Main Article Content
Abstract
Pada era globalisasi, bisnis produk halal tidak dipungkiri lagi telah menjadi sektor yang berkontribusi besar pada perekonomian dunia. Sektor produk halal menjadi bidang yang mendominasi bisnis perdagangan global. Dengan potensi pasar sangat besar, dimana muslim dunia saat ini sudah melebihi 1,6 miliar, juga didukung dengan berkembanganya gaya hidup halal masyarakat non-muslim, menyebabkan potensi pasar produk halal semakin meningkat. Dalam hal ini, produk halal telah menjadi rahmatan lil alamîn bagi yang menggunakan atau yang mengonsumsinya atau bagi yang terlibat dalam bisnis produk halal. Selain produk halal memberikan kebaikan bagi yang mengonsumsinya, juga memberikan nilai ekonomi bagi pelaku bisnis produk halal. Indonesia dengan jumlah masyarakat muslim terbesar, berpeluang dominan mengambil peran dalam bisnis produk halal global. Agar industri produk halal dalam negeri dapat tumbuh dan berkembang pesat sehingga mampu mengimbangi perdagangan produk halal global, maka perlu kerja keras mendorong bangkitnya industri produk halal Indonesia. Produk industri yang dapat diterima dan diminati masyarakat sendiri dan menjadi andalan komoditi ekspor sehingga mampu menggerakkan sektor riil dan menumbuhkan perekonomian nasional maka perlu strategi yang tepat untuk pengembangan industri produk halal Indonesia
Kata Kunci: industri halal, prodak halal
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Al-Qur’an dan Terjemahnya, Jakarta: Kementerian Agama RI, 2010.
- Al Ghazali, Imam, Benang Tipis antara Halal dan Haram. Surabaya: Putra Pelajar, 2002.
- Alabsy, Ahmad,“Elements of Success of The Halal Food Business, ”Malaysia:Halal Journal, 2001.
- Anshary, M., Labetubun, H., Kembauw, E., Hasan, M., Arifudin, O., Yulistiyono, A., & Solikin, L. N. (2021). Sistem Ekonomi Indonesia (first). Bandung: Widina Bhakti Persada Bandung.
- Apriyantono, Halal Foods,Bogor:Program Studi Ilmu Pangan Sekolah, PascasarjanaInstitut Pertanian Bogor,2005.
- Ariff, Importance of halal certification, Diunduh dari http://www.halaljournal.com /article/4262/importance-of-halal-
- certification,2009.
- Bagian Proyek Sarana dan Prasarana Produk Halal Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji Departemen Agama RI, Sistem dan Prosedur Penetapan Fatwa Produk Halal Majelis Ulama Indonesia, 2003.
- Bahajigo, Sugeng,Globalisasi Menghempas Indonesia, Jakarta:Pustaka LP3ES Indonesia, 2006.
- Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Sertifikasi dan Labelisasi Halal.Jakarta:Direktorat Inspeksi dan Sertifikasi Pangan, 2003.
References
Al-Qur’an dan Terjemahnya, Jakarta: Kementerian Agama RI, 2010.
Al Ghazali, Imam, Benang Tipis antara Halal dan Haram. Surabaya: Putra Pelajar, 2002.
Alabsy, Ahmad,“Elements of Success of The Halal Food Business, ”Malaysia:Halal Journal, 2001.
Anshary, M., Labetubun, H., Kembauw, E., Hasan, M., Arifudin, O., Yulistiyono, A., & Solikin, L. N. (2021). Sistem Ekonomi Indonesia (first). Bandung: Widina Bhakti Persada Bandung.
Apriyantono, Halal Foods,Bogor:Program Studi Ilmu Pangan Sekolah, PascasarjanaInstitut Pertanian Bogor,2005.
Ariff, Importance of halal certification, Diunduh dari http://www.halaljournal.com /article/4262/importance-of-halal-
certification,2009.
Bagian Proyek Sarana dan Prasarana Produk Halal Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji Departemen Agama RI, Sistem dan Prosedur Penetapan Fatwa Produk Halal Majelis Ulama Indonesia, 2003.
Bahajigo, Sugeng,Globalisasi Menghempas Indonesia, Jakarta:Pustaka LP3ES Indonesia, 2006.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Sertifikasi dan Labelisasi Halal.Jakarta:Direktorat Inspeksi dan Sertifikasi Pangan, 2003.