Main Article Content

Abstract

Kepesertaan Jaminan Sosial KesehatannNasional (JKN) terdiri dari dua segmen besar yaitu Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan bukan PenerimaaBantuannIuran (non PBI). Salah jenis peserta non PBI adalah peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri. Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi willingness to pay (WTP) dan Ability to pay (ATP) peserta mandiri dalam membayar iuran JKN. Metode penelitian ini adalah kajian literatur melalui reviu jurnal dengan memasukkan kata kunci willingness to pay, ability to pay, BPJS Kesehatan, dan peserta mandiri yang dipublikasikan pada tahun 2018 hingga tahun 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor demografi, sosial ekonomi, mutu pelayanan kesehatan, dan kebutuhan dan pengalaman menggunakan pelayanan kesehatan menjadi faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap willingness to pay (WTP) dan Ability toopay (ATP) peserta mandiri dalam membayar iuran BPJS Kesehatan.

Article Details

How to Cite
Kasim, M. ., & Nurdin, M. . (2023). Analisis Willingness to Pay dan Ability to Pay Iuran BPJS Kesehatan : Literatur review. Economics and Digital Business Review, 4(2), 216–222. https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i2.705

References

  1. Adila Solida, Andy Amir, & Dwi Noerjoedianto. (2022). Non-compliance Analysis of Independent Participants Paying BPJS Health Contributions After Utilization of Delivery Services. International Journal Of Health Science, 2(3). https://doi.org/10.55606/ijhs.v2i3.577
  2. Aizuddin, A. N., & Aljunid, S. M. (2017). Ability to Pay for Future National Health Financing Scheme among Malaysian Households. Annals of Global Health, 83(3–4). https://doi.org/10.1016/j.aogh.2017.10.002
  3. Apriani, M., Zulkarnain, M., & Idris, H. (2021). Analisis Kemauan Membayar Iuran Dalam Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Pada Petani Di Kabupaten Banyuasin. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2).
  4. Bolarinwa, O. A., Ameh, S., Ochimana, C., Oluwasanu, A. O., Samson, O., Mohamed, S. F., Muhihi, A., & Danaei, G. (2021). Willingness and ability to pay for healthcare insurance: A cross-sectional study of Seven Communities in East and West Africa (SevenCEWA). PLOS Global Public Health, 1(11), e0000057. https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0000057
  5. BPJS Kesehatan. (2023). Laporan Pengelolaan Program JKN dan Laporan Keuangan Tahun 2022. In BPJS Kesehatan. https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/dmdocuments/c3568eb4dc67d356bad6cf5b1c926fe4.pdf
  6. DJSN. (2022). Buku Statistik JKN 2016-2021. Dewan Jaminan Sosial Nasional.
  7. Hardika, C. P., & Purwanti, E. Y. (2020). Analisis willingness to pay terhadap iuran BPJS Kesehatan pada pekerja sektor informal di Kota Semarang. Diponegoro Journal of Economics, 9(3).
  8. Hildayanti, A. N., Batara, A. S., & Alwi, Muh. K. (2021). Determinan Ability To Pay dan Willingness To Pay Iuran Peserta Mandiri BPJS Kesehatan di Kecamatan Takabonerate (Studi Kasus di Kabupaten Kepulauan Selayar). Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1). https://doi.org/10.56338/pjkm.v11i1.1515
  9. Istamayu, A. A., Solida, A., & Wardiah, R. (2022). DETERMINAN KEMAUAN MEMBAYAR (WILLINGNESS TO PAY) IURAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA PESERTA MANDIRI DI KOTA JAMBI TAHUN 2021. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 4(2). https://doi.org/10.54783/jin.v4i2.546
  10. Klose, T. (1999). The contingent valuation method in health care. Health Policy, 47(2), 97–123. https://doi.org/10.1016/S0168-8510(99)00010-X
  11. Loix, E., Pepermans, R., Mentens, C., Goedee, M., & Jegers, M. (2005). Orientation Toward Finances: Development of a Measurement Scale. Journal of Behavioral Finance, 6(4). https://doi.org/10.1207/s15427579jpfm0604_3
  12. Marzuki, D. S., Abadi, M. Y., Darmawansyah, D., Arifin, M. A., Rahmadani, S., & Fajrin, M. Al. (2019). Analisis Kemampuan Membayar dan Kemauan Membayar Peserta PBPU yang Menunggak Iuran JKN Di Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 5(2). https://doi.org/10.29241/jmk.v5i2.158
  13. Meidi, H. O., Redjeki, E. S., Fanani, E., & Kurniawan, A. (2023). Hubungan Antara Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Tingkat Kepuasan Pasien Peserta BPJS di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Sport Science and Health, 5(2). https://doi.org/10.17977/um062v5i22023p117-132
  14. Mokolomban, C., Mandagi, C. K. F., & Korompis, G. E. C. (2018). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PESERTA MANDIRI DALAM MEMBAYAR IURAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANOTANA WERU KOTA MANADO. Jurnal KESMAS, 7(4).
  15. Muttaqien, M., Setiyaningsih, H., Aristianti, V., Selby Coleman, H. L., Hidayat, M. S., Dhanalvin, E., Siregar, D. R., Mukti, A. G., & Kok, M. O. (2021). Why did informal sector workers stop paying for health insurance in Indonesia? Exploring enrollees’ ability and willingness to pay. PLoS ONE, 16(6 June). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0252708
  16. Nosratnejad, S., Rashidian, A., & Dror, D. M. (2016). Systematic review of willingness to pay for health insurance in low and middle income countries. In PLoS ONE (Vol. 11, Issue 6). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0157470
  17. Nurlia, N. A., Murti, B., & Tamtomo, D. G. (2021). Factors Correlated with Willingness and Compliance to Pay National Health Insurance Premium in Jember Regency. Journal of Health Policy And Management, 6(1), 35–47. https://doi.org/10.26911/thejhpm.2021.06.01.04
  18. Organization, W. H. (2010). The world health report: health systems financing: the path to universal coverage. World Health Organization. https://apps.who.int/iris/handle/10665/44371
  19. Rusydi; Arni Rizqiani, Nurgahayu, & Masri; Natasya Febrianti. (2022). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ATP DAN WTP DALAM MEMBAYAR IURAN BPJS KESEHATAN MANDIRI. Window Of Public Health Journal, 3(4), 750–760.
  20. Stiglitz, J. E. (1983). Risk, Incentives and Insurance: The Pure Theory of Moral Hazard. The Geneva Papers on Risk and Insurance - Issues and Practice, 8(1). https://doi.org/10.1057/gpp.1983.2
  21. Sudarman, S., Batara, A. S., & Haeruddin, H. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Kemampuan dan Kemauan Membayar Iuran BPJS Peserta Mandiri di Kelurahan Sanua Kecamatan Kendari Barat. Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1). https://doi.org/10.56338/pjkm.v11i1.1517
  22. Sudirman, I. S., Nurgahayu, & Ulfa Sulaeman. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan ATP (Willingness To Pay) dan WTP (Willingness To Pay) dengan Keputusan Penentuan Kelas Iuran BPJS Kesehatan. Window of Public Health Journal. https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.134
  23. Tarigan, S. F., & Dondo, M. L. (2021). Behavior Paying Premium to the Independent Participants in Healthcare Social Insurance Administration Office. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1). https://doi.org/10.15294/kemas.v17i1.23301