Main Article Content

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu yang selalu dihadapi oleh manusia, masalah kemiskinan itu sama tuanya dengan usia kemanusiaan itu sendiri dan impilkasi permasalahannya dapat melibatkan keseluruhan aspek kehidupan manusia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis apakah pengaruh upah minimum, inflasi, investasi baik secara langsung maupun tidak langsung melalui pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan. Peneliti menggunakan data time series di Pulau Sulawesi periode 2010-2022. Metode yang digunakan adalah regresi data panel yang di bantu dengan aplikasi SPSS 25. Menggunakan Metode analisis deskriptif dan analisis jalur (path analysis). Dimana variabel independent yaitu upah minimum, inflasi dan investasi sedangkan varkiabel dependennya yakni pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upah minimum tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi. Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi. Sedangkan investasi berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi, kemudian selebihnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dari penelitian ini.

Keywords

upah minimum, inflasi, investasi, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan.

Article Details

How to Cite
Ningsih, M. ., Nursini, N., & Sabir, S. (2023). Pengaruh Upah Minimum, Inflasi dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan di Pulau Sulawesi. Economics and Digital Business Review, 4(2), 362–372. https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i2.696

References

  1. Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi.
  2. Budhijana, R. B. (2019). Analisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, index pembangunan manusia (IPM) dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia Tahun 2000-2017. Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Perbankan (Journal of Economics, Management and Banking), 5(1), 36-44.
  3. Fahjarini, E. D. N., & Fahraty, E. (2020). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk, dan Inflasi terhadap Kemiskinan di Kota Banjarmasin Tahun 2007-2018. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 3(2), 327-341.
  4. Hany, I. H., & Islamiyati, D. (2020). Pengaruh ZIS dan faktor Makro ekonomi terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi, 25(1), 118-131.
  5. Islami, N., & Anis, A. (2019). Pengaruh Upah Minimum Provinsi, Pendidikan Dan Kesehatan Terhadap Kemiskinan Di Indonesia. Jurnal kajian ekonomi dan pembangunan, 1(3), 939-948.
  6. Istifaiyah, I. (2015). التّخلّق باخلاق الله عند عبد الكريم القشيري. Teosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism, 4(2), 123-136.‎
  7. Julianto, F. T., & Suparno, S. (2016). Analisis pengaruh jumlah industri besar dan upah minimum terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 2(1), 229-256.
  8. Kadji, Y. (2012). Kemiskinan dan Konsep teoritisnya. Guru Besar Kebijakan Publik Fakultas Ekonmi Dan Bisnis UNG, 1-7.
  9. Kuncoro, M. (1997). Ekonomi Islam konsep dan metodologi. Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB), 12(1).
  10. Mutmainnah, M., & Paddu, H. (2022). DETERMINANTS OF POVERTY LEVEL IN INDONESIA. Jurnal Ekonomi, 11(03), 1930-1936.
  11. Ningsih, D., & Andiny, P. (2018). Analisis pengaruh inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Indonesia. Jurnal samudra ekonomika, 2(1), 53-61.
  12. Nujum, S., & Rahman, Z. (2019). Pengaruh investasi dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di kota makassar. Jurnal Economic Resource, 2(1), 21-33.
  13. Nurfifah, R., Walewangko, E. N., & Masloman, I. (2022). ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INVESTASI TERHADAP KETIMPANGAN KOTA-KOTA DI PROVINSI SULAWESI UTARA. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 22(5), 25-36.
  14. Nurkse, R. (1952). Some international aspects of the problem of economic development. The American economic review, 42(2), 571-583.
  15. Paramita, A. I. D., & Purbadharmaja, I. P. (2015). Pengaruh investasi dan pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi serta kemiskinan di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 4(10), 44574.
  16. Permana, A. Y., & Arianti, F. (2012). Analisis Pengaruh PDRB, Pengangguran, Pendidikan, dan Kesehatan Terhadap Kemiskinan di Jawa Tengah Tahun 2004-2009 (Doctoral dissertation, Fakultas Ekonomika dan Bisnis).
  17. Prasetyoningrum, A. K., & Sukmawati, U. S. (2018). Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pertumbuhan Ekonomi dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan di Indonesia. Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah, 6(2), 217-240.
  18. Romi, S., & Umiyati, E. (2018). Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan upah minimum terhadap kemiskinan di Kota Jambi. E-Jurnal Perspektif Ekonomi Dan Pembangunan Daerah, 7(1), 1-7.
  19. Samputra, P. L., & Munandar, A. I. (2019). Korupsi, Indikator Makro Ekonomi, dan IPM terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan.
  20. Sukirno, Sadono. (2006). Makroekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  21. Sukirno, Sadono. 2000. Makro Ekonomi Modern: Perkembangan Pemikiran Dari Klasik Hingga Keynesian Baru. Raja Grafindo Persada. JakartaSuliswanto, M. S. W. (2010). Pengaruh produk domestik bruto (PDB) dan indeks pembangunan manusia (IPM) terhadap angka kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 8(2), 357-366.
  22. Tambunan, T. T. (2011). Development of micro, small and medium enterprises and their constraints: A story from Indonesia. Gadjah Mada International Journal of Business, 13(1), 21-43.
  23. Todaro, Micheal P dkk. Pembangunan Ekonomi, Edisi Kesebelas Jilid Satu. Jakarta: Erlangga, 2011.