Main Article Content

Abstract

Integrasi kewirausahaan dalam kurikulum mahasiswa pendidikan non-ekonomi semakin penting untuk meningkatkan employability lulusan dan menumbuhkan entrepreneurial mindset di era digital yang dinamis. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kapasitas dosen, fragmentasi kurikulum, kesenjangan literasi digital, dan resistensi budaya akademik. Penelitian ini bertujuan menelaah praktik integrasi kewirausahaan dalam kurikulum kependidikan melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA menggunakan basis data Scopus. Dari 17 artikel yang diidentifikasi, 4 studi relevan (2023–2025) dianalisis lebih lanjut, berasal dari konteks Tiongkok–Spanyol, Estonia, Belanda, dan Vietnam. Hasil menunjukkan variasi bentuk integrasi, seperti reformasi kurikulum dan kompetisi inovasi (Tiongkok–Spanyol), mata kuliah berbasis model kompetensi (Estonia), Design-Based Learning dan Challenge-Based Learning (Belanda), serta penerapan Generative AI dalam kewirausahaan digital (Vietnam). Faktor pendukung utama meliputi kebijakan nasional, dukungan institusi, kolaborasi universitas–industri, dan kesiapan ekosistem digital, sementara hambatan mencakup keterbatasan dosen dan kesenjangan literasi AI. Analisis mengungkap adanya research gap pada studi komparatif dan longitudinal lintas negara. Studi ini menyimpulkan perlunya penguatan kapasitas dosen, integrasi interdisipliner, serta kontekstualisasi kewirausahaan digital dalam pendidikan kependidikan.

Keywords

Integrasi Kewirausahaan Pendidikan Tinggi Mahasiswa Kependidikan SLR

Article Details

How to Cite
Marwan, Ariaty B, E., Sahabuddin, R., & Bado, B. (2025). Integrasi Kewirausahaan dalam Kurikulum Mahasiswa Sarjana Pendidikan Non-Ekonomi: Sebuah Systematic Literature Review. Economics and Digital Business Review, 7(1), 359–370. Retrieved from https://ojs.stieamkop.ac.id/index.php/ecotal/article/view/3207

References

  1. Banha, F., Graça, A. R., Góis, B., & Banha, F. M. (2025). A critical analysis of the Portuguese Framework for entrepreneurship education considering the EntreComp competence framework. Entrepreneurship Education, 8(1), 1–28. https://doi.org/10.1007/s41959-025-00135-y
  2. Haddaway, N. R., Page, M. J., Pritchard, C. C., & McGuinness, L. A. (2022). Campbell Systematic Reviews - 2022 - Haddaway - PRISMA2020 An R package and Shiny app for producing PRISMA 2020‐compliant.pdf. In Open Synthesis Campbell Systematic Reviews (Vol. 18, Issue e1230, pp. 1–14).
  3. Hasanuddin, Maisah, Fadhilah, & Setiawan, H. (2023). Pengembangan Pendidikan Tinggi Islam Berorientasi Kewirausahaan dalam Perspektif Global. Attractive : Innovative Education Journal, 54(2), 1–12.
  4. Leal, M., Leal, C., & Silva, R. (2023). The Involvement of Universities, Incubators, Municipalities, and Business Associations in Fostering Entrepreneurial Ecosystems and Promoting Local Growth. Administrative Sciences, 13(12). https://doi.org/10.3390/admsci13120245
  5. Lv, M., Zhang, H., Georgescu, P., Li, T., & Zhang, B. (2022). Improving Education for Innovation and Entrepreneurship in Chinese Technical Universities: A Quest for Building a Sustainable Framework. Sustainability (Switzerland), 14(2). https://doi.org/10.3390/su14020595
  6. Nguyen, T. T. T., Duong, C. D., Nguyen, N. H., Pham, H. T., Nguyen, T. P. T., Le, V. T., & Nguyen, N. D. (2025). How does GenAI reinforce higher education students’ digital entrepreneurship? The curvilinear roles of perceived digital entrepreneurial desirability and feasibility. Acta Psychologica, 259(June), 105463. https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2025.105463
  7. Novitasari, A., Sabarudin, & Nurhapsari Pradnya Paramita. (2025). Edupreneurship 4.0: Eksplorasi Strategi Pembelajaran Inovatif Pendidikan Bahasa Arab di Era Digital. Mahira: Journal of Arabic Studies & Teaching, 2(2), 115–140. https://doi.org/10.14421/mahira.2024.22.04
  8. Pramesti, K. D., Meisya, N. I., & Amrillah, R. (2024). Relevansi Lulusan Perguruan Tinggi dengan Dunia Kerja. Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Keagamaan, 3(4), 236–243. https://journal.nabest.id/index.php/annajah
  9. Qiu, Y., García-Aracil, A., & Isusi-Fagoaga, R. (2023). Critical Issues and Trends in Innovation and Entrepreneurship Education in Higher Education in the Post-COVID-19 Era in China and Spain. Education Sciences, 13(4). https://doi.org/10.3390/educsci13040407
  10. Sholeh, M. I., Sokip, & Safi’i, A. (2023). Strategi Hubungan Perguruan Tinggi Dengan Market Dan Bisnis Dalam Membangun Mutu Lulusan. COMPETITIVE: Journal of Education, 2(4), 235–264. https://doi.org/10.58355/competitive.v2i4.42
  11. Susanto, S., & Azizah, H. M. (2025). Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking dan Creative Thinking) untuk Menyongsong Era Abad 21. Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri, 4(1), 231–242. https://doi.org/10.58192/sejahtera.v4i1.3028
  12. Trasberg, K. (2024). Empowering Entrepreneurial Competencies and Mindset in Teacher Training. Acta Paedagogica Vilnensia, 52, 142–157. https://doi.org/10.15388/ActPaed.2024.52.11
  13. Ulya, I. (2019). Pendidikan Entrepreneurship: Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi Berbasis Kewirausahaan.
  14. van Uum, M. S. J., & Pepin, B. (2023). Students’ self-reported learning gains in higher engineering education. European Journal of Engineering Education, 48(1), 42–58. https://doi.org/10.1080/03043797.2022.2046708
  15. Wijayati, A., Heryatno, R., & Ali, H. (2025). Peran Awareness dan Ecosystem dalam Membentuk Enterpreneurial Mindset dan Intention: Sebuah Studi Literatur. Jurnal Manajemen Dan Pemasaran Digital, 3(3), 174–178. https://doi.org/10.38035/jmpd.v3i3.389
  16. Wynda, H., & Hufad, A. (2025). Transformasi Pendidikan Tinggi : Mengasah Soft Skills untuk Menjawab Tantangan Kerja di Era Society 5 . 0. 9(1), 91–102.
  17. Zynuddin, S. N., Kenayathulla, H. B., & Sumintono, B. (2023). The relationship between school climate and students’ non-cognitive skills: A systematic literature review. Heliyon, 9(4), e14773. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e14773