Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan meninjau komunikasi publik lembaga audit sektor publik dalam kaitannya dengan penguatan peran oversight, insight, dan foresight.  Analisis mencakup sejumlah aspek yeng terkait dengan gaya dan strategi komunikasi publik BPK dan pelibatan publik sebagai upaya komunikasi efektif. Data diperoleh dengan menggunakan perspektif tujuh orang auditor BPK yang berpengalaman. Pertanyaan semi terstruktur digunakan sebagai instrumen dalam melakukan wawancara mendalam. Analisis data kualitatif dilakukan dalam rangka menjawab pertanyaan penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa komunikasi publik BPK cenderung bersifat konservatif, standar, dan berbeda dengan KPK terutama dalam strategi publisitas di media. BPK telah berupaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman publik akan peran, tugas, dan eksistensi BPK melalui saluran komunikasi yang dimiliki dan aktvitas-aktivitas edukatif. BPK diharapkan lebih proaktif mengoptimalkan saluran komunikasi yang mudah dijangkau publik dalam mendiseminasikan hasil pemeriksaan dan lebih melibatkan publik dalam proses pemeriksaan. Penelitian ini diharapkan memberikan kajian empiris mengenai topik komunikasi audit sektor publik Indonesia. Penelitian mendatang dapat melakukan kajian topik yang sama namun dengan cakupan isu yang lebih komprehensif melalui pendekatan yang berbeda terutama dengan melibatkan pemangku kepentingan lain dalam organisasi audit sektor publik.

Keywords

audit sektor publik, komunikasi publik, BPK, media

Article Details

How to Cite
Alkam , R. ., & Sani, A. (2025). Tinjauan Komunikasi Publik Lembaga Audit Sektor Publik . Economics and Digital Business Review, 5(2), 654–673. https://doi.org/10.37531/ecotal.v5i2.1742

References

  1. Bastian, I. (2015). Audit Sektor Publik Pemeriksaan Pertanggungjawaban Pemerintahan (3rd ed.). Salemba Empat.
  2. Bhatnagar, P. S., & Sharma, S. (2016). Enhancing Transparency, Accountability and Effectiveness of Supreme Audit Institutions of India through Communication Network. LXII(No.1, January-March 2016), 101–110. https://doi.org/10.1177/0019556120160107
  3. BPK. (2017). Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (No. Nomor 1). https://www.bpk.go.id/assets/files/storage/2017/01/file_storage_1484641204.pdf
  4. Bringselius, L. (2014). The Dissemination of Results from Supreme Audit Institutions: Independent Partners with the Media? John Wiley & Sons Ltd, 30(1), 75–94.
  5. González, B., López, A., & García, R. (2008). Supreme Audit Institutions and their communication strategies. SAGE Publications (International Review of Administrative Sciences), 74(3), 435–461. https://doi.org/[DOI:10.1177/0020852308095312]
  6. González-Díaz, B., García-Fernández, R., & López-Díaz, A. (2012). Communication as a Transparency and Accountability Strategy in Supreme Audit Institution. Administration & Society, 45(5), 583–609. https://doi.org/10.1177/0095399712438376
  7. Nasution, M. I. (2023). Pengembangan Keterampilan Pelaporan dan Komunikasi Audit Sektor Publik. Jurnal Pengabdian Masyarakaat Multi Disiplin Ilmu, 1(2), 95–101.
  8. Renata, C. K., & Zoran, B. (2019). The Importance of Efficient Communications of The Audit Institution and Parliament in The Accountability of The Executive Authorities System. 11(21–22), 159–174. https://doi.org/10.7251/POS1922159C
  9. Rencana Strategis BPK 2020-2024 (2020).