Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi masalahan yang dihadapi petani cap tikus di desa malola kecamatan kumelembuai dan menyusun materi pemberdayaan ekonomi petani cap tikus; Spesifikasi produk yang diharapkan konten materi pelatihan pemberdayaan ekonomi petani cap tikus di desa malola kecamatan kumelembuai;paduan materi pelatihan pemberdayaan ekonomi petani cap tikus di desa malola kecamatan kumelembuai. Produk materi pemberdayaan ekonomi petani cap tikus berhasil disusun dengan proses pengembangan Four D, dengan tahapan identifikasi masalah dan analisis kebutuhan pengembangan, desain prototipe  dan materi pemberdayaan ekonomi petani cap tikus, uji coba produk serta revisi produk materi pemberdayaan ekonomi petani cap tikus dengan garis besar materi ciri-ciri, karakteristik dan prinsip-prinsip kewirausahaan; kreativitas dan inovasi berwirausaha; Bagaimana mendapatkan modal usaha; pengelolaan keuangan keluarga dan pemasaran. Uji coba materi pemberdayaan ekonomi petani cap tikus ini di katakan sangat efektif karena bisa dapat dengan mudah dipahami oleh subjek uji coba yaitu pelaku petani cap tikus di Desa Malola Kecamatan Kumelembuai dengan dilihat dari pelaksanaan  siklus uji coba produk pengembangan materi pemberdayaan pelaku petani cap tikus yang hanya dilaksanakan 1 kali siklus action research sudah menghasilkan pemahaman dan literasi materi pemberdayaan ekonomi bagi pelaku petani cap tikus. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan model 4-D. Model pengembangan 4-D (Four D) merupakan model pengembangan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya literasi pengelolaan keuangan, literasi manajemen usaha kecil, minimnya literasi akses modal usaha. Hal lainnya yang teridentifikasi adalah ketidakmampuan mereka dalam memasarkan produk cap tikus yang legal.

Keywords

analisis kebutuhan, materi pemberdayaan ekonomi, petani cap tikus

Article Details

How to Cite
Wariki, G. ., Kawulur, A. ., & Wantah, E. . (2023). Kebutuhan Pengembangan Materi Pemberdayaan Ekonomi Petani Cap Tikus Di Desa Malola Kecamatan Kumelembuai. Economics and Digital Business Review, 4(2), 217–220. https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i2.732

References

  1. Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Edisi ke-4. Gramedia: Jakarta
  2. Ginandjar Kartasasmita (1996). Pemberdayaan Masyarakat: Konsep Pembangunan yang Berakar Pada Masyaraka. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada
  3. Kusnadi. (2005). Pendidikan Keaksaraan. Folisofi, Strategi, Implementasi. Jakarta: Direktorat Pendidikan Masyarakat
  4. Suharto, Edi. (2005), membangun masyarakat memberdayakan rakyat, Bandung: Refika Aditama.
  5. Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. 2008. Penjelasan
  6. Petunjuk Teknis Operasional Program Nasional Pemberdayaan (PNPM)
  7. Mandiri Perdesaan ; Jakarta
  8. Sunartiningsih, Agnes, (2004), Strategi Pemberdayaan Masyarakat: Yogyakarta: Penerbit Aditya Media.
  9. Aristo, Rahardi. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan
  10. Nasional
  11. Anwas, M Oos. 2012. Model Paud Posdaya sebagai alternative pelaksanaan Pendidikan anak usia dini berbasis masyarakat. Jurnal Pendidikan dan kebudayaan, vol 18 nomor 3. Pustekkom, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  12. Mosher, A. T. (2007). Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Jakarta :Yasa
  13. Guna.