Main Article Content

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu program kesehatan berbasis masyarakat yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup, khususnya bagi ibu dan anak, melalui pelayanan kesehatan dasar seperti imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, penyuluhan gizi, serta pengobatan ringan. Namun, di Kampung Cirawa, Desa Nyalindung, tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan Posyandu masih rendah. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Posyandu melalui pendekatan partisipatif dan kegiatan rehabilitasi fasilitas Posyandu Tanjung 2 dan Tanjung 5. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, diskusi kelompok terarah, pemberdayaan tokoh masyarakat, serta gotong royong bersama warga dalam memperbaiki dan menata fasilitas Posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat masyarakat untuk mengakses layanan Posyandu, yang ditunjukkan oleh meningkatnya keterlibatan warga, terutama ibu dengan balita, pada kegiatan posyandu setelah rehabilitasi dilakukan. Perbaikan sarana dan fasilitas kesehatan juga menciptakan suasana yang lebih nyaman dan representatif, sehingga mendorong pemanfaatan Posyandu secara berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat peran Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan berbasis komunitas.

Keywords

Posyandu Kesehatan Masyarakat Partisipasi Masyarakat Rehabilitasi Fasilitas Pengabdian Kepada Masyarakat

Article Details

How to Cite
Haryono, M. B., Fauzi, S., Sumarna, A., Emuh, D., & Listian, E. Y. (2024). Pengabdian kepada Masyarakat: Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Pentingnya Posyandu di Kampung Cirawa, Desa Nyalindung. Celebes Journal of Community Services, 3(2), 451–458. https://doi.org/10.37531/celeb.v3i2.3017

References

  1. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2021). Pedoman umum pengelolaan posyandu. Jakarta: BKKBN.
  2. Badan Pusat Statistik. (2022). Profil kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Jakarta: BPS.
  3. Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. (2022). Profil kesehatan Kabupaten Sukabumi tahun 2021. Sukabumi: Dinkes Sukabumi.
  4. Handayani, S., & Sari, D. (2020). Peran kader posyandu dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 87–94. https://doi.org/10.15294/kemas.v15i2.20149
  5. Ismawati, N., & Putri, A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu di wilayah pedesaan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(1), 45–53. https://doi.org/10.33086/jik.v9i1.1567
  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Buku pegangan kader posyandu. Jakarta: Kemenkes RI.
  7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Petunjuk teknis posyandu 2022. Jakarta: Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.
  8. Mardiah, S., & Rahayu, L. (2019). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan kunjungan ibu balita ke posyandu. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 101–107. https://doi.org/10.31850/jpm.v3i2.455
  9. Nurhidayati, N. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat pada posyandu balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 14(1), 50–59. https://doi.org/10.24893/jkma.14.1.50-59.2020
  10. Nursalam. (2017). Metodologi penelitian ilmu keperawatan (4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.
  11. Puspitasari, W., & Adi, S. (2020). Hubungan fasilitas posyandu dengan tingkat partisipasi masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(2), 77–84. https://doi.org/10.33086/jik.v8i2.1475
  12. Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). New York: Free Press.
  13. Saputra, E., & Yuliana, R. (2021). Strategi peningkatan kunjungan posyandu melalui pendekatan partisipatif. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(3), 120–128. https://doi.org/10.25311/jkk.v7i3.1804
  14. Siregar, R., & Lubis, M. (2022). Rehabilitasi sarana posyandu sebagai upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 5(1), 34–41. https://doi.org/10.33086/jpk.v5i1.2258
  15. World Health Organization. (2021). Primary health care and community-based services. Geneva: WHO.

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.