Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja perusahaan dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard, mengacu kepada 4 perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Studi kasus pada PT. Reski Laifasto, metode yang digunakan dalam pengambilan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Kuesioner terhadap 100 pelanggan, 50 karyawan dan wawancara 8 karyawan puncak.


Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kualitatif, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja PT Reski Laifasto ditinjau dari: (1) perspektif keuangan adalah baik (NPM, ROE, ROA yang tiap tahun meningkat), (2) perspektif pelanggan adalah baik, pelanggan merasa puas dengan produk, (3) perspektif proses bisnis internal adalah baik manajer merasa sangat puas, dan (4) perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah baik.

Keywords

Balance Scorecard, Perspektif Keuangan, Perspektif Pelanggan, Perspektif Bisnis Internal, Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan

Article Details

How to Cite
Polimpung, L. J. C. ., & Mardiana, A. . (2023). Performance Measurement Of Companies Using The Balanced Scorecard Method. Economics and Digital Business Review, 4(2), 328–339. https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i2.799

References

  1. Erwin, E., & Prabowo, H. (2015). Analisis Pengukuran Kinerja Menggunakan Metode Balanced Scorecard pada PT.Bahtera Utama. Binus Business Review, 6(1), 35.
  2. Gasperz, V. (2019). Sistem Manajemen Kinerja Terintegrasi Balanced Scorecard dengan Six Sigma untuk organisasi Bisnis dan Pemerintah. PT Gramedia Pustaka Utama.
  3. Ghosh, S., & Subrata, M. (2006). Measurement of Corporate Performance Through Balanced Scorecard : An Overview. University Journal of Commerce, 11, 60–70.
  4. Ghozali, I. (2005). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Universitas Diponergoro.
  5. Hidayat, M. (2018). Analisis Kinerja Perusahaan Dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard Pada Pt. Bosowa Propertindo. 2(1), 92–112.
  6. Kaplan, R., & Norton, D. (2011). Balance Scorecard: Menerapkan Strategi menjadi Aksi. Penerbit Erlangga.
  7. Kopecka, N. (2015). The Balanced Scorecard Implementation, Integrated Approach and the Quality of Its Measurement. Procedia Economics and Finance, 25(15), 59–69.
  8. Kristiyanti, M. (2012). Peran Indikator Kinerja Dalam Mengukur Kinerja Manajemen. Majalah Ilmiah INFORMATIKA, 3(3), 103–123.
  9. Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Remaja Rosdakarya.
  10. Mulyadi, & Setyawan, J. (2007). Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen: Sistem Pelipatgandaan Kinerja Keuangan Perusahaan. Salemba Empat.
  11. Munawir. (2014). Analisa Laporan Keuangan (4th ed.). Liberti.
  12. Robert, A., & Vijay, G. (2014). Management Control System (Twelve). McGraw-Hill Higher Education.
  13. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
  14. Tandiontong, M., & Yoland, E. R. (2011). Penerapan Balanced Scorecard Sebagai Alat Pengukuran Kinerja Yang Memadai (Sebuah Studi Pada Perusahaan Bio Tech Sarana di Bandung). Akurat Jurnal Ilmiah Akuntansi, 05.