Main Article Content
Abstract
Guru dapat mengalami burnout karena pekerjaan menjadi seorang guru tidaklah mudah dan membutuhkan tingkat adaptasi yang tinggi karena sifat pekerjaan yang membutuhkan interaksi terus menerus dengan orang lain terutama siswa dan membutuhkan keterampilan fisik, mental, dan emosional dalam menghadapi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan burnout pada guru SMP di Kota Palopo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 162 guru. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur burnout yaitu skala MBI-ES (2001) sedangkan untuk mengukur hardiness yaitu skala dari Maddi (2013). Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik korelasi product moment. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan program SPSS 22 for windows. Hasil penelitian diperolah r = -0,056 dengan signifikansi 0,481 yang berarti p > = 0,05. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara hardiness dengan burnout terhadap guru SMP di Kota Palopo yang artinya bahwa responden mampu melewati situasi yang akan memungkin terjadinya burnout.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Alamsyah, R. Z., & Mulyani, S. (2020). Hubungan antara dimensi-dimensi iklim organisasi sekolah dengan burnout pada guru SMP di Kecamatan Pagentan, Banjarnegara, Jawa Tengah. Ecopsy, 7(1).
- Aprillia, E. D., & Yulianti, D. (2017). Hubungan antara hardiness dengan burnout pada perawat rawat inap di Rumah Sakit “x” Aceh. Jurnal Ecopsy, IV(03), 155.
- Fahmi, A. R., & Widhiastuti. (2018). Hubungan antara hardiness dengan burnout pada santri Pondok Pesantren Persatuan Islam Putra Bangil. Jurnal psikologi poseindon, 12(1), 66-73.
- Farnando, H. (2018). Hubungan antara hardiness dengan burnout pada perawat di rumah sakit umum pusat h. adam malik. Universitas Sumatera Utara: Medan.
- Hadjam, M.N.R. (2004). Peran kepribadian tahan banting pada gangguan somatisasi. Anima, Vol.19, No.2.
- Hanifah, A. (2019). Hubungan Antara Sense Of Humor Dan Burnout Pada Guru SD Di Jakarta Timur. JPPP-Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 8(02), 69-75.
- Hatta, R. H. (2015). Hubungan antara hardiness dengan burnout pada anggota polisi pengendali massa (dalmas) polrestabes bandung. Universitas Islam Bandung: Bandung.
- Konsareh, S. (2018). Hubungan antara hardiness dengan burnout pada perawat rs roemani semarang. Universitas Kristen Satya Wacana: Salatiga.
- Maddi, S. R. (2013). Hardiness turning stresful circumstances into resilient growth. USA: Springer.
- Maslach, C., Schaufeli, W. B., & Leiter, M. P. (2001). Job burnout. Annual review of psychology, 52 (1), 397-422.
- Muslihudin. (2009). Fenomena kejenuhan (burnout) di kalangan pegawai dan cara efektif mengatasinya. Retrieved from Fenomena Burnout: www.lpmpjabar.go.id
- Nevid, J. S., Rathus, S. A., & Greene, B. 2005. Psikologi Abnormal. Jakarta: Erlangga.
- Pines, A. & Aronson, E. (1989). Career burnout: Causes and Cures, New York: The Free Press, A Division of Mcmillan. Inc.,
- Rahman, U. (2007). Mengenal burnout pada guru. Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 10 (2), 216-227.
- Schaufeli, W.B., & Buunk, B.P. (1996). Professional burnout. Dalam Schabracq, M. Handbook of work and healthy psychology. New York: John Wiley & Son Ltd
- Suprihatin, S. (2015). Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi Um Metro, 3(1), 73-82.
- Widiastuti, D. Z., & Astuti, K. (2008). Hubungan antara kepribadian hardiness dengan burnout pada guru sekolah dasar. Jurnal InSight, 6(2).
- Yestiani, D. K., & Zahwa, N. (2020). Peran Guru Dalam Pembelajaran Pada Siswa Sekolah Dasar. FONDATIA, 4(1), 41-47.
References
Alamsyah, R. Z., & Mulyani, S. (2020). Hubungan antara dimensi-dimensi iklim organisasi sekolah dengan burnout pada guru SMP di Kecamatan Pagentan, Banjarnegara, Jawa Tengah. Ecopsy, 7(1).
Aprillia, E. D., & Yulianti, D. (2017). Hubungan antara hardiness dengan burnout pada perawat rawat inap di Rumah Sakit “x” Aceh. Jurnal Ecopsy, IV(03), 155.
Fahmi, A. R., & Widhiastuti. (2018). Hubungan antara hardiness dengan burnout pada santri Pondok Pesantren Persatuan Islam Putra Bangil. Jurnal psikologi poseindon, 12(1), 66-73.
Farnando, H. (2018). Hubungan antara hardiness dengan burnout pada perawat di rumah sakit umum pusat h. adam malik. Universitas Sumatera Utara: Medan.
Hadjam, M.N.R. (2004). Peran kepribadian tahan banting pada gangguan somatisasi. Anima, Vol.19, No.2.
Hanifah, A. (2019). Hubungan Antara Sense Of Humor Dan Burnout Pada Guru SD Di Jakarta Timur. JPPP-Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 8(02), 69-75.
Hatta, R. H. (2015). Hubungan antara hardiness dengan burnout pada anggota polisi pengendali massa (dalmas) polrestabes bandung. Universitas Islam Bandung: Bandung.
Konsareh, S. (2018). Hubungan antara hardiness dengan burnout pada perawat rs roemani semarang. Universitas Kristen Satya Wacana: Salatiga.
Maddi, S. R. (2013). Hardiness turning stresful circumstances into resilient growth. USA: Springer.
Maslach, C., Schaufeli, W. B., & Leiter, M. P. (2001). Job burnout. Annual review of psychology, 52 (1), 397-422.
Muslihudin. (2009). Fenomena kejenuhan (burnout) di kalangan pegawai dan cara efektif mengatasinya. Retrieved from Fenomena Burnout: www.lpmpjabar.go.id
Nevid, J. S., Rathus, S. A., & Greene, B. 2005. Psikologi Abnormal. Jakarta: Erlangga.
Pines, A. & Aronson, E. (1989). Career burnout: Causes and Cures, New York: The Free Press, A Division of Mcmillan. Inc.,
Rahman, U. (2007). Mengenal burnout pada guru. Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 10 (2), 216-227.
Schaufeli, W.B., & Buunk, B.P. (1996). Professional burnout. Dalam Schabracq, M. Handbook of work and healthy psychology. New York: John Wiley & Son Ltd
Suprihatin, S. (2015). Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi Um Metro, 3(1), 73-82.
Widiastuti, D. Z., & Astuti, K. (2008). Hubungan antara kepribadian hardiness dengan burnout pada guru sekolah dasar. Jurnal InSight, 6(2).
Yestiani, D. K., & Zahwa, N. (2020). Peran Guru Dalam Pembelajaran Pada Siswa Sekolah Dasar. FONDATIA, 4(1), 41-47.