Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui tingkat penyerapan anggaran APBD melalui Sistem Informasi Keuangan Daerah dengan menganalisis perencanaa dan kulitas SDM pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BPKD Kabupaten Merauke yang berjumlah 63 ASN. Sedangkan jumlah sampel yang   diteliti   dalam   penelitian   ini   adalah   63   orang   ASN   dimana pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampel jenuh yaitu keseluruhan populasi dijadikan sebagai sampel. Adapun pengujian alat analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perencanaan anggaran yang baik, kualitas sumber daya manusia yang kompeten serta penerapan sistem informasi keuangan daerah akan berdampak pada optimalisasi penyerapan anggaran daerah di Kabupaten Merauke.

Keywords

perencanaan; kualitas SDM; sistem informasi, penyerapan anggaran.

Article Details

How to Cite
Siamsa , S. . (2022). Penyerapan Anggaran APBD Melalui Pemanfaatan Sistem Informasi Keuangan Daerah Kabupaten Merauke Berdasarkan Perencanaan Dan Kualitas SDM Pegawai. Economics and Digital Business Review, 3(1), 206–219. https://doi.org/10.37531/ecotal.v3i1.241

References

  1. Alwi, S. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi Keunggulan Kompetitif. Yogyakarta: BPFE.
  2. Anisa, I. Z. (2017). Pengaruh Perencanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pelaksanaan Anggaran terhadap Penyerapan Anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Banten. 2(1), 84–101.
  3. Anisa, I. Z. (2019). Pengaruh Perencanaan Anggaran, Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pelaksanaan Anggaran terhadap Penyerapan Anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Banten. JURNAL RISET AKUNTANSI TIRTAYASA, 2(1), 84–101.
  4. Ardinisari, M. (2019). PENGARUH PERENCANAAN ANGGARAN, KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP PENYERAPAN ANGGARAAN. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
  5. Arif, E. (2014). Identifikasi Faktor-Faktor Penyebab Minimnya Penyerapan Anggran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten/Kota Di Provinsi Riau Tahun 2011. Universitas Gadjah Mada.
  6. Aswar, N. F., Burhanuddin, M. K., & Latiep, I. F. (2020). Product Quality and Price on the Purchase Decision of Hawai Bakery Agents Merauke Products. Economics and Digital Business Review, 1(2), 75–81. https://doi.org/10.37531/ecotal.v1i2.12
  7. halim abdul. (2014). Manajemen Keuangan Sektor Publik problematika penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Selemba Empat.
  8. Hutapea, P., & Nurianna Thoha, M. B. A. (2008). Kompetensi plus. Gramedia Pustaka Utama.
  9. Kasmir, D. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia (Teori dan Praktik). Jakarta: Rajawali Pers.
  10. Kiranayanti, I. A. E., & Erawati, N. M. A. (2016). Pengaruh Sumber Daya Manusia, Sistem Pengendalian Intern, Pemahaman Basis Akrual Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 16(2), 1290–1318.
  11. Putri, A. R. F., Latiep, I. F., Irvan, N., & Herison, R. (2022). Efektivitas Pengelolaan Anggaran Dana Desa : Partisipasi Kualitas Pengelola Transparansi Peran Serta. SEIKO : Journal of Management & Business, 4(3), 89–96. https://doi.org/10.37531/sejaman.vxix.568
  12. Ramadhani, R., & Setiawan, M. A. (2019). Pengaruh Regulasi, Politik Anggaran, Perencanaan Anggaran, Sumber Daya Manusia Dan Pengadaan Barang/Jasa Terhadap Penyerapan Anggaran Belanja Pada OPD Provinsi Sumatera Barat. JURNAL EKSPLORASI AKUNTANSI, 1(2), 710–726.
  13. Rifai, A., Inapty, B. A., & Pancawati, M. (2016). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan Daya Serap Anggaran (Studi Empiris pada SKPD Pemprov NTB). Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Bisnis, 11(1).
  14. Saprudin, S. (2018). Pengaruh Dokumen Perencanaan Dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Penyerapan Anggaran Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bone Bolango. Gorontalo Accounting Journal, 1(2), 44–52.
  15. Seftianova, R., & Adam, H. (2013). pengaruh kualitas DIPA dan akurasi perencanaan kas terhadap kualitas penyerapan anggaran pada Satker Wilayah KPPN Malang. JRAK: Jurnal Riset Akuntansi Dan Komputerisasi Akuntansi, 4(1), 75–84.
  16. Supriati, S., Ariani, Y., & Sarifudin, S. (2019). Implementasi Akuntabilitas Kinerja Dalam Reformasi Birokrasi Di Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 10(1).
  17. Susan, E. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(2), 952–962.
  18. Thaha, S., Hariyanti, I., Saleh, L., & Hardiyono. (2022). Effect of Knowledge and Locus of Control on Intellectual Capital and Quality of Financial Reports. ATESTASI: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 5(1), 284–295.
  19. Yustini, S. (2014). Pengaruh karakteristik tujuan anggaran terhadap tingkat penyerapan anggaran dengan pengawasan internal sebagai variabel moderating. Esensi: Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 4(2).