Main Article Content
Abstract
Perkembangan pinjaman pada platform P2P lending kini sangat pesat. Pinjaman ini diminati oleh berbagai kalangan, dari kalangan yang muda hingga yang tua. P2P lending merupakan layanan pinjaman yang berbasis teknologi. Banyak hal yang dapat mempengaruhi perkembangan pinjaman pada P2P lending, salah satunya adalah bagaimana kemudahan akses platform P2P lending untuk memudahkan konsumen dalam mengaksesnya, keamanan yang dapat dipercaya agar konsumen menguatkan niatnya untuk melakukan pinjaman serta rasa kepercayaan yang dirasakan konsumen agar konsumen berniat melakukan pinjaman ulang pada P2P lending. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kemudahan akses, keamanan dan kepercayaan baik secara parsial dan simultan terhadap niat melakukan pinjaman ulang pada P2P lending di Lampung Selatan. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Jenis data yang digunakan yaitu berupa kuesioner. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 120 responden. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Uji Instrumen yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Uji Asumsi Klasik yang digunakan adalah uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heterokedastisitas. Analisis regresi yang digunakan adalah regresi liner berganda, koefisien determinasi dan uji hipotesis yaitu: uji t dan uji f. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kemudahan akses berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat melakukan pinjaman ulang pada P2P lending, variabel keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat melakukan pinjaman ulang pada P2P lending, variabel kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat melakukan pinjaman ulang pada P2P lending, dan seluruh variabel kemudahan akses, keamanan dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap niat melakukan pinjaman ulang pada P2P lending
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Ajzen, I., & Fishbein, M. (1975). A Bayesian analysis of attribution processes. Psychological bulletin, 82(2), 261-271.
- Dorfleitner, G., Hornuf, L., Schmitt, M., & Weber, M. (2017). The FinTech Market in Germany. Springer.
- Hawkins, Best, & Coney. (2007). Consumer Behavior: Building Marketing Strategy. The McGraw-Hill Companies, Inc.
- Hair, JF, Black, WC, Babin, BJ, & Anderson, RE (2010). Analisis data multivariat (edisi ke-7). Pearson Prentice Hall.
- Hsueh, S.-C., & Kuo, C.-H. (2017). Effective matching for P2P lending by mining strong association rules. Proceedings of the 3rd International Conference on Industrial and Business Engineering, 30–33.
- Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Manajemen Pemasaran. PT Indeks. https://doi.org/10.4337/9781800376878
- Lin, M., Prabhala, N. R., & Viswanathan, S. (2013). Judging borrowers by the company they keep: Friendship networks and information asymmetry in online peer-to-peer lending. Management science, 59(1), 17–35.
- Maharani, A. D., & Darmastuti, I. (2010). Analisis Pengaruh Kepercayaan dan Kepuasan terhadap loyalitas nasabah tabungan bank mega semarang. Universitas Diponegoro.
- OJK. (n.d.). Yuk Mengenal Fintech! Keuangan Digital Yang Tengah Naik Daun. Retrieved April 11, 2022, from https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/10468
- Raman, A., & Viswanathan, A. (2011). Web Services and e-Shopping Decisions: A Study on Malaysian e-Consumer. IJCA Special Issue on: Wireless Information Networks & Business Information System, 54–60.
- Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2 ed.). Alfabeta.
- Sumarwan, U. (2014). Perilaku Konsumen Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Ghalia Indonesia.
- Sunyoto, D. (2019). Dasar-dasar Manajemen Pemasaran (Konsep, Strategi dan Kasus). PT. Buku Seru.
References
Ajzen, I., & Fishbein, M. (1975). A Bayesian analysis of attribution processes. Psychological bulletin, 82(2), 261-271.
Dorfleitner, G., Hornuf, L., Schmitt, M., & Weber, M. (2017). The FinTech Market in Germany. Springer.
Hawkins, Best, & Coney. (2007). Consumer Behavior: Building Marketing Strategy. The McGraw-Hill Companies, Inc.
Hair, JF, Black, WC, Babin, BJ, & Anderson, RE (2010). Analisis data multivariat (edisi ke-7). Pearson Prentice Hall.
Hsueh, S.-C., & Kuo, C.-H. (2017). Effective matching for P2P lending by mining strong association rules. Proceedings of the 3rd International Conference on Industrial and Business Engineering, 30–33.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Manajemen Pemasaran. PT Indeks. https://doi.org/10.4337/9781800376878
Lin, M., Prabhala, N. R., & Viswanathan, S. (2013). Judging borrowers by the company they keep: Friendship networks and information asymmetry in online peer-to-peer lending. Management science, 59(1), 17–35.
Maharani, A. D., & Darmastuti, I. (2010). Analisis Pengaruh Kepercayaan dan Kepuasan terhadap loyalitas nasabah tabungan bank mega semarang. Universitas Diponegoro.
OJK. (n.d.). Yuk Mengenal Fintech! Keuangan Digital Yang Tengah Naik Daun. Retrieved April 11, 2022, from https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/10468
Raman, A., & Viswanathan, A. (2011). Web Services and e-Shopping Decisions: A Study on Malaysian e-Consumer. IJCA Special Issue on: Wireless Information Networks & Business Information System, 54–60.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2 ed.). Alfabeta.
Sumarwan, U. (2014). Perilaku Konsumen Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Ghalia Indonesia.
Sunyoto, D. (2019). Dasar-dasar Manajemen Pemasaran (Konsep, Strategi dan Kasus). PT. Buku Seru.