Main Article Content

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui apakah teori pertumbuhan endogen masih relevan pada pertumbuhan ekonomi di Sumatera pada tahun 2020 hingga tahun 2022. Manusia sebagai faktor endogen pada pertumuhan ekonomi di Sumatera diwakilkan oleh kepadatan penduduk dan indeks pembangunan manusia (IPM). Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melakukan pengolahan data menggunakan Eviews-10 dari data sekunder yang diperoleh melalui Badan Pusat Statistik (BPS) dengan menerapkan metode Ordinary Least Square (OLS). Penelitian ini menerapkan rentan waktu (time series) terbatas pada tahun 2020 hingga tahun 2022 saja, dan hanya memperhitungkan sepuluh Provinsi dalam cakupan Pulau Sumatera saja sebagai objek penelitian (cross-section).

Keywords

teori pertumbuhan endogen, pertumbuhan ekonomi, kepadatan penduduk, indeks pembangunan manusia (ipm).

Article Details

How to Cite
Sari , Y. ., Murwiati , A. ., & Sitorus , N. H. . (2024). Analisis Teori Pertumbuhan Endogen pada Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera tahun 2020-2022. Economics and Digital Business Review, 5(2), 876–844. https://doi.org/10.37531/ecotal.v5i2.1405

References

  1. Badan Pusat Statistik. (2024a). [Metode Baru] Indeks Pembangunan Manusia menurut Provinsi. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDk0IzI=/-metode-baru--indeks-pembangunan-manusia-menurut-provinsi.html
  2. Badan Pusat Statistik. (2024b). Kepadatan Penduduk menurut Provinsi (jiwa/km2). Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQxIzI=/kepadatan-penduduk-menurut-provinsi.html
  3. Badan Pusat Statistik. (2024c). Laju PDRB Menurut Provinsi (Persen), 2020-2022. Badan Pusat Statistik. https://sumsel.bps.go.id/indicator/104/856/1/laju-pdrb-menurut-provinsi.html
  4. Fajriani, R., Aida, N., & Yuliawan, D. (2023). Pengaruh GDP Perkapita, FDI Dan Pertumbuhan Industri Terhadap Kualitas Lingkungan (Studi Kasus: Negara ASEAN). Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(2), 368–375. https://journal.mediapublikasi.id/index.php/bullet/article/view/2697/1166
  5. Juhro, S. M., & Trisnanto, B. (2021). Paradigma dan Model Pertumbuhan Ekonomi Endogen Indonesia (Endogenous Paradigm and Growth Model for Indonesian Economy). In SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.3787174
  6. Melati, W. P. (2023). Pandemi Covid-19 Dan Menurunnya Perekonomian Indonesia. Kementrian Keuangan Republik Indonesia. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/16064/Pandemi-Covid-19-Dan-Menurunnya-Perekonomian-Indonesia.html
  7. Murwiati, A., & Zulkarnain, R. (2023). Analisis Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Keluarga Penerima Manfaat, dan Inflasi Terhadap Konsumsi Rumah Tangga Di Indonesia Dengan Regresi Kuantil. Journal of Social Science Research, 3(2), 8631–8643. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/download/1422/1038/1928
  8. Pratiwi, Y. R. (2022). Pemulihan Perekonomian Indonesia Setelah Kontraksi Akibat Pandemi Covid-19. Kementrian Keuangan Republik Indonesia. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-banjarmasin/baca-artikel/14769/Pemulihan-Perekonomian-Indonesia-Setelah-Kontraksi-Akibat-Pandemi-Covid-19.html
  9. Sayyidah Az Zuhriyyah, A., & Herlina Sitorus, N. (2023). Pengaruh Nilai Transaksi Pembayaran Non Tunai Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sebagai Isu Prioritas Indonesia Dalam G20. Journal on Education, 06(01), 8927–8937. https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=lMrpJCYAAAAJ&cstart=20&pagesize=80&citation_for_view=lMrpJCYAAAAJ:Zph67rFs4hoC
  10. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011a). Pembangunan Ekonomi Jilid 1 (A. Maulana & N. I. Sallama (eds.); 11th ed.). Penerbit Erlangga.
  11. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011b). Pembangunan Ekonomi Jilid 1 (A. Maulana & N. I. Sallama (eds.); 11th ed.). Penerbit Erlangga.
  12. Wahyudi, H., & Ayunindien, Q. (2022). Globalisasi Sosial Berpengaruh Negatif bagi Pertumbuhan Ekonomi di ASEAN?? Jurnal Studi Ilmu Sosial Dan Politik, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.35912/jasispol.v2i1.1418
  13. Wahyudi, H., & Silpayana, S. (2022). Pertumbuhan Ekonomi Pulau Sumatera. Jurnal Studi Pemerintahan Dan Akuntabilitas, 1(2), 111–124. https://doi.org/10.35912/jastaka.v1i2.1408