Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak dari pendapatan per kapita, Opportunity Cost of Holding Cash, dan Ekspansi terhadap keseimbangan bunga uang kartal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan informasi opsional yang diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan berbagai sumber. Informasi yang digunakan adalah informasi tahunan dari tahun 1990 hingga 2017 di Indonesia. Strategi pemeriksaan menggunakan instrumen investigasi ekonometrik model perbaikan kesalahan (Error Correction Model). Model ini dapat menjelaskan perilaku saat ini dan jangka panjang. Perkembangan catatan yang fluktuatif menunjukkan bahwa secara keseluruhan keseimbangan bunga uang kartal di Indonesia selama periode persepsi berada dalam kondisi yang tidak sehat. Konsekuensi dari tinjauan ini menunjukkan bahwa variabel pendapatan per kapita mempengaruhi keseimbangan bunga uang kartal di Indonesia baik untuk jangka waktu sekarang maupun jangka panjang. Variabel biaya pinjaman pada saat ini berpengaruh negatif dan signifikan dan dalam jangka panjang berpengaruh signifikan terhadap keseimbangan bunga uang di Indonesia. Sedangkan variabel ekspansi berpengaruh signifikan terhadap keseimbangan bunga uang kartal di Indonesia untuk jangka pendek dan jangka panjang.

Keywords

keseimbangan permintaan uang, Pendapatan Perkapita, Suku Bunga, Inflasi, model koreksi kesalahan

Article Details

How to Cite
Fajrin, A. N. ., Anwar, A. I. ., & Zaenal, M. . (2023). Analisis Keseimbangan Permintaan Uang di Indonesia . Economics and Digital Business Review, 4(2). https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i2.698

