Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi financial distress pada industri properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022 dengan menggunakan metode Altman Z-Score. Penilitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dari 80 populasi yang ada diperoleh 17 sampel untuk diteliti. Sumber data dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan di industri properti yang terdaftar di bursa efek Indonesia, yang diakses dan diunduh dari website resmi BEI dan website resmi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi Financial Distress pada industri properti yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia periode 2019 hingga 2022 tergolong rendah. Dari 17 perusahaan yang dianalisa terdapat 4 perusahaan mengalami kondisi financial distress, 3 perusahaan dengan kondisi grey area dan 10 perusahaan dalam kondisi safe zone

Keywords

Financial Distress, Altman Z-Score

Article Details

How to Cite
Ainun, N. ., Anwar, A., Nurman, N., & Musa, M. I. . (2023). Analisis Financial Distress Pada Industri Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Economics and Digital Business Review, 4(2), 322–330. https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i2.750

References

  1. Altman, E. I. (1968). Financial Ratios, Discriminant Analysis and the Prediction Of Corporate Bankruptcy. The Journal of Finance, 23. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1968.tb00843.x
  2. Altman, E. I., & Mcgough, T. P. (1974). Evaluation of a company as a going concern. The Journal of Accounting, 138(6).
  3. Ashari, D. d. (2010). Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan. Yogyakarta: CV. Andi Offset
  4. Badan Pusat Statistik. (2022). Pertumbuhan PDB, Konsumsi RT Perumahan, Investasi Bangunan, Konstruksi dan Real Estate. Retrieved May 11, 2023, from https://www.bps.go.id/
  5. Curry, K., & Banjarnahor, E. (2018). Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Properti Go Public Di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pakar, 207–221. https://doi.org/10.25105/pakar.v0i0.2722
  6. Haras, L., Monoarfa, M. A. S., & Dungga, M. F. (2022). Pengaruh Rasio Likuiditas Dan Rasio Profitabilitas Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Aneka Industri Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2020. JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis, 5(1), 44–53. https://doi.org/10.37479/jimb.v5i1.1423
  7. Ikatan Akuntansi Indonesia. (2017). Standar Akuntansi keuangan. Jakarta: Salemba Empat.
  8. Mardiah, A., Harnida, M., & Hadini, M. (2022). Analisis Penilaian Financial Distress Menggunakan Model Altman (Z-Score) Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2021. http://eprints.uniska-bjm.ac.id/id/eprint/12062
  9. Platt., M. B. (2002). Predicting Financial Distress. Journal Of Financial Service Professionals, 144-125
  10. Rodoni, Ahmad, H. A. (2014). Manajemen Keuangan Modern. Jakarta: Mitra Wacana Media.
  11. Sujarweni, V. W. (2017). Analisis Laporan Keuangan : Teori, Aplikasi dan Hasil Penelitian. Financial Reports-Analysis.
  12. Tambunan, R. W. dan M. . W. E. N. . (2015). Analisis Prediksi Kebangkrutan Perusahaan Dengan Menggunakan Metode Altman (Z-Score) (Studi Pada Subsektor Rokok Yang Listing Dan Perusahaan Delisting Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009 – 2013). Jurnal Administrasi Bisnis, 2(1).
  13. Utari, Dewi, D. (2014). Manajemen Keuangan : Kajian Praktik dan Teori dalam Mengelola Keuangan Organisasi Perusahaan. Jakarta: Mitra Wacana Media.
  14. Wahyu Adi Priyanti, M., & Budi Riharjo, I. (2019). Analisis Metode Altman Z-Score , Springate , Dan Zmijewski Untuk Memprediksi Financial Distress. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 8(6).
  15. Whitaker, R. B. (1999). The early stages of financial distress. Journal of Economics and Finance, 23, 123–133. https://doi.org/10.1007/bf02745946