Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam makna kinerja bagi pengemudi ojek online sebagai gig worker di Kota Ambon dengan menggunakan pendekatan fenomenologis yang berfokus pada pengalaman subjektif individu dalam menjalankan pekerjaannya. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih secara purposif, yaitu pengemudi aktif dengan pengalaman kerja yang memadai, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo untuk mengidentifikasi, mengodekan, dan mengelompokkan tema-tema utama yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian target pendapatan atau jumlah order, tetapi juga sebagai kemampuan dalam mengelola fleksibilitas waktu kerja, menjaga konsistensi aktivitas harian, menetapkan target personal yang realistis, serta beradaptasi dengan tuntutan algoritmik platform digital yang dinamis. Selain itu, pemaknaan kinerja dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti motivasi intrinsik, pengalaman kerja, dan dukungan sosial, serta faktor penghambat seperti ketidakpastian pendapatan, persaingan kerja, kelelahan, dan tekanan sistem. Kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan kerja lokal turut membentuk pengalaman kerja pengemudi, sehingga makna kinerja bersifat kontekstual, dinamis, dan beragam.

Article Details

References

  1. Asrori, S., Isma’il, M., & Gamalinda, E. F. (2025). The flexibility illusion: Algorithmic control and precarity in Indonesia’s gig economy. Simulacra, 8(2), 187–205. https://doi.org/10.21107/sml.v8i2.30214
  2. H.A, I., Kessi, A. M. F., Tajuddin, I., & Abbas, M. (2023). Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jesya, 6(1), 233–246. https://doi.org/10.36778/jesya.v6i1.897
  3. Isbah, M. F. (2022). Algorithmic Exploitation: Understanding Labor Process and Control among RideHailing Platform Workers. Jurnal Sosioteknologi, 21(2), 164–181. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2022.21.2.5
  4. Izza, S. R., Saharani, K. D., Ardiani, D., & Franssisca, M. L. (2024). Studi Literatur: Analisis Pengaruh Ragam Karakteristik Pekerja Ekonomi Gig terhadap Perekonomian Nasional. Journal of Regional Economics and Development, 1(3), 1–20. https://doi.org/doi.org/10.47134/jred.v1i3.337
  5. Lufti Nasution, M. (2023). Recht Studiosum Law Review. 02(02), 2985–9867. https://talenta.usu.ac.id/rslr
  6. Mangiri, N. J. S., & Sasabone, L. (2023). JIMEA | Jurnal Ilmiah MEA ( Manajemen , Ekonomi , dan Akuntansi ). Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 7(2), 1346–1352.
  7. Natalia, C., & Putranto, F. G. F. (2023). Kerentanan Kesejahteraan Gig Worker di Indonesia Pascapandemi. Jurnal Ekonomi Indonesia, 12(2), 173–186. https://doi.org/10.52813/jei.v12i2.479
  8. Noya, R. S., & T, G. A. Y. (2025). Economics and Digital Business Review Pengaruh Motivasi dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada J & T Express Gateway Ambon. 6(1).
  9. Noya, R. S., & Yusuf, G. A. (2025). Sosialisasi Leadership Visioner Untuk Mencetak Generasi Z Inovatif Pada Jemaat Poka. Jurnal Kreativitas Dan Inovasi (Jurnal Kreanova), 5(2), 48–52. https://doi.org/10.24034/kreanova.v5i2.7160
  10. Noya, R. S., Zulina Ayunani, F., Thalia Metekohy, V., Gabriel Gara, O., & Richendi Limba, P. (2026). Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Di Dunia Pendidikan. Jurnal Kreativitas Dan Inovasi (Jurnal Kreanova), 6(1), 32–38. https://doi.org/10.24034/kreanova.v6i1.7593
  11. Permana, M. Y., Izzati, N. R., & Askar, M. W. (2023). Measuring the Gig Economy in Indonesia: Typology, Characteristics, and Distribution. SSRN Electronic Journal, 21(3), 339–358. https://doi.org/10.2139/ssrn.4349942
  12. Pradana, I. P. Y. B. (2024). Pekerja Ekonomi Gig : Pengalaman Kerja Pengemudi Ojek Online Maxim dan Grab di Wilayah Timur Indonesia Layanan ojek online telah menjadi salah satu inovasi paling Tenggara Timur , layanan ini telah ekonomi yang cukup pesat dalam perubahan kebijakan perusa. 12(Maret), 11–26. https://jurnal.asian.or.id/index.php/JIANA/article/view/189/83
  13. Putri, T. E., Darmawan, P., & Heeks, R. (2023). What is fair? The experience of Indonesian gig workers. Digital Geography and Society, 5(July). https://doi.org/10.1016/j.diggeo.2023.100072
  14. Sachril Akbar, Elok Hikmawati, N. (2025). Status Hubungan Hukum Ojek Daring Dengan Perusahaan Jasa Transportasi Di Era Gig Economy. Lex Jurnalica, 22(02), 129–138.