References

  1. Anwar, Anas Iswanto. 2017, Banks and Non-Bank Monetary Foundations, Distributer of the Division of Financial aspects FEB-College of Hasanudin.
  2. A. C. Pigou, 1917. The worth of cash. The Quarterly Diary of Financial matters, 1917, vol. 32, issue 1, 38-65
  3. Aini, H. B., Tan, S., and Stores, A. (2016). Examination of Genuine Cash Interest in Indonesia, Diary of Provincial Funding and Advancement Viewpoints, 4(1), 1-14
  4. Amalia, Lia. 2007. Worldwide Financial matters. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  5. Arif Widodo, 2015. Macroeconomic elements that influence the interest for cash in Indonesia. Diary of Financial matters and Improvement Studies Volume 16 No 1
  6. Arsyad, Lincolin. ( 1999). Prologue to monetary preparation and advancement
  7. Banatul. 2010. " Examination of Cash Request Dependability and Value Strength in Indonesia". Media Financial matters and The board Vol. 21 No. 1.
  8. Boediono. 1998.Monetary Financial aspects third Release. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.
  9. Boediono. 2011. Macroeconomics. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.
  10. BPFE Yogyakarta. regional. BPFE Yogyakarta.
  11. Darmawan, Dhani Agung. 2005. "Telaah Bunga Semi Tunai di Indonesia Periode 1983-2005: Suatu Pendekatan Model Error Correction Model (ECM)". Catatan Keuangan dan Pembangunan Vol.13 No.2.
  12. Dornbusch, Rudiger dan Stanley Fisher. 1994. Ekonomi Makro. Edisi ke-6. Jakarta: Erlangga.
  13. Dornbusch. Rudiger. Fischer. Stanley. Selanjutnya, Startz. Richard. 2008. "Ekonomi Makro" Alih Bahasa oleh Roy Indra Mirazudin. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA).
  14. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2. Friedman, M. (1969). Jumlah Uang Tunai yang Ideal dan Berbagai Artikel. Chicago: Aldine
  15. Friedman. Milton. 1956. "Hipotesis Jumlah Uang Tunai Sebuah Pengulangan". Dalam Examinations in the Amount Hypothesis of Cash. diubah oleh M. Friedman. Chicago: Univ. of Chicago Press.
  16. Galih riyandi 2012. Meta examination bunga uang tunai di Indonesia. Rilis masalah Keuangan dan Perbankan
  17. Giovannini, A dan Turtelboom, B, Leventakis 1993. "Subsitusi Uang". CEPR Conversation paper No. 759. London: Komunitas untuk Eksplorasi Strategi Moneter
  18. Halia Butra Aini, Syamsurjal Tan, Arman delis.2016. Menelisik Bunga Uang Tunai Asli di Indonesia. Diary of Territorial Funding and Advancement Viewpoints Vol 4 No. 1, Juli-September 2016
  19. Insukindro. 1993. Masalah Keuangan Kas dan Bank. Yogyakarta: BP Yogyakarta. Iswardono. 1999. Kas dan Bank Edisi keempat: Yogyakarta: BPFE Yogyakarta. Keynes. J. M. 1986. "Hipotesis Keseluruhan dari Bisnis, Bunga dan
  20. Nilai Tukar," dalam Jurnal Ekonomi dan Keuangan, Vol. 2, No. 1, hal. 1-10. Insukindro. 1999. Pilihan Model Moneter Eksperimental dengan Pendekatan Perbaikan Kesalahanδ. Harian Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 1999, 14(1), pp. 1-18.
  21. Komarullah. 2013. Telaah Bunga Uang Kartal di Indonesia Tahun 2000 - 2012. Makassar
  22. Lestari, Etty Puji. 2006. "Bunga Tunai di Indonesia 1997.1-2002.4: Kajian Informasi Tidak Tetap". Diary of Association and The executives Vol. 2 No. 1.
  23. Mankiw N, Gregory, dkk. 2012, Prolog Ekonomi Makro. Edisi Bahasa Indonesia, Jakarta: Salemba Empat.
  24. Mankiw, Gregory N. 2000. Makroekonomi Versi Keempat. New York: Penerbit Erlangga.
  25. Mankiw, Gregory N. 2006. "Standar-standar Masalah Keuangan". Alih Bahasa oleh Chriswa Sungkoro. Salemba Empat. Memproyeksikan Bunga Uang Kartal di Indonesia". Pengumuman masalah Keuangan dan Perbankan. Uang Tunai" London: Macmillan.
  26. Marshall, A. 1923. Uang Tunai, Kredit dan Bisnis. London: Mcmillan and Co.
  27. Mohsen Bahmani-Oskooee.1991. Financial matters Letters, vol. 36, edisi 4, 403-407.
  28. Nchor Dennis, Adamec Václav. 2016. Menjelajahi Kekuatan Bunga Uang Tunai di Ghana. Acta Universitatis Agriculturae et Silviculturae Mendelianae Brunensis, 64(6): 2075-2079.
  29. Nopirin. 1996. Aspek-aspek Keuangan Buku II. Edisi ke-2. Yogyakarta: BPFE UGM.
  30. Nopirin. 1997. Aspek-aspek Keuangan Buku I. Yogyakarta: BPFE UGM.
  31. Nopirin. 2000. Masalah-masalah Keuangan Buku I, Edisi keempat, Cetakan ketujuh Yogyakarta:
  32. BPFE UGM. 2009. Aspek-aspek Keuangan Buku I, Edisi Keempat, Cetakan Kesembilan: BPFE Yogyakarta.
  33. Prathama Rahardja, Mandala Manurung, 2008, Hipotesis Ekonomi Makro, Jakarta: LPFEUI,
  34. Prawoto, N. (2010). Bunga uang tunai: Konsentrasi pada variabel-variabel persuasif Indonesia. Buletin Moneter Sektor Usaha Berkembang, Desember 2010 2(3), hal. 223-236.
  35. Robert F. Engle; C. W. J. Granger. Econometrica, Vol. 55, No. 2. (Maret, 1987), hal. 251-276.
  36. Santoso, Singgih. 2012. Pemeriksaan SEM Memanfaatkan Amos. Jakarta: Elex Media Komputindo.
  37. Shochrul R, Ajija dan dkk. 2011. Metode Cemerlang untuk Menguasai EViews. Jakarta: PT Salemba Empat.
  38. Siagian, Victor. 2003. "Investigasi Mata Air Pembangunan Keuangan Filipina 1994-2003". Dalam Catatan Harian Perbaikan Masalah Keuangan: Jakarta.
  39. Sidiq, Sahabudin. 2005. " Keamanan Bunga Uang Tunai di Indonesia: Ketika Kerangka Skala Konversi Berubah". Diary of Advance Financial matters Vol. 10 No. 1.
  40. Soesastro, H, dkk. 2005. Gagasan dan Masalah Keuangan di Indonesia dalam 50 tahun terakhir Jilid I 1945-1959 Jakarta: Penerbit Kanisius.
  41. Sriram, Subramanian S. 1999. Studi Penulisan tentang Bunga Uang Tunai: Pekerjaan Hipotetis dan Observasional dengan Referensi Luar Biasa pada Model Penyesuaian Kesalahanδ. IMF Working Paper WP/99/64, 1999, hal. 1-43.
  42. Sukirno, Sadono. 2000. Makroekonomi Makro Perkembangan Pemikiran dari Tradisional Hingga Keynesian Baru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  43. Sukirno, Sadono. 2000. Prolog Makroekonomi Teori Pengantar Edisi Kedua. Jakarta: Rajawali Press.
  44. Supranto, J. 2010. Ekonometrika Buku Kedua. Bogor: Ghalia Indonesia. Untoro. 2007. "Menganalisis Kelayakan Penggunaan ARIMA dan VAR dalam Perekonomian".
  45. Susanti, Fernia Niken, 2011, Pengaruh Biaya Pembiayaan dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Penawaran Uang Kartal: Eksekusi Model Penyesuaian Kesalahan, Vol II, No. 2.
  46. Susanti, Hera. 2000. Penanda-Penanda Ekonomi Makro. Jakarata: LPFE-UI.
  47. Wahyuni, Yuyun. 2008. "Telaah Bunga Uang Kartal di Indonesia Setelah Pemberlakuan Kerangka Kerja Konversi Skala Mengambang Bebas Tahun 1997". Ideal Vol. 5 No.3.
  48. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol. 2, No. 1. Widarjono, Agus. 2009. Ekonometrika Penyajian dan Aplikasi. Yogyakarta: PT Ekonisia FE UII Cetakan Pertama.
  49. Inung Oni Setiadi. 2013. Telaah Unsur-Unsur yang Mempengaruhi Bunga Uang Kartal di Indonesia Tahun 1999: Q1-2010: Q4 dengan Pendekatan Blunder Rectification Models (ECM). Universitas Negeri Semarang, Indonesia