Main Article Content

Abstract

Perkembangan peternakan di Papua Barat Daya masih terhambat oleh biaya infrastruktur tinggi dan kondisi tanah ultisol yang miskin hara. Pemanfaatan limbah peternakan yang diperkaya fosfat alam endapan Ayamaru menjadi solusi potensial untuk memperbaiki kesuburan tanah serta meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Oleh sebab itu dilakukan pengabdian masyarakat yang didukung oleh pemerintah melalui Kemendiktisaintek untuk mendukung program percepatan peningkatan ekonomi masyarakat dengan teknologi dan inovasi yang tepat di wilayah Kelurahan Klasuluk Kabupaten Sorong. Metode yang digunakan dalam pengabdian  yaitu  tahap koordinasi dan sosialisasi program, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program memberikan dampak positif yang signifikan bagi mitra. Hasil dari pengabdian yang didapat yaitu berdampak penuh pada transfer ilmu, di mana masyarakat yang sebelumnya hanya memanfaatkan kotoran ternak sebagai pupuk kompos biasa kini mampu mengolahnya menjadi pupuk organik fosfat yang lebih bernilai ekonomi. Pemanfaatan limbah ternak ini juga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sehingga lebih ramah lingkungan dan menjaga kesuburan tanah, serta peluang ekonomi baru melalui diversifikasi produk pupuk, yakni pupuk kompos, pupuk organik padat fosfat, dan pupuk organik cair fosfat. Hasil  ditunjukkan dengan adanya peningkatan sikap mitra sebesar 48% dan keterampilan sebesar 60% setelah mendapatkan pelatihan.

Keywords

Penjualan Pupuk Kompos Tanah Fosfat

Article Details

How to Cite
Zulkifli, Muhamad, S., Pahmi, Nofriansyah, Wijaya, A. I., Lundeto, A. M., … Rusyid, I. (2025). Peningkatan penjualan dan kualitas pupuk kompos fosfat tanah endapan danau Ayamaru Kelurahan Klasuluk Kabupaten Sorong. Celebes Journal of Community Services, 5(1), 35–43. Retrieved from https://ojs.stieamkop.ac.id/index.php/celeb/article/view/3438

References

  1. Basyuni, M., et al. (2022). Utilization of agricultural and livestock waste for sustainable organic fertilizer production. Journal of Environmental Management, 301, 113899.
  2. Chernukha, I. M., Shkuratova, I. A., & Novikov, V. A. (2023). Effect of phosphate-enriched organic fertilizers on soil fertility and crop productivity. Agronomy Research, 21(2), 134–145.
  3. Elokil, A. A., et al. (2024). Community empowerment through agricultural waste management: A sustainable approach. Sustainability, 16(3), 1455.
  4. Migau, B., Rondonuwu, F. S., & Manoppo, H. (2024). The potential of organic fertilizer innovation enriched with natural minerals for sustainable agriculture. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1385(1), 012045. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1385/1/012045.
  5. Souza, L. M., Pereira, A. R., & Silva, J. F. (2024). Quality improvement of compost through optimized organic waste management: Effects on nutrient balance and usability. Journal of Cleaner Production, 442, 141237. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2024.141237
  6. Winarsih. (2007). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan berbasis potensi lokal. Jurnal Pendidikan Nonformal, 2(1), 45–53.
  7. Zhang, X., Chen, Y., & Li, H. (2018). Organic fertilizer innovation and its impact on rural community economy. Agricultural Systems, 164, 112–121.

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.