Main Article Content
Abstract
Konsep Triple Bottom Line (TBL) menegaskan bahwa dalam menjalankan organisasi, dituntut tidak hanya memperhatikan orientasi financial (Profit), tetapi juga berkontribusi pada masyarakat (manusia), dan memainkan peran aktif dalam melindungi lingkungan (Planet). Konsep triple bottom line sangat relevan dijadikan sebagai pendekatan dalam pengembangan Kawasan wisata yang sangat penting memadukan antara kepemntingan masyarakat, kepentingan lingkungan dan tentunya untuk meningkatkan kesejahteraan secara ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengusulkan konsep triple bottom line dalam pengelolaan Kawasan wisata air terjun Takapala Malino Gowa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah pengelolaan Kawasan wisata air terjun Takapala akan sangat baik jika dikelola dengan menggunakan pendekatan konsep Triple Bottom line. Dan secara tidak langsung pengelola Kawasan wisata air terjun Takapala telah mengedepankan pengelolaan dengan konsep triple bottom line tersebut walaupun dilaksanakan masih kurang maksimal terutama dalam pelibatan masyarakat dan pengelolaan lingkungan yang masih perlu untuk terus ditingkatkan.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Afifah, Dzul. 2011. Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) oleh PT. Wirakarya Sakti Dalam Penguatan Ekonomi Lokal. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.
- Alilahotels.com. 2018. Sustainable Tourism. https://www.alilahotels.com/about- alila/sustainable-tourism. Diakses 8 November 2018.
- Aulia Z, Sandra dan Kartawijaya, Tb. Mh. Idris. 2013. Analisis Pengungkapan Triple Bottom Line dan Faktor yang Mempengaruhi; Lintas Negara Indonesia dan Jepang. Jurnal Vokasi Indonesia. Vol. 1. No. 1. Hal. 16-34.
- Avicenia, Ressi Putri. 2014. Analisa Implementasi Konsep Triple Bottom Line Pada Program Corporate Social Responsibility Sebagai Bagian Dari Strategi Hubungan Masyarakat Perusahaan (Studi Kasus: Program C.A.F.E Practice Starbucks). Makalah Non-Seminar. Universitas Indonesia .
- Felisia dan Limijaya, Amelia. 2014. Triple Bottom Line dan Sustainability. Bina Ekonomi Majalah Ilmiah Fakultas Ekonomi Unpar. Vol. 18. No. 1. Hal. 14- 27.
- Hutasoit, Hasudunungan dan Wau, Redaktur. 2017. Menuju Sustainability Dengan Tri Hita Karana (Sebuah Studi Interpretif Pada Masyarakat Bali). Jurnal Manajemen. Vol. 13. No. 2. Hal. 85-191.
- Julianda, Hijriah. 2013. Implementasi Corporate Social Responsibility Pada PT. Maruki Internasional Indonesia. Skripsi. Universitas Hasanuddin.
- Lelisari dan Nasution, Bismar. 2017. Corporate Social Responsibility Perusahaan Pertambangan Terhadap Masyarakat dan Lingkungan Untuk Pembangunan Berkelanjutan. GaneC Swara. Vol. 11. No. 1. Hal. 8-18.
- Maygarindra, Putranti Budi dan Maghviroh, Rovila El. 2012. Analisis Alokasi Dana Corporate Social Responsibility Serta Pelaporan Sustainability Report Berdasarkan Global Reporting Initiative (Gri G3) di PT. Pembangkitan Jawa Bali. The Indonesian Accounting Review. Vol. 2. No. 2. Hal 173-184.
- Pantiyasa. 2013. Metode Penelitian. CV Andi Yogyakarta.
- Pranoto, Asa Ria., dan Yusuf, Dede. 2014. Program CSR Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kemandirian Ekonomi Pasca Tambang di Desa Sarijaya. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Vol. 18. No. 1. Hal 39-50
- Prastowo, Joko dan Huda, Miftahul. 2011. Corporate Social Responsibility, Kunci Meraih Kemuliaan Bisnis. Yogyakarta: Samudera Biru.
- Retnaningsih, Hartini. 2015. Permasalahan Corporate Social Responsibility Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat. Aspirasi. Vol. 6. No. 2. Hal. 177-188.
- Rosyda, Isma dan Nasdian, Fredian Tonny. 2011. Partisipasi Masyarakat Dan Stakeholder Dalam Penyelenggaraan Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Dampaknya Terhadap Komunitas Perdesaan. Jurnal Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi, dan Ekologi Manusia. Vol. 5. No. 1. Hal. 51-70.
- Roza, Suswita. 2014. Perencanaan, Implementasi, dan Evaluasi Program CSR (Corporate Social Responsibility). Mankeu. Vol. 3. No.1. Hal 374-463.
- Sari, Enda Kartika et al. 2015. Implementasi Program CSR Lingkungan PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Jurnal Ilmu Lingkungan. Vol. 13. No. 1. Hal. 42-54.
- Slaper, T.F dan Hall, T.J. 2011. The Triple Bottom Line: What Is It And How Does It Work?. Indiana Business Review. Spring 2011.
- Smith, P.A.C dan Sharicz, C. 2011. The Shift Needed For Sustainability. The Learning Organization. Vol. 18. No. 1. Hal. 73-86.
