Pengaruh Return On Assets, Financial Distress, dan Transfer Pricing Terhadap Tax Avoidance

Main Article Content

Miftakhul Istiqomah
Yuli Tri Cahyono

Abstract

Tax avoidance atau penghindaran pajak merupakan upaya efisieni beban pajak dengan menghindari pengenaan pajak melalui transaksi yang bukan merupakan objek pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh return on assets, financial distress, dan transfer pricing terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Sebanyak 55 perusahaan telah memenuhi kriteria sebagai unit observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa return on assets dan financial distress berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan transfer pricing tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Istiqomah, M., & Cahyono, Y. T. (2024). Pengaruh Return On Assets, Financial Distress, dan Transfer Pricing Terhadap Tax Avoidance. Economics and Digital Business Review, 5(2), 11–19. https://doi.org/10.37531/ecotal.v5i2.1098

References

Ang, R. (1997). Pasar Modal Indonesia. Mediasoft Indonesia.

Brigham, Eugene F., and Phillip R. Daves. (2014). Intermediate Financial Management. United State of America: Thomson Learning, Inc.

Fadhila, N., & Andayani, S. (2022). Pengaruh Financial Distress, Profitabilitas, dan Leverage terhadap Tax Avoidance. Riset dan Jurnal Akuntansi, 6(4), 3489-3500.

Fahmi, Irham. (2014). Analisa Kinerja Keuangan. Bandung: Alfabeta.

Gunadi. (2007). Pajak Internasional. Jakarta : LPFEUI.

Juliana, D., & Stiawan, H. (2022). Pengaruh Corporate Social Responsibility, Transfer Pricing Dan Koneksi Politik Terhadap Tax Avoidance. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(3), 283-291.

Kasmir. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Mardiasmo. (2013). Perpajakan Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi.

Napitupulu, I. H., Situngkir, A., & Arfanni, C. (2020). Pengaruh Transfer Pricing dan Profitabilitas terhadap Tax Avoidance. Kajian Akuntansi, 21(2), 126–141.

Oktavia, W., & Safii, M. (2023). Pengaruh Karakter Eksekutif Dan Financial Distress Terhadap Tax Avoidance. Jurnal Revenue: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 3(2), 414-420.

Pohan, C. A. (2013). Manajemen Perpajakan Strategi Perencanaan dan Bisnis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Pradipta, Y. A. (2019). Pengaruh Roa, Leverage, Komite Audit, Size, Sales Growth Terhadap Tax Avoidance. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 21(1a-1), 1-8.

Prasetyo, S. A. D. (2021). Pengaruