Main Article Content

Abstract

Purpose: This research aim to (1) analyze the implementation of the P2L Program in Women Farmer Groups (KWT) and Adult Farmer Groups (KTD) in Bogor City and Cianjur Regency, (2) analyze supporting and inhibiting factors affecting program success, and (3) formulate development strategies for sustainable yard management to support household food needs and income. Research Design and Methodology: A descriptive quantitative design supported by qualitative data was applied. Primary data were collected through questionnaires, interviews, expert assessment, and field observation involving 20 farmer groups/ 60 respondents, and 9 key informants. The data were analyzed using descriptive statistics, internal factor evaluation, external factor evaluation, internal-external matrix, SWOT, and Quantitative Strategic Planning Matrix. Findings and Discussion: P2L generated good to very good outcomes, although the pattern differed across regions. Bogor City performed higher in economic and socio-environmental aspects, while Cianjur Regency slightly outperformed in food security. The IFE score of 2,520 and EFE score of 2,740 positioned the program in Cell V, indicating a hold-and-maintain strategy. Implications: Sustainable P2L development requires stronger group institutions, continuous extension support, adaptive technologies, stakeholder collaboration, and market-oriented yet household-food-based product development.

Keywords

development strategy; farmer groups; food security; IE matrix; P2L program; sustainable yard

Article Details

How to Cite
Maulani, Y., Sarma , M., & Pandjaitan , N. H. (2026). Development of the Sustainable Food Yard Program (P2L) in Farmer Groups in Bogor City and Cianjur Regency. Economics and Digital Business Review, 7(2), 546–557. https://doi.org/10.37531/ecotal.v7i2.4015

References

  1. Anantanyu, S., Arif, A., Saptaningtyas, H., Kristiyanto, A., Suminah, & Retnaningtyas, T. A. (2025). Persepsi kelompok penerima manfaat terhadap Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kota Surakarta. Jurnal Penyuluhan, 21(1), 145-158. https://doi.org/10.25015/21202551299
  2. Ardiani, F. D., & Dibyorini, M. C. R. (2021). Pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) ASRI Kalurahan Bendung Kapanewon Semin Kabupaten Gunung Kidul. Sosio Progresif: Media Pemikiran Studi Pembangunan Sosial, 1(1), 1-12. https://doi.org/10.47431/sosioprogresif.v1i1.111
  3. Azizah, B. O. P., Soedarto, T., & Parsudi, S. (2022). Pemanfaatan lahan pekarangan dan peran kelompok wanita tani melalui Program Pekarangan Pangan Lestari di Kota Malang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 9(3), 956-970. https://doi.org/10.25157/jimag.v9i3.7905
  4. Badan Kepegawaian Negara. (2026, April 16). BKN pastikan pengalihan 38 ribu ASN penyuluh pertanian tepat sasaran perkuat swasembada pangan. https://www.bkn.go.id/
  5. Badan Ketahanan Pangan. (2021). Petunjuk teknis bantuan pemerintah kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) tahun 2021. Kementerian Pertanian.
  6. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2024). Luas panen dan produksi padi di Jawa Barat 2024. BPS Provinsi Jawa Barat.
  7. Data.go.id. (2024). Jumlah penyuluh pertanian berdasarkan jenis kelamin dan kecamatan di Kabupaten Cianjur. https://data.go.id/
  8. Dea, A. Y., Kaleka, M. U., & Ngaku, M. A. (2024). Peran penyuluh pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan. Jurnal Agribis, 17(1), 2280-2290. https://doi.org/10.36085/agribis.v17i1.5950
  9. Hafizah, D., Padilah, I., & Astuti, N. B. (2024). Evaluasi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga di Kota Padang. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(3), 476-481. https://doi.org/10.18343/jipi.29.3.476
  10. Hidayati, O., Siregar, H., & Falatehan, A. F. (2017). Konversi lahan sawah di Kota Bogor dan strategi anggaran dalam mengendalikannya. Journal of Regional and Rural Development Planning, 1(2), 217-230. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2017.1.2.217-230
  11. Islami, S. A., Budiarti, T., & Makalew, A. D. N. (2025). Kajian implementasi dan manfaat pertanian perkotaan pada kelompok tani di Kota Bogor. Jurnal Penyuluhan, 21(1), 74-90. https://doi.org/10.25015/21202561348
  12. Jumiati, I. E., Yulianti, R., & Kustiningsih, I. (2024). Penerapan pekarangan rumah lestari oleh kelompok wanita tani dalam menunjang ketahanan pangan keluarga di Kelurahan Sawah Luhur Kecamatan Kasemen Kota Serang. Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 39-46. https://doi.org/10.30656/ps2pm.v6i1.7581
  13. Kementerian Pertanian. (2022). Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang petunjuk teknis penggunaan Dana Ketahanan Pangan dan Pertanian tahun anggaran 2022. Kementerian Pertanian.
  14. Kementerian Pertanian. (2025, December 23). Pengumuman rilis data pengalihan penyuluh pertanian tahap tiga. https://www.pertanian.go.id/
  15. Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.
  16. Musdalifah, Baruwadi, M. H., & Moonti, A. (2023). Dampak Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 8(1), 106-117. https://doi.org/10.37046/agr.v0i0.18330
  17. Nuryana, Arsyad, A., & Novita, I. (2022). Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam Program Pekarangan Pangan Lestari di Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Jurnal AgribiSains, 8(2), 82-88. https://doi.org/10.30997/jagi.v8i2.6760
  18. Saptana, Indraningsih, K. S., Ashari, & Mardiharini, M. (2021). Prospek keberlanjutan Program Kawasan Rumah Pangan Lestari. Analisis Kebijakan Pertanian, 19(1), 69-87. https://doi.org/10.21082/akp.v19n1.2021.69-87
  19. Saputri, E. M., Wibowo, A., & Rusdiyana, E. (2021). Dampak implementasi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar. Agrica Ekstensia, 15(2), 125-131. https://doi.org/10.55127/ae.v15i2.99
  20. Shaliza, F., & Sulistyorini, H. (2024). Evaluasi kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di perkotaan: Studi kasus pada KWT Mekar Mandiri Kota Dumai dan Bijeh Ban Keumang Kota Banda Aceh. Jurnal Triton, 15(1), 20-36. https://doi.org/10.47687/jt.v15i1.505
  21. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (30th ed.). Alfabeta.
  22. Yanti, R. A., Reza, M., & Nasrul, W. (2023). Optimalisasi pelaksanaan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di Kabupaten Lima Puluh Kota. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 19(1), 637-646. https://doi.org/10.31869/mi.v19i1.6729