisian kuesioner oleh responden, metode yang digunakan dalam perhitungan valuasi ekonomi menggunakan pendekatan pasar dan non-pasar, sedangkan perhitungan penerapan smart tourism menggunakan teknik skoring. Hasil penelitian ini, jumlah nilai ekonomi total ekosistem hutan mangrove sebesar Rp 82.128.887.307 pertahun dan kesiapan penerapan smart tourism menunjukkan total keseluruhan skor 5 dengan kategori tidak siap. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi peneliti selanjutnya dan dapat digunakan sebagai pertimbangan oleh pihak-pihak terkait seperti bumdes, masyarakat, dan aparatur desa dalam mengembangkan dan melestarikan ekowisata hutan Mangrove Petengoran
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Afif, F. Y., & Ciptawaty, U. (2020). Daya Saing dan Pertumbuhan Ekonomi Negara Berkembang ASEAN. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(1), 37–44. https://doi.org/10.23960/jep.v9i1.85
- Buhalis, D., & Amaranggana, A. (2013). Smart Tourism Destinations. Information and Communication Technologies in Tourism 2014, 553–564. https://doi.org/10.1007/978-3-319-03973-2
- Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (P4K). (2022). Kondisi Mangrove di Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan. https://kkp.go.id/djprl/p4k/page/4284-kondisi-mangrove-di-indonesia
- Emalia, Z., & Huntari, D. (2016). Willingness to Pay Masyarakat Terhadap Penggunaan Jasa Pengolahan Sampah. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 9(1), 46–52. https://ojs.unud.ac.id/index.php/jekt/article/view/22757
- Farania, A., Hardiana, A., & Putri, R. A. (2017). Kesiapan Kota Surakarta dalam Mewujudkan Pariwisata Cerdas (Smart Tourism) Ditinjau dari Aspek Fasilitas dan Sistem Pelayanan. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 12(1), 36. https://doi.org/10.20961/region.v12i1.12212
- Krisna, D. F., Handayani, P. W., & Azzahro, F. (2019). The antecedents of hashtag and geotag use in smart tourism: case study in Indonesia. Asia Pacific Journal of Tourism Research, 24(12), 1141–1154. https://doi.org/10.1080/10941665.2019.1665559
- Mayasari, V. F., Pribadi, R., & Soenardjo, N. (2021). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Timbulsloko Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Buletin Oseanografi Marina, 10(1), 42–50. https://doi.org/10.14710/buloma.v10i1.31359
- Natacia, G. F., Yuliawan, D., Sirat, M., & Murwiati, A. (2023). Economics and Digital Business Review Estimasi Nilai Ekonomi Wisata Dengan Menggunakan Travel Cost Method. 4(2), 336–349.
- Peraturan Pemerintah RI Nomor 50. (2011). Peraturan Pemerintah RI Nomor 50 Tahun 2011 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025. In Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 - 2025: Vol. lim (Nomor 2011).
- Pinasthika, N., & Pradoto, W. (2018). Potensi dan Tantangan Pengembangan Kawasan Kota Lama Semarang sebagai Destinasi Wisata dengan Pendekatan Smart Tourism. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah dan Kota), 7(3), 153–164. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/tpwk.2018.21421
- Primyastanto, M. (2019). Analisa Valuasi Ekonomi Ekowisata Mangrove di Pantai Mayangan Selat Madura. Journal of Fisheries and Marine Research, 3(2), 216–226.
- Purniawati, I., Aida, N., Ratih, A., & Murwiati, A. (2022). Strategi Pengembangan Wisata Religi Pura Giri Sutra Mandala. BULLET: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(03), 381–390. https://journal.mediapublikasi.id/index.php/bullet/article/view/745
- Putera, F. H. A., & Sallata, A. E. (2015). Valuation of Resources Economic In Palu Bay, City of Palu, Province of Central Sulawesi. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 5(2), 83. http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jkse/article/view/1019
- Rospita, J., Zamdial, Z., & Renta, P. P. (2017). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove Di Desa Pasar Ngalam Kabupaten Seluma. Jurnal Enggano, 2(1), 115–128. https://doi.org/10.31186/jenggano.2.1.115-128
- Sugiyono. (2017). Metode penelitian: pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, dan R&D. CV Alfabeta.
