Main Article Content

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan penyuluhan pertanian (services), pelayanan sumber permodalan / keuangan (input), dan sistem pemasaran petani (market linkages)pada program READSI penyuluhan dalam pemberdayaan petani di Desa Paris Kecamatan Mootilango. Metode penelitian menggunakan tehnik analisis deskriptif. Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian yaitu menggunakan disproportionate stratified random sampling dengan sampel berjumlah 64 petani. Hasil Penelitian bahwa Evaluasi program READSI penyuluhan dalam pemberdayaan petani di Desa Paris Kecamatan Mootilango yaitu Pelayanan penyuluhan pertanian (services) pada program READSI dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Paris Kecamatan Mootilango dilakukan dengan baik kepada petani dengan persentase rata-rata sebesar 83.44%. Pelaksanaan Demo inovasi/teknologi memberikan dampak peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta namun seringkali materi demo alsintan diganti dengan materi pembuatan pupuk maupun pengendali OPT organik. Evaluasi pelayanan sumber permodalan / keuangan (input) pada program READSI dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Paris Kecamatan Mootilango dilakukan dengan sangat baik kepada petani dengan persentase rata-rata sebesar 83.44%. Kegiatan pemberdayaan petani melalui sekolah lapang. Materi-materi SL antara lain : tentang cara pembibitan, cara penanaman yang baik dan benar, cara pemeliharaan tanaman, cara pemupukan yang benar, cara pemberian pestisida yang ramah lingkungan, cara pembuatan pupuk kompos, dan manajemen ilmu tanah. Evaluasi sistem dan pemasaran petani (market linkages) pada program READSI dalam Pemberdayaan Petani di Desa Paris Kecamatan Mootilango dilakukan dengan baik kepada petani dengan persentase rata-rata sebesar 78.54%. Petani di Desa Paris memiliki administrasi kelompok namun seluruh kelompok dan anggota tidak melakukan simpan pinjam. Dampaknya pengadaan Adm Umum dan Administrasi Keuangan Kelompok, Penetapan Jadwal pertemuan Bulanan Kelompok

Keywords

Evaluasi, Program READSI, Pemberdayaan Petani

Article Details

How to Cite
Rauf, S. N. ., Saleh, Y. ., & Moonti, A. . (2023). Evaluasi Penyuluh Dalam Pelaksanaan Program Readsi Di Desa Paris Kecamatan Mootilango. Economics and Digital Business Review, 4(2), Pages 326 – 335. https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i2.817

References

  1. Adi, Isbandi Rukminto. 2018. Intervensi Komunitas Pengembangan. Masyarakat Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat.Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
  2. Ardiansyah, F., Febrinova, R., & Rusdiyana, E. 2016. Evaluasi Program Penyuluhan Pertanian Terhadap Keberlanjutan Usaha Tani Padi Di Desa Rambah Baru Kecamatan Ramba Samo Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Mahasiswa Pertanian UPP, 2.
  3. Dekasari, D. (2016). Pemberdayaan Petani Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Di Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi. Jurnal Analisa Sosiologi, 6.
  4. Departemen Pertanian, (2019) Revitalisasi Pertanian, Perikanan, Dan Kehutanan (RPPK),www.deptan.go.id
  5. Departemen Pertanian.,2016 Kebijakan Teknis Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan. Departemen Pertanian RI. Jakarta.
  6. Harahap Khoirunnisa. 2010. Peranan Penyuluh Pertanian Dalam Peningkatan Usahatani Padi Sawah (Kasus: Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang). Jurnal. Departemen Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.
  7. Ilham, Tawakal. 2010. Diversifikasi Pangan dan Penyuluhan Pertanian Sebagai Upaya Mewujudkan Ketahanan Nasional. Kompas. [ 29 Oktober 2013].
  8. Imran, S. dkk, 2021. Kajian Nilai Tambah Produk dan Skema Peluang Pasar Program READSI. Kerjasama Dinas Pertanian Provinsi dan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo.
  9. Kementan. 2018. Pengembangan READSI. Jakarta: Kementan
  10. Muryadi, A. (2017). Model Evaluasi Program Dalam Penelitian Evaluasi. Jurnal Ilmiah PENJAS, 3.
  11. Nasution, Arif Zulkifli. 2013. Evaluasi Keberhasilan Penyuluh Dalam Menghadapi Perubahan Iklim. Jurnal Pengamat Lingkungan (Online)
  12. Suci, Y., & Jamil, A. (2019). Hubungan Tingkat Kepuasan Pelayanan Dengan Keberhasilan Peserta Pelatihan Teknis Bagi Penyuluh Pertanian. Jurnal Hexagro, 2.
  13. Suhardiyono L. 2012. Penyuluhan : Petunjuk Bagi Penyuluh Pertanian. Jakarta. Erlangga.
  14. Sulfiana, Deoni, A. S., & Ibrahim, H. (2022). Pemberdayaan Petani Kakao Melalui Kegiatan Program READSI (Rural Empowerment And Agricultural Development Scaling-Up Initiative) (Studi Kasus di Desa Kalotok Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara). Tarjih Agriculture System Journal, 2
  15. Sumarti, T., Rokhani, & Falatchan, S. (2017). Strategi Pemberdayaan Petani Muda Kopi Wirausaha di Kabupaten Simalungun. Jurnal Peenyuluhan