Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Mengetahui faktor internal dan eksternal peran penyuluh di kelompok tani pada usahatani jagung. 2) Menganalisis strategi peran penyuluh di kelompok tani pada usahatani jagung. Penelitian ini dilakukan di Desa Pone Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Waktu penelitian dilaksanakan selama 3 bulan terhitung mulai dari bulan Oktober - Desember 2023. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor internal terdiri atas adanya kepilikikan lahan, Pengalaman dalam usahatani, adanya motivasi kerja petani, penggunaan teknologi, dinamika kelompok tani, keterbatasan modal, ketergantungan pada satu jenis varietas jagung, kurang adanya pengalaman dalam menjalnkan bisnis secara kelompok serta faktor eksternal yakni adanya ketersedian bantuan sarana produksi, akses kredit, berkembangnya produk olahan berbahan jagung, kemudahan bibit, pupuk perubahan cuaca yang tidak menentu, kenaikan harga input, tenaga kerja luar keluarga, adanya serangan hama dan penyakit. Strategi pengembangan usahatani di Desa Pone Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo menggunakan strategi SO, dimana strategi ini di gunakan untuk memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada untuk meminimalkan kelemahan dan ancaman dengan mengoptimalkan program pemerintah untuk mendorong motivasi petani dalam meningkatkan produksi jagung dan memanfaatkan penggunaan lahan serta adanya ketersedian bibit, pupuk yang akan meningkatkan produksi pada jagung.

Keywords

peran penyulu, pengembangan, kelompok tani jagung

Article Details

How to Cite
Pilowani, N. K. ., Halid, A. ., & Saleh, Y. . (2024). Strategi Penyuluh Pertanian Pada Pengembangan Kelompok Tani Jagung Di Desa Pone Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Economics and Digital Business Review, 5(2), 804–817. https://doi.org/10.37531/ecotal.v5i2.1263

References

  1. Amanah, S. (2007). Makna penyuluhan dan transformasi perilaku manusia. Jurnal Penyuluhan, 3, 1.
  2. Anwarudin, O., Fitriana, L., Permatasari, W. T. D. P., Rusdiyana, E., Jannah, Kiagus, M. Z. E. N., Sugiarto, M., Nurlina, & Yoyon, H. (2021). Sistem Penyuluhan Pertanian. Yayasan Kita Menulis.
  3. Astuti, A. M. I., & Ratnawati, S. (2020). SWOT Analysis in Determining Marketing Strategy (Case Study at Magelang City Post Office 56100). Journal of Management Science, 17(2), 58–70.
  4. Bahua, M. I. (2016). Penyuluhan dan Pemberdayaan Petani Indonesia (p. 537).
  5. Barat, B. P. L. (2022). Badan Penyuluhan Pertanian Limboto Barat.
  6. Darwin, M., Mamondol, M. ., Sormin, S. ., Nurhayati, Y., Tambunan, N., Sylvia, D., Adnyana, I. M. D. ., Prasetyo, B., Vianitati, P., & Gebang, A. A. (2021). Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif. CV. Media Sains Indonesia.
  7. Dewanto, F. G., Londok, J. J., Tuturoong, R. A., & Kaunang, W. B. (2017). Pengaruh Pemupukan Anorganik Dan Organik Terhadap Produksi Tanaman Jagung Sebagai Sumber Pakan. Zootec, 32(5).
  8. Haslina, S. (2021). Kinerja Kelompok Tani Dalam Memberdayakan Masyarakat (Studi Deskriptif Peningkatan Pendapatan Petani Di Masa Pandemi Desa).
  9. Nalendra, A. R. A., Rosalinah, Y., Priadi, A., Subroto, I., Rahayuningsih, R., Lestari, R., Kusamandari, S., Yuliasari, R., Astuti, D., Latumahina, J., Vina, M. W. P., & Zede, V. A. (2021). Statistik Seri Dasar Dengan SPPS. CV. Media Sains Indonesia.
  10. Prabawa, B. A. T. (2020). Hubungan Strategi Komunikasi Penyuluh Pertanian Dengan Perilaku Petani Jahe Subak Sarwa Ada Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Nilacakra.
  11. Romadi, U., & Warnaen, A. (2021). Sistem Penyuluhan Pertanian “Suatu Pendekatan Penyuluhan Pertanian Berbasis Modal Sosial Pada Masyarakat Suku Tengger. Tohar media.
  12. Rusmono, M. (2012). Materi Penyuluhan Pertanian Penguatan Kelembagaan Petani (Buku 1 Kelompok Tani Sebagai Kelas Belajar).
  13. Rusmono, M. (2021). Transformasi Sistem Penyuluhan Pertanian Era TIK untuk Penguasaan dan Pemanfaatan Iptek.