Main Article Content

Abstract

Kebakaran merupakan ancaman serius yang dapatterjadi di rumah sakit, mengingat adanya banyak peralatan medis dan bahan kimia yang mudah terbakar. Menuruthasil penelitiandari Musyafak (2020), peralatandanbahanyang dapat menyebabkanterjadinya suatukebakaran di rumah sakit ialah bahan kimia, tabung gas oksigen dan LPG, instalasi listrik, mesin pendingin dan pemanas, serta generator set. Area yang berisikoterhadap bahaya kebakaran yaitu ruang laundry dan generator set, laboratorium rumah sakit atau ruang instalasi pada Gedung Komprehensif. Hasil observasi pada RSUD. DR. M. Haulussy menunjukanbahwa infrastrukturkeamanan terkait pencegahan kebakaran belum sepenuhnya memadai, dengan ketidaktersediaan alat proteksi kebakaran lengkap seperti sistem sprinkler, smoke detector, dan heat  detector.  Oleh karena itu, perlu dilakukan  analisis keandalan terhadap sistem keselamatan kebakaran yang ada di Rumah Sakit Dr. M. Haulussy Kota Ambon. Analisis tersebut bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana sistem tersebut dapat diandalkan dalam menghadapi  potensi  kebakaran.  Untuk  mengetahui  tingkat  penerapan  sistem  proteksi kebakaran  berdasarkan  Pd-T- 11-2005-C,  tujuannya  untuk  mengevaluasi  keselamatan kebakaran bangunan gedung dilihat dari berapa % nilai keandalan dan sudah sesuaidengan Nilai Keandalan Sistem Keselamatn Bangunan (NKSKB) berdasarkan PD-T- 11-2005-C. Dari hasil ini dapat digunakan untuk merekomendasikan kepada pihak RSUD DR. M. Haulussy  dengan  memperhitungkan  dengan  seksama  aspek  sistem  proteksi  kebakaran sebagai jalan mewujudkan keselamatan terhadap bahayanya kebakaran. Berdasarkan hasil perhitungan   penilaian   komponen   parameter,   didapatkan   Nilai   Keandalan   Sistem Keselamatan Bangunan (NKSKB) sebesar 77% untuk RSUD DR. M. Haulussy. Nilai ini mengindikasikan bahwa keandalan bangunan rumah sakit tersebut dapat dianggap cukup. Ketercapaian nilai 77% menunjukkan bahwa sistem keselamatan bangunan cukup baik.

Keywords

Bangunan Gedung, nilai keandalan system keselamatan kebakaran bangunan, system proteksi kebakaran.

Article Details

How to Cite
Arief, A. R. ., Taihittu , F. ., & Uzda , R. . (2025). Analisis Keandalan Sistem Keselamatan Kebakaran Rsud Dr. M. Haulussy Kota Ambon. Economics and Digital Business Review, 5(2), 561–570. https://doi.org/10.37531/ecotal.v5i2.1813

References

  1. Furness, A. & Muckett, M. (2007). Introduction to Fire Safety Management.
  2. Hesna, Y., Hidayat, B., Suwanda, S., 2009. Evaluasi Penerapan Sistem Keselamatan Kebakaran Pada Bangunan Gedung Rumah Sakit dr M. Djamil Padang. Jurnal Rekaya Sipil. Volume 5 No.2. Padang. 2009
  3. Pd-T-11-2005-C Tentang Pemeriksaan Keselamatan Bangunan Gedung
  4. Ramli, S. 2010. Petunjuk Praktis Manajemen Kebakaran (Fire Management). (H. Djajaningrat, Ed.) (4th ed.). Jakarta: Dian Rakyat
  5. Ramli, S., (2010). Manajemen Kebakaran. Jakarta: Dian Rakyat.
  6. Sanjaya, Mirza; Ulfa, M. 2015. Evaluasi Sarana Dan Prasarana Rumah Sakit Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 11 Edisi 1, 2019 87 Dalam Menghadapi Bencana Kebakaran (Studi Kasus Di Rs Pku Muhammadiyah Yogyakarta Unit II),
  7. Tavares, R.M. (2010). Design for Horizontal Escape in Buildings; The Use of The Relative Distance Between Exits as an Alternative Approach to the Maximum Travel Distances. Safety Science, 48, 1242-1247. Diperoleh dari: http://www.sciencedirect.com
  8. Zhang, J., Lu, S., Li, Q., Yuen, R.K.K., Chen, B., Yuan, M., & Li, C. (2012). Smoke Filling in Closed Compartements with Elevated Fire Sources. Fire Safety Journal, 54, 14-23. Diperoleh dari: http://www.sciencedirect.com.