- Sofyanty, Yossie Ria, dkk. 2017. Analisis Penerapan CSR dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus Pada Hotel Ibis Surabaya City Center). Jurnal Administrasi Bisnis. Vol. 42. No. 2. Hal. 26-31.
- Sunaryo. 2013. Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Hukum. Vol. 7. No. 1. Hal. 264- 267.
- Undang-Undang Republik Indonesia. 2007. Undang-Undang RI. No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.
- Yanti, Fitri dan Rasmini, Ni Ketut. 2015. Analisis Pengungkapan Triple Bottom Line dan Faktor yang Mempengaruhi: Studi di Perusahaan Indonesia dan Singapura. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Vol. 13. No. 2. Hal. 499-512.
References
Afifah, Dzul. 2011. Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) oleh PT. Wirakarya Sakti Dalam Penguatan Ekonomi Lokal. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.
Alilahotels.com. 2018. Sustainable Tourism. https://www.alilahotels.com/about- alila/sustainable-tourism. Diakses 8 November 2018.
Aulia Z, Sandra dan Kartawijaya, Tb. Mh. Idris. 2013. Analisis Pengungkapan Triple Bottom Line dan Faktor yang Mempengaruhi; Lintas Negara Indonesia dan Jepang. Jurnal Vokasi Indonesia. Vol. 1. No. 1. Hal. 16-34.
Avicenia, Ressi Putri. 2014. Analisa Implementasi Konsep Triple Bottom Line Pada Program Corporate Social Responsibility Sebagai Bagian Dari Strategi Hubungan Masyarakat Perusahaan (Studi Kasus: Program C.A.F.E Practice Starbucks). Makalah Non-Seminar. Universitas Indonesia .
Felisia dan Limijaya, Amelia. 2014. Triple Bottom Line dan Sustainability. Bina Ekonomi Majalah Ilmiah Fakultas Ekonomi Unpar. Vol. 18. No. 1. Hal. 14- 27.
Hutasoit, Hasudunungan dan Wau, Redaktur. 2017. Menuju Sustainability Dengan Tri Hita Karana (Sebuah Studi Interpretif Pada Masyarakat Bali). Jurnal Manajemen. Vol. 13. No. 2. Hal. 85-191.
Julianda, Hijriah. 2013. Implementasi Corporate Social Responsibility Pada PT. Maruki Internasional Indonesia. Skripsi. Universitas Hasanuddin.
Lelisari dan Nasution, Bismar. 2017. Corporate Social Responsibility Perusahaan Pertambangan Terhadap Masyarakat dan Lingkungan Untuk Pembangunan Berkelanjutan. GaneC Swara. Vol. 11. No. 1. Hal. 8-18.
Maygarindra, Putranti Budi dan Maghviroh, Rovila El. 2012. Analisis Alokasi Dana Corporate Social Responsibility Serta Pelaporan Sustainability Report Berdasarkan Global Reporting Initiative (Gri G3) di PT. Pembangkitan Jawa Bali. The Indonesian Accounting Review. Vol. 2. No. 2. Hal 173-184.
Pantiyasa. 2013. Metode Penelitian. CV Andi Yogyakarta.
Pranoto, Asa Ria., dan Yusuf, Dede. 2014. Program CSR Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kemandirian Ekonomi Pasca Tambang di Desa Sarijaya. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Vol. 18. No. 1. Hal 39-50
Prastowo, Joko dan Huda, Miftahul. 2011. Corporate Social Responsibility, Kunci Meraih Kemuliaan Bisnis. Yogyakarta: Samudera Biru.
Retnaningsih, Hartini. 2015. Permasalahan Corporate Social Responsibility Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat. Aspirasi. Vol. 6. No. 2. Hal. 177-188.
Rosyda, Isma dan Nasdian, Fredian Tonny. 2011. Partisipasi Masyarakat Dan Stakeholder Dalam Penyelenggaraan Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Dampaknya Terhadap Komunitas Perdesaan. Jurnal Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi, dan Ekologi Manusia. Vol. 5. No. 1. Hal. 51-70.
Roza, Suswita. 2014. Perencanaan, Implementasi, dan Evaluasi Program CSR (Corporate Social Responsibility). Mankeu. Vol. 3. No.1. Hal 374-463.
Sari, Enda Kartika et al. 2015. Implementasi Program CSR Lingkungan PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Jurnal Ilmu Lingkungan. Vol. 13. No. 1. Hal. 42-54.
Slaper, T.F dan Hall, T.J. 2011. The Triple Bottom Line: What Is It And How Does It Work?. Indiana Business Review. Spring 2011.
Smith, P.A.C dan Sharicz, C. 2011. The Shift Needed For Sustainability. The Learning Organization. Vol. 18. No. 1. Hal. 73-86.
Sofyanty, Yossie Ria, dkk. 2017. Analisis Penerapan CSR dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus Pada Hotel Ibis Surabaya City Center). Jurnal Administrasi Bisnis. Vol. 42. No. 2. Hal. 26-31.
Sunaryo. 2013. Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Hukum. Vol. 7. No. 1. Hal. 264- 267.
Undang-Undang Republik Indonesia. 2007. Undang-Undang RI. No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.
Yanti, Fitri dan Rasmini, Ni Ketut. 2015. Analisis Pengungkapan Triple Bottom Line dan Faktor yang Mempengaruhi: Studi di Perusahaan Indonesia dan Singapura. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Vol. 13. No. 2. Hal. 499-512.