Main Article Content

Abstract

Persaingan yang semakin ketat di industri manufaktur menuntut perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas guna meraih keunggulan kompetitif. Salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran proses produksi adalah manajemen persediaan bahan baku. Penelitian ini membahas penerapan sistem Just In Time (JIT) sebagai strategi pengendalian persediaan yang bertujuan untuk mengurangi pemborosan, menekan biaya operasional, serta meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Dengan pendekatan JIT, perusahaan hanya memesan bahan baku dalam jumlah dan waktu yang dibutuhkan, sehingga meminimalkan biaya penyimpanan dan risiko kelebihan stok. Studi pustaka dan hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penerapan JIT secara signifikan mampu menghemat biaya persediaan dan meningkatkan efisiensi operasional. Keberhasilan implementasi JIT sangat bergantung pada kualitas hubungan dengan pemasok, sistem informasi yang terintegrasi, serta kesiapan internal perusahaan, baik dari segi sumber daya manusia maupun tata letak produksi. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan manufaktur mengadopsi sistem JIT secara bertahap dan konsisten untuk mencapai produktivitas optimal serta keunggulan bersaing yang berkelanjutan

Keywords

Just In Time (JIT) Manajemen Persediaan Efisiensi Produksi Bahan Baku Perusahaan Manufaktur

Article Details

How to Cite
Fahlevi Faesa, M. F., Putri Rudi, N. D., Suriyanti, & Ramlawaty. (2025). Pengaruh Peningkatan Efisiensi dan Produktifitas Perusahaan Manufaktur dengan Sistem Just in Time. Economics and Digital Business Review, 7(1), 266–276. https://doi.org/10.37531/ecotal.v7i1.2924

References

  1. Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed.). Pearson Education.
  2. Gaspersz, V. (2002). Total quality management: Mewujudkan keunggulan kompetitif melalui pengelolaan kualitas total (ed. 1). PT. Gramedia Pustaka Utama.
  3. Sofyan, D. K. (2013). Perencanaan dan Pengendalian Produksi (Edisi Pertama). Graha Ilmu.
  4. Ramadani, A. (2020). Penerapan metode Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed.). Pearson Education.
  5. Gaspersz, V. (2002). Total quality management: Mewujudkan keunggulan kompetitif melalui pengelolaan kualitas total (ed. 1). PT. Gramedia Pustaka Utama.
  6. Sofyan, D. K. (2013). Perencanaan dan Pengendalian Produksi (Edisi Pertama). Graha Ilmu.
  7. Ramadani, A. (2020). Penerapan metode Just In Time terhadap pengendalian persediaan bahan baku padaPerusahaan Jasa Kirim.
  8. Syaputra, F. A., Dur, S., & Rakhmawati, F. (2019). Penerapan metode Just In Time dalam pengendalian persediaan budidaya ikan lele untuk meminimalkan biaya.
  9. Willem, A. (2018). Penerapan sistem just in time terhadap efisiensi biaya produksi pada PT Sinar Bangun Mandiri. Jurnal Akuntansi, 6(2), 1–10.
  10. Apriyanti, D., Suryanto, S., & Rakhmawati, F. (2021). Penerapan metode just in time untuk efisiensi pengendalian persediaan bahan baku kain lycra jersey. Bulletin of Applied Industrial Engineering Theory, 2(2), 133–140.
  11. Purnamasari, M., & Suryanto, S. (2021). Analisis penerapan just in time dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi pada PT Pindad Persero, Bandung. Jurnal Manajemen, 10(1), 45–52.
  12. Pristianingrum, N. (2017). Peningkatan efisiensi dan produktivitas perusahaan manufaktur dengan sistem Just In Time. Assets: Jurnal Ilmiah Ilmu Akuntansi, Keuangan dan Pajak, 1(1), 41–53. https://doi.org/10.30741/assets.v1i1.20
  13. Groover, M. P. (2010). Fundamentals of modern manufacturing: Materials, processes, and systems (4th ed.). John Wiley & Sons.
  14. Ohno, T. (1988). Toyota production system: Beyond large-scale production. Productivity Press.
  15. Womack, J. P., & Jones, D. T. (1996). Lean thinking: Banish waste and create wealth in your corporation. Simon & Schuster.
  16. Just In Time terhadap pengendalian persediaan bahan baku padaPerusahaan Jasa Kirim.
  17. Syaputra, F. A., Dur, S., & Rakhmawati, F. (2019). Penerapan metode Just In Time dalam pengendalian persediaan budidaya ikan lele untuk meminimalkan biaya.
  18. Willem, A. (2018). Penerapan sistem just in time terhadap efisiensi biaya produksi pada PT Sinar Bangun Mandiri. Jurnal Akuntansi, 6(2), 1–10.
  19. Apriyanti, D., Suryanto, S., & Rakhmawati, F. (2021). Penerapan metode just in time untuk efisiensi pengendalian persediaan bahan baku kain lycra jersey. Bulletin of Applied Industrial Engineering Theory, 2(2), 133–140.
  20. Purnamasari, M., & Suryanto, S. (2021). Analisis penerapan just in time dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi pada PT Pindad Persero, Bandung. Jurnal Manajemen, 10(1), 45–52.
  21. Pristianingrum, N. (2017). Peningkatan efisiensi dan produktivitas perusahaan manufaktur dengan sistem Just In Time. Assets: Jurnal Ilmiah Ilmu Akuntansi, Keuangan dan Pajak, 1(1), 41–53. https://doi.org/10.30741/assets.v1i1.20
  22. Groover, M. P. (2010). Fundamentals of modern manufacturing: Materials, processes, and systems (4th ed.). John Wiley & Sons.
  23. Ohno, T. (1988). Toyota production system: Beyond large-scale production. Productivity Press.
  24. Womack, J. P., & Jones, D. T. (1996). Lean thinking: Banish waste and create wealth in your corporation. Simon & Schuster.