Main Article Content

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Uhaidao, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, dengan tujuan meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda desa melalui pelatihan yang menekankan pada kreativitas dan inovasi usaha. Pemuda desa memiliki potensi besar dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal, namun sering kali menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan, modal, dan pendampingan usaha. Kegiatan ini dirancang dalam beberapa tahapan, yaitu identifikasi potensi lokal, pelatihan dasar kewirausahaan, workshop kreativitas usaha, serta simulasi dan pendampingan ide bisnis. Metode evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep kewirausahaan, serta munculnya beberapa ide usaha berbasis potensi lokal seperti produk olahan pertanian dan kerajinan tangan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap motivasi dan kesiapan pemuda desa untuk memulai usaha mandiri, serta membuka peluang pembentukan ekosistem wirausaha muda yang berkelanjutan di Desa Uhaidao.

Keywords

kewirausahaan, pemuda desa, pelatihan, kreativitas, inovasi usaha.

Article Details

How to Cite
Halim, A., Yeni, H., Tamin, T., Ramadhan, A., & Ikram, M. . (2025). Pelatihan Kewirausahaan untuk Pemuda Desa Uhaidao : Kreativitas dan Inovasi Usaha. Celebes Journal of Community Services, 4(2), 405–412. https://doi.org/10.37531/celeb.v4i2.3125

References

  1. Amabile, T. M. (1996). Creativity in Context. Boulder, CO: Westview Press.
  2. Arifin, Z. (2021). Pemberdayaan Pemuda Melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 112–120.
  3. Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Barat. (2020). Laporan Tahunan Pengembangan UMKM Wilayah Mamasa. Mamuju: Dinas Koperasi Sulbar.
  4. Gibb, A. A. (2002). In Pursuit of a New Enterprise and Entrepreneurship Paradigm for Learning: Creative Destruction, New Values, New Ways of Doing Things and New Combinations of Knowledge. International Journal of Management Reviews, 4(3), 233–269.
  5. Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2013). Entrepreneurship (9th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
  6. Kementerian Desa PDTT. (2021). Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) Kabupaten Mamasa. Jakarta: Kemendesa PDTT. [Tersedia di: https://prodeskel.kemendesa.go.id]
  7. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2020). Pedoman Umum Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD). Jakarta: Kemendesa PDTT.
  8. Kusmintarti, A., Thoyib, A., Maskie, G., & Nimran, U. (2014). Entrepreneurial Characteristics as a Mediator of Entrepreneurial Education Influence Toward Entrepreneurial Intention. Journal of Entrepreneurship Education, 17(1), 1–12.
  9. Lestari, R., & Hidayat, T. (2019). Pelatihan Kewirausahaan untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Pemuda Desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 2(3), 150–160.
  10. Santosa, H. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kewirausahaan Sosial di Desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 45–52.
  11. Sari, D. P., & Nugroho, A. (2020). Pengembangan Kewirausahaan Masyarakat Desa Melalui Pelatihan dan Pendampingan Usaha Mikro. Jurnal Abdimas Madani, 4(1), 45–53.
  12. Yusuf, M., & Rahman, A. (2022). Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Kearifan Lokal di Sulawesi Barat. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 5(1), 78–89.
  13. Zimmerer, T. W., & Scarborough, N. M. (2008). Essentials of Entrepreneurship and Small Business Management (5th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education.

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.