Main Article Content

Abstract

Rendahnya literasi keuangan rumah tangga sering kali menjadi pemicu permasalahan ekonomi di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Tampa Kurra. Kurangnya pemahaman mengenai perencanaan, pencatatan, dan pengelolaan keuangan menyebabkan banyak rumah tangga kesulitan mengatur pendapatan dan pengeluaran secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui program pelatihan manajemen keuangan rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan langsung, diskusi kelompok, dan praktik penyusunan anggaran rumah tangga sederhana. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dengan melibatkan 35 peserta yang merupakan perwakilan rumah tangga di Desa Tampa Kurra. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai konsep dasar pengelolaan keuangan, keterampilan membuat anggaran, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Selain itu, sebagian besar peserta mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan manajemen keuangan efektif dalam meningkatkan literasi keuangan rumah tangga di pedesaan, sekaligus menjadi strategi penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Keywords

literasi keuangan manajemen keuangan rumah tangga pelatihan desa

Article Details

How to Cite
Junaeda, J., SL, J. F. I. ., Puspita S, R. A., & Arif, M. (2025). Peningkatan Literasi Keuangan Rumah Tangga Melalui Pelatihan Manajemen Keuangan Di Desa Tampa Kurra. Celebes Journal of Community Services, 4(2), 172–179. Retrieved from https://ojs.stieamkop.ac.id/index.php/celeb/article/view/3177

References

  1. Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
  2. Remund, D. L. (2010). Financial literacy explicated: The case for a clearer definition in an increasingly complex economy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 276–295.
  3. Herdjiono, I., & Damanik, L. A. (2016). Pengaruh literasi keuangan, pengalaman keuangan, dan pendapatan terhadap perilaku keuangan mahasiswa di Surabaya. Jurnal Manajemen Teori dan Terapan, 9(3), 226–241.
  4. Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2019). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2019–2024 (Revisit). Jakarta: OJK.
  5. Atkinson, A., & Messy, F. (2012). Measuring financial literacy: Results of the OECD / International Network on Financial Education (INFE) pilot study. OECD Publishing.
  6. Hilgert, M. A., Hogarth, J. M., & Beverly, S. G. (2003). Household financial management: The connection between knowledge and behavior. Federal Reserve Bulletin, 89, 309–322.
  7. Fatimah, S., & Jariah, M. (2019). Pemberdayaan masyarakat melalui literasi keuangan: Studi pada rumah tangga di pedesaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 123–132.
  8. Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. 5th ed. Thousand Oaks, CA: Sage.
  9. Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods. Sage publications.
  10. Widayati, I. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi literasi finansial mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Brawijaya. Jurnal Akuntansi dan Pendidikan, 1(1), 89–99.

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.