Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Melihat besarnya tingkat pendapatan nelayan tradisional yang ada di Desa Malambe Kecamatan Ponelo Kepulauan (2) Menganalisis faktor-faktor (modal, hasil tangkat, dan jumlah trip per bulan) yang mempengaruhi pendapatan nelayan di daerah penelitian. Penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian deskrptif dengan teknik analisis data yaitu analisis biaya, pendapatan, penerimaan, dan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil perhitungan terhadap besar pendapatan nelayan tradisional yang ada di Desa Malambe Kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara yaitu dengan penerimaan kotor sebesar Rp. 380.140.000 dengan rata-rata tiap nelayan sebesar Rp. 7.919.583. Dengan pendapatan bersih sebesar Rp. 287.130.000 dengan rata-rata tiap nelayan sebesar Rp. 5.981.875. Nilai hasil uji T dan uji F menunjukan bahwa nilai signifikansi lebih kecil daripada 0,05 yakni uji t untuk masing-masing variabel yang diuji sebesar 0,00 dan uji f 0,00 yang berarti bahwa terdapat pengaruh antara variabel independent terhadap variael dependent.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Amir, U. M. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan di kota makassar. Universitas Muhammadiyah Makasar.
- Antuali, M., Imran, S., & Indriani, R. (2015). Analisis Pendapatan Nelayan Dengan Alat Pancing Ulur (Hand line) di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Universitas Negeri Gorontalo.
- Dwipa, P. S. (2018). Analisis Pendapatan Nelayan Tradisional (Studi Kasus: Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan Kota Medan).
- Hariani, A. (2016). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan Muara Angke. Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
- Imron. (2013). Pemberdayaan Masyarakat Nelayan. Media Pressindo.
- Nasution, P. S. U., Sihombing, L., & Hasyim, H. (2014). Analisis Pendapatan Nelayan Tradisional Dibandingkan Dengan Upah Minimum Regional di Kecamatan Meulaboh Kabupaten Aceh Barat. Journal of Agriculture and Agribusiness Socioeconomics, 3(1), 51–83.
- Pradnyana, I. K. (2021). Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Nelayan di Desa Bunutan Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata, 10(2), 523–540.
- Puluhulawa, J. N., Rauf, A., & Halid, A. (2016). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Tangkapan Nelayan di Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA : Jurnal Ilmiah Agribisnis, I(1), 43–50.
- Rahim, A. (2020). Analisis Pendapatan Usaha Tangkap Nelayan dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Wilayah Pesisir Pantai Sulawesi Selatan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 6(2), 235–247.
- Rosmawati. (2017). Ekologi Perairan. Hilliana Press.
- Rosni. (2021). Analisis Tingkat Kesejateraan Masyarakat Nelayan Di Desa dahari Selebar Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara. Jurnal Geografi, 9(1), 53–66.
- Sajogyo. (2017). Garis Kemiskinan dan Kebutuhan Minimum Pangan. Aditya Media.
- Sari, V., Bambang, A. N., & Wijayanto, D. (2015). Analisis Hubungan Produksi dan Harga Cumi-Cumi (Loligo sp.) dengan Alat Tangkap Bouke Ami di PPN Kejawanan, Cirebon. Jurnal of Fisheries Resources Utilication Management and Technology, 26(31).
- Satria, A. (2012). Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Pustaka Cisesindo.
- Silooy, M. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Absolut Masyarakat Pesisir (Nelayan) Di Desa Seilale Kecamatan Nusaniwe. Jurnal Cita Ekonomika, 9(1), 79–84.
- Soekartawi. (2011). Ilmu Usahatani. Universitas Indonesia.
- Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
- Tambulon, N. S., Kuasai, & Bathara, I. (2022). Strategi Adaptasi Nelayan Tradisioanl Dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga di Kepenghuluan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir, 2(3), 42–51.
- Wibowo, B. A., Triarso, I., & SUroyya, A. N. (2018). Tingkat Pendapatan Nelayan Gill Net Di Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak. Jurnal Perikanan Tangkap, 2(3), 29–36.
- Wiyono, E. S. (2012). Pengaruh Lama Melaut dan Jumlah Hauling Terhadap Hasil Tangkapan Ikan pada Perikanan Gillnet Skala Kecil di Pekalongan Jawa Tengah. Jurnal Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan IPB, 57–64.
References
Amir, U. M. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan di kota makassar. Universitas Muhammadiyah Makasar.
Antuali, M., Imran, S., & Indriani, R. (2015). Analisis Pendapatan Nelayan Dengan Alat Pancing Ulur (Hand line) di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Universitas Negeri Gorontalo.
Dwipa, P. S. (2018). Analisis Pendapatan Nelayan Tradisional (Studi Kasus: Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan Kota Medan).
Hariani, A. (2016). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan Muara Angke. Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Imron. (2013). Pemberdayaan Masyarakat Nelayan. Media Pressindo.
Nasution, P. S. U., Sihombing, L., & Hasyim, H. (2014). Analisis Pendapatan Nelayan Tradisional Dibandingkan Dengan Upah Minimum Regional di Kecamatan Meulaboh Kabupaten Aceh Barat. Journal of Agriculture and Agribusiness Socioeconomics, 3(1), 51–83.
Pradnyana, I. K. (2021). Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Nelayan di Desa Bunutan Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata, 10(2), 523–540.
Puluhulawa, J. N., Rauf, A., & Halid, A. (2016). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Tangkapan Nelayan di Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA : Jurnal Ilmiah Agribisnis, I(1), 43–50.
Rahim, A. (2020). Analisis Pendapatan Usaha Tangkap Nelayan dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Wilayah Pesisir Pantai Sulawesi Selatan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 6(2), 235–247.
Rosmawati. (2017). Ekologi Perairan. Hilliana Press.
Rosni. (2021). Analisis Tingkat Kesejateraan Masyarakat Nelayan Di Desa dahari Selebar Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara. Jurnal Geografi, 9(1), 53–66.
Sajogyo. (2017). Garis Kemiskinan dan Kebutuhan Minimum Pangan. Aditya Media.
Sari, V., Bambang, A. N., & Wijayanto, D. (2015). Analisis Hubungan Produksi dan Harga Cumi-Cumi (Loligo sp.) dengan Alat Tangkap Bouke Ami di PPN Kejawanan, Cirebon. Jurnal of Fisheries Resources Utilication Management and Technology, 26(31).
Satria, A. (2012). Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Pustaka Cisesindo.
Silooy, M. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Absolut Masyarakat Pesisir (Nelayan) Di Desa Seilale Kecamatan Nusaniwe. Jurnal Cita Ekonomika, 9(1), 79–84.
Soekartawi. (2011). Ilmu Usahatani. Universitas Indonesia.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Tambulon, N. S., Kuasai, & Bathara, I. (2022). Strategi Adaptasi Nelayan Tradisioanl Dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga di Kepenghuluan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir, 2(3), 42–51.
Wibowo, B. A., Triarso, I., & SUroyya, A. N. (2018). Tingkat Pendapatan Nelayan Gill Net Di Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak. Jurnal Perikanan Tangkap, 2(3), 29–36.
Wiyono, E. S. (2012). Pengaruh Lama Melaut dan Jumlah Hauling Terhadap Hasil Tangkapan Ikan pada Perikanan Gillnet Skala Kecil di Pekalongan Jawa Tengah. Jurnal Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan IPB, 57–64.