Main Article Content

Abstract

Pengelolaan keuangan sering kali menjadi masalah yang diabaikan oleh pelaku bisnis UMKM, terutama dalam hal penerapan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan dan akuntansi yang benar. Masalah ini biasanya muncul karena pengetahuan dan informasi pelaku UMKM tentang akuntansi sangat terbatas, ditambah dengan latar belakang pendidikan mereka yang juga mempengaruhi pemahaman mereka. Pengabdian Masyarakat ini adalah Digital Finance yang terkait dengan sustainability dan digitalisasi. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah dalam aspek Keuangan yaitu a.) Pencatatan Keuangan yang tidak terstruktur dan mendalam, b.) Keuangan Pribadi dan Keuangan Bisnis tercampur, c.) Pencatatan Keuangan sangat sederhana. d.) pelaporan dan pengendalian transaksi keuangan belum ada. Hasil Pengabdian yaitu Peningkatan Pendapatan Mitra Sekitar 78% dibandingkan sebelumnya yang tidak melakukan Pengelolaan Keuangan dengan Baik, dimana Peningkatan pendapatan ini bersumber dari penjualan dan Modal yang bertambah dari Perbankan dengan dilakukannya pencatatan keuangan yang mendalam dan terstruktur serta pemisahan keuangan pribadi dan Keuangan Bisnis. Kemampuan pengusaha UMKM dalam menggunakan metode akuntansi yang baik dan konsisten sesuai kebutuhan usaha akan mewujudkan pengelolaan keuangan ataupun manajemen usaha yang professional, transparan dan akuntabel sehingga dapat menunjukkan posisi keuangan yang sebenarnya.

Keywords

agroindustri kopi manajemen keuangan

Article Details

How to Cite
Chakti, A. G. R. ., Ansyar, A., & Albar, A. (2024). Pengembangan Pengelolaan Keuangan Pada Agroindustri Kopi di Desa Tapango Barat Kabupaten Polewali Mandar. Celebes Journal of Community Services, 3(2), 195–201. Retrieved from https://ojs.stieamkop.ac.id/index.php/celeb/article/view/1771

References

  1. Alansori, A., & Listyaningsih, E. (2020). Kontribusi UMKM terhadap Kesejahteraan Masyarakat. ANDI (Anggota IKAPI).
  2. Chakti, A. Gunawan R, (2019). Langkah Membangun Merek/Branding Bisnis; Persepsi Konsumen Secara Keseluruhan Tentang Bisnis Anda Menentukan Posisi Merek Anda, Makassar: Celebes Media Perkasa; 2019.p. 15-17.
  3. Chakti, A. Gunawan R., & Saleh, N. (2021). Pengaruh Inovasi Produk, Orientasi Kewirausahaan dan Kemampuan Mengindera Pasar Terhadap Omzet Penjualan Online Pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Kabupaten Polewali Mandar: The Effect Of Product Innovation, Entrepreneurship Orientation And Market Sensing Ability On Online Sales Turnoverin Small Medium Micro Entreprises (MSMEs) In Polewali Mandar District. Clavia : Journal Of Law. 2021;19.
  4. Purwanto, A. (2020). Potret dan Tantangan UMKM di Indonesia. https://kompaspedia.kompas.
  5. Riga, R., Suryelita, S., Etika, S. B., Suhanah, R. A., & Khairi, V. A. (2020). Aktivitas Antibakteri Jamur Endofitik R-2 yang Diisolasi Dari Tumbuhan Sambiloto (Andrographis paniculata). Jurnal Zarah, 2022;10(1), 1-5.
  6. Saputra, K. A. K., Ekajayanti, L. G. P. S., & Anggiriawan, P. B. (2018). Kompetensi Sumber Daya Manusia Dan Sikap Love Of Money Dalam Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 8(2), 135–146. https://doi.org/10.22219/jrak.v8i.
  7. Setiawan, Topan & Fanny Hendro Aryo Putro. (2021). Optimasi Ekonomi Less Contact Melalui Teknik Digital Marketing Pada Industri UMKM di Kecamatan Simo Kabupaten Boyolali Intelektiva: Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora. 2021;03(04) 1-8.
  8. Utami, Ratih (2021). Sistem Aplikasi Keuangan dan Pengembangan Promosi Digital UKM “Resep Iboe” dalam Penerapan Less contact Economy 17 Covid-19. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan.2021; 5(1), 19-24.