Main Article Content

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pengelola Badan Usaha Milik Masyarakat Adat (BUMMA) Mare di Kabupaten Maybrat melalui inisiasi aplikasi BUMMAct.count.think sebagai model pencatatan valuasi dan laporan keuangan sederhana yang kontekstual. Permasalahan utama yang dihadapi BUMMA Mare meliputi belum adanya sistem pencatatan keuangan yang terstruktur, rendahnya pemahaman mengenai valuasi aset biologis, serta keterbatasan alat pencatatan keuangan yang sesuai dengan karakteristik usaha masyarakat adat. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada periode 13 November 2025 hingga 14 Januari 2026 dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang menempatkan masyarakat adat sebagai subjek aktif dalam seluruh tahapan kegiatan. Metode yang digunakan meliputi observasi partisipatif, diskusi kelompok terarah, pendampingan teknis, serta pengembangan aplikasi pencatatan dan pelaporan keuangan sederhana berbasis kebutuhan BUMMA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengelola terhadap konsep valuasi aset biologis, kemampuan melakukan pencatatan dan penyusunan laporan keuangan sederhana, serta tersedianya aplikasi BUMMAct.count.think yang mudah digunakan dan relevan dengan konteks lokal. Program ini membuktikan bahwa inisiasi aplikasi keuangan berbasis partisipasi mampu menjadi media literasi yang efektif dalam memperkuat tata kelola dan keberlanjutan usaha BUMMA.

Keywords

Literasi Keuangan, Valuasi Aset Biologis, BUMMAct.count.think, BUMMA, Pengabdian Masyarakat

Article Details

How to Cite
Kurniawan, K. P., Maria Yosephine Dwi Hayu Agustini, & Ignasisus Dwi Atmana Sutapa. (2026). Inisiasi Aplikasi BUMMAct.count.think sebagai Model Literasi Valuasi dan Laporan Keuangan Sederhana bagi BUMMA (Badan Usaha Milik Masyarakat Adat) Mare Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya. Celebes Journal of Community Services, 5(1), 175–181. https://doi.org/10.37531/celeb.v5i1.3634

References

  1. Budiutono, A. (2022). Pendampingan akuntansi praktis untuk meningkatkan literasi keuangan UMKM. Jurnal Land, 5(2), 65–72.
  2. Chambers, R. (2017). Participatory workshops: A sourcebook of 21 sets of ideas and activities. London: Earthscan.
  3. IAI. (2020). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM). Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.
  4. Reason, P., & Bradbury, H. (2008). The Sage handbook of action research. London: Sage Publications.
  5. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.