Main Article Content
Abstract
Indonesia memiliki tingkat perceraian yang tinggi bahkan tertinggi ke-3 di dunia, untuk kasus "fatherless" menempati peringkat ke-7 di Asia. Dampak perceraian ini sangat signifikan terhadap psikologis anak, terutama dalam hal kemampuan mereka untuk memaafkan. Survei mengungkapkan bahwa 73% dari 20 anak yang mengalami perceraian belum bisa memaafkan orang tua mereka, dengan dewasa muda menjadi kelompok yang paling sulit untuk menerima perpisahan tersebut. Penelitian ini meneliti dinamika pemaafan pada perempuan yang ayahnya berselingkuh, mengidentifikasi aspek, motivasi serta faktor-faktor yang memengaruhi pemaafan, Menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap tiga partisipan, hasil menunjukkan bahwa adanya persamaan dinamika partisipan dalam proses pemaafan pada perempuan yang ayahnya berselingkuh. Ketiga partisipan mengalami proses pemaafan yang berlangsung secara bertahap, proses pemaafan memiliki empat fase yang saling berkaitan, yaitu fase pengungkapan, fase keputusan, fase tindakan, dan fase pendalaman.
Kata Kunci: fatherless, perceraian, pemaafan, perempuan
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Anjani, A. F., Anjani, N. K. M., Giovana, S., Apriliani, S., & Farisandy, E. D. (2024). Cinta Pertama Hilang: Mengungkap Dinamika Forgiveness Perempuan Dewasa Tanpa Ayah Pasca Perceraian. Psyche 165 Journal, 48-56.
- Creswell, J. W., & Miller, D. L. (2000). Determining validity in qualitative inquiry. Theoryinto practice, 39(3), 124-130.
- Creswell, J. W., Hanson, W. E., Clark Plano, V. L., & Morales, A. (2007). Qualitative research designs: 7 Selection and implementation. The counseling psychologist, 35(2), 236-2
- Damota, M. D. (2019). The Effect of Divorce on Families’ Life. Journal of Culture, Societyand Development. 46, 6-11. Https://doi.org/0.7176/JCSD.
- Dariyo, A., & Esa, D. F. P. U. I. (2004). Memahami psikologi perceraian dalam kehidupan keluarga.Jurnal Psikologi,2(2), 94-100.
- Diana, R. R., Nashori, F., Pihasniwati, P., Indranata, A. D., & Fitri, R. K. (2023). Forgiveness therapy to improve subjective well-being among families of patients with chronic illness. International Journal of Islamic Educational Psychology. 4(1), 122-135. Https://doi.org/10.18196/ijiep.v4i1.17965.
- Enright, R. D. (2001). Forgiveness is a choice. Woshington DC: Amerika Psycological Association.
- Enright, R. D., & Fitzgibbons, R. P. (2015). Measures of interpersonal forgiveness. In Forgiveness therapy: An empirical guide for resolving anger and restoring hope (pp. 251–269). American Psychological Association. https://psycnet.apa.org/buy/2014- 25810-014
- Fajarrini, A. & Umam, A. N. (2023). Dampak fatherless terhadap karakter anak dalam pandangan islam. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. 3(1). 20-28. Https://doi.org/10.32665/abata.v3i1.1425.
- Habibi, M. M., & Hidayati, F. (2017). Hubungan antara pemaafan diri sendiri, pemaafan orang lain, dan pemaafan situasi dengan resiliensi pada mahasiswa baru (studi korelasi pada mahasiswa baru universitas diponegoro semarang). Jurnal Empati, 6(2), 62–69. https://doi.org/10.14710/empati.2017.19731
- Jenz, F. & Apsar, N. C. (2021). Dampak perceraian orang tua pada prestasi anak remaja. Jurnal Pengabdian dan Penelitian Masyarakat (JPPM), 2(1), 1- 10. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i1.33430
- Jones, E., & Weiser, D. (2014). Betrayal: The enduring impact of disloyalty. Basic Books. Lestari, D. S., & Syamsul, M. (2019). Motivasi perceraian pada perempuan di Kota Padang. Jurnal Psikologi dan Perkembangan Anak, 7(1), 7-18.
- Worthington, E. L., & Wade, N. (1999). Thepsychology ofunforgiveness and forgiveness and implications for clinical practice. Journal of social and clinical psychology, 18(4), 385- 418.
References
Anjani, A. F., Anjani, N. K. M., Giovana, S., Apriliani, S., & Farisandy, E. D. (2024). Cinta Pertama Hilang: Mengungkap Dinamika Forgiveness Perempuan Dewasa Tanpa Ayah Pasca Perceraian. Psyche 165 Journal, 48-56.
Creswell, J. W., & Miller, D. L. (2000). Determining validity in qualitative inquiry. Theoryinto practice, 39(3), 124-130.
Creswell, J. W., Hanson, W. E., Clark Plano, V. L., & Morales, A. (2007). Qualitative research designs: 7 Selection and implementation. The counseling psychologist, 35(2), 236-2
Damota, M. D. (2019). The Effect of Divorce on Families’ Life. Journal of Culture, Societyand Development. 46, 6-11. Https://doi.org/0.7176/JCSD.
Dariyo, A., & Esa, D. F. P. U. I. (2004). Memahami psikologi perceraian dalam kehidupan keluarga.Jurnal Psikologi,2(2), 94-100.
Diana, R. R., Nashori, F., Pihasniwati, P., Indranata, A. D., & Fitri, R. K. (2023). Forgiveness therapy to improve subjective well-being among families of patients with chronic illness. International Journal of Islamic Educational Psychology. 4(1), 122-135. Https://doi.org/10.18196/ijiep.v4i1.17965.
Enright, R. D. (2001). Forgiveness is a choice. Woshington DC: Amerika Psycological Association.
Enright, R. D., & Fitzgibbons, R. P. (2015). Measures of interpersonal forgiveness. In Forgiveness therapy: An empirical guide for resolving anger and restoring hope (pp. 251–269). American Psychological Association. https://psycnet.apa.org/buy/2014- 25810-014
Fajarrini, A. & Umam, A. N. (2023). Dampak fatherless terhadap karakter anak dalam pandangan islam. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. 3(1). 20-28. Https://doi.org/10.32665/abata.v3i1.1425.
Habibi, M. M., & Hidayati, F. (2017). Hubungan antara pemaafan diri sendiri, pemaafan orang lain, dan pemaafan situasi dengan resiliensi pada mahasiswa baru (studi korelasi pada mahasiswa baru universitas diponegoro semarang). Jurnal Empati, 6(2), 62–69. https://doi.org/10.14710/empati.2017.19731
Jenz, F. & Apsar, N. C. (2021). Dampak perceraian orang tua pada prestasi anak remaja. Jurnal Pengabdian dan Penelitian Masyarakat (JPPM), 2(1), 1- 10. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i1.33430
Jones, E., & Weiser, D. (2014). Betrayal: The enduring impact of disloyalty. Basic Books. Lestari, D. S., & Syamsul, M. (2019). Motivasi perceraian pada perempuan di Kota Padang. Jurnal Psikologi dan Perkembangan Anak, 7(1), 7-18.
Worthington, E. L., & Wade, N. (1999). Thepsychology ofunforgiveness and forgiveness and implications for clinical practice. Journal of social and clinical psychology, 18(4), 385- 418.