- Zamdial, Hartono, D., & Johan, Y. (2019). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove Di Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. EnviroScienteae, 15(3), 420–429. https://doi.org/10.20527/es.v15i3.7436
References
Afif, F. Y., & Ciptawaty, U. (2020). Daya Saing dan Pertumbuhan Ekonomi Negara Berkembang ASEAN. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(1), 37–44. https://doi.org/10.23960/jep.v9i1.85
Buhalis, D., & Amaranggana, A. (2013). Smart Tourism Destinations. Information and Communication Technologies in Tourism 2014, 553–564. https://doi.org/10.1007/978-3-319-03973-2
Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (P4K). (2022). Kondisi Mangrove di Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan. https://kkp.go.id/djprl/p4k/page/4284-kondisi-mangrove-di-indonesia
Emalia, Z., & Huntari, D. (2016). Willingness to Pay Masyarakat Terhadap Penggunaan Jasa Pengolahan Sampah. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 9(1), 46–52. https://ojs.unud.ac.id/index.php/jekt/article/view/22757
Farania, A., Hardiana, A., & Putri, R. A. (2017). Kesiapan Kota Surakarta dalam Mewujudkan Pariwisata Cerdas (Smart Tourism) Ditinjau dari Aspek Fasilitas dan Sistem Pelayanan. Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 12(1), 36. https://doi.org/10.20961/region.v12i1.12212
Krisna, D. F., Handayani, P. W., & Azzahro, F. (2019). The antecedents of hashtag and geotag use in smart tourism: case study in Indonesia. Asia Pacific Journal of Tourism Research, 24(12), 1141–1154. https://doi.org/10.1080/10941665.2019.1665559
Mayasari, V. F., Pribadi, R., & Soenardjo, N. (2021). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Timbulsloko Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Buletin Oseanografi Marina, 10(1), 42–50. https://doi.org/10.14710/buloma.v10i1.31359
Natacia, G. F., Yuliawan, D., Sirat, M., & Murwiati, A. (2023). Economics and Digital Business Review Estimasi Nilai Ekonomi Wisata Dengan Menggunakan Travel Cost Method. 4(2), 336–349.
Peraturan Pemerintah RI Nomor 50. (2011). Peraturan Pemerintah RI Nomor 50 Tahun 2011 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025. In Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 - 2025: Vol. lim (Nomor 2011).
Pinasthika, N., & Pradoto, W. (2018). Potensi dan Tantangan Pengembangan Kawasan Kota Lama Semarang sebagai Destinasi Wisata dengan Pendekatan Smart Tourism. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah dan Kota), 7(3), 153–164. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/tpwk.2018.21421
Primyastanto, M. (2019). Analisa Valuasi Ekonomi Ekowisata Mangrove di Pantai Mayangan Selat Madura. Journal of Fisheries and Marine Research, 3(2), 216–226.
Purniawati, I., Aida, N., Ratih, A., & Murwiati, A. (2022). Strategi Pengembangan Wisata Religi Pura Giri Sutra Mandala. BULLET: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(03), 381–390. https://journal.mediapublikasi.id/index.php/bullet/article/view/745
Putera, F. H. A., & Sallata, A. E. (2015). Valuation of Resources Economic In Palu Bay, City of Palu, Province of Central Sulawesi. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 5(2), 83. http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jkse/article/view/1019
Rospita, J., Zamdial, Z., & Renta, P. P. (2017). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove Di Desa Pasar Ngalam Kabupaten Seluma. Jurnal Enggano, 2(1), 115–128. https://doi.org/10.31186/jenggano.2.1.115-128
Sugiyono. (2017). Metode penelitian: pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, dan R&D. CV Alfabeta.
Zamdial, Hartono, D., & Johan, Y. (2019). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove Di Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. EnviroScienteae, 15(3), 420–429. https://doi.org/10.20527/es.v15i3.7436