Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2019–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis data panel yang menggabungkan data time series dan cross section dari 13 kabupaten/kota. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah, dan dianalisis menggunakan perangkat lunak EViews 12 dengan model Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terbaik berdasarkan hasil uji chow dan uji hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel tingkat pengangguran terbuka dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan nilai F-statistik sebesar 198,5062 dan Prob(F) = 0,000000 < 0,05. Secara parsial, tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan, dengan nilai koefisien 0,0163, sedangkan pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan koefisien –1,4678. Nilai R² sebesar 0,977833 menunjukkan bahwa sebesar 97,78% variasi tingkat kemiskinan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi berperan penting dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Provinsi Sulawesi Tengah, sementara penurunan pengangguran terbuka perlu dioptimalkan melalui penciptaan lapangan kerja produktif dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Keywords

Kemiskinan Tingkat Pengangguran Terbuka Pertumbuhan Ekonomi

Article Details

How to Cite
Kifayatun, K., Paembonan, L., Lutfi, M., Yunus, R., & Musdayati. (2025). Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2019 - 2024. Economics and Digital Business Review, 7(1), 1285–1295. Retrieved from https://ojs.stieamkop.ac.id/index.php/ecotal/article/view/3455

References

  1. Agustina Mega Puspitasari Putri. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2008-2012. September 2000, 1–9.
  2. Annur, R. A. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Kecamatan Jekulo Dan Mejobo Kabupaten Kudus Tahun 2013. Economics Development Analysis Journal, 2(4), 409–426.
  3. Ardian, R. et al. (2022). Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran terbuka di Indonesia. Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Manajemen, 1(3), 190–198.
  4. Ardian, R., & Bhakti, A. (2021). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi , Indeks Pembangunan Manusia , dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Jambi. 23–34. https://doi.org/10.53867/jea.v1i1.3
  5. Basrowi et al. (2018). Pengangguran (Perspektif Teoretis). Osf.Io, 1–14. https://osf.io/p43wt/download
  6. BPS. (2025). Sulteng dalam angka. 4. https://sulteng.bps.go.id
  7. Desy heni, bintang kalangi J. N. A. (n.d.). FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA.
  8. Edna Safitri, S. et al. (2022). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Banten. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 1(4), 259–274. https://doi.org/10.54443/sibatik.v1i4.30
  9. Frederic W. Nalle, E. K. K. (2018). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Di Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara (Ttu). Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 1(3), 35–45.
  10. Ibrahim. (2021). Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Kemiskinan Provinsi Aceh Di Kabupaten/Kota. Jurnal Al-Fikrah, 10(1), 38–48. https://doi.org/10.54621/jiaf.v10i1.70
  11. Mulia, R. A., & Saputra, N. (2020). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN (Studi. Jurnal El-Riyasah, 11(1), 80–92.
  12. Permana, R. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Timur. Journal FEB UNMUL: Forum Ekonomi: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 18(2), 111–129.
  13. Prasetyo, N. (2020). Risk : Jurnal Riset Bisnis dan Ekonomi Volume 1 Nomor 2 Tahun 2020. Risk : Jurnal Riset Bisnis Dan Ekonomi, 1(2), 56–71. http://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/jimek
  14. Priseptian, L., & Primandhana, W. P. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan. Forum Ekonomi, 24(1), 45–53. https://doi.org/10.30872/jfor.v24i1.10362
  15. Putri Utami, F. et al. (2022). Jumlah penduduk miskin kabupaten aceh timur, kota langsa, dan kabupaten aceh tamiang. Samudra Ekonomika, 6(1), 1–9.
  16. Sugiyono. (n.d.). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. https://digi-lib.stekom.ac.id/
  17. Sukirno, 2013. (2016). MIKROEKONOMI. In Educacao e Sociedade (Vol. 1, Issue 1). http://www.biblioteca.pucminas.br/teses/Educacao_PereiraAS_1.pdf%0Ahttp://www.anpocs.org.br/portal/publicacoes/rbcs_00_11/rbcs11_01.htm%0Ahttp://repositorio.ipea.gov.br/bitstream/11058/7845/1/td_2306.pdf%0Ahttps://direitoufma2010.files.wordpress.com/2010/03/emi
  18. Suryati, S., & Syukri, M. (2019). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Kabupaten dan Kota Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Varian, 3(1), 13–19. https://doi.org/10.30812/varian.v3i1.436
  19. Tengah, D. J. (2001). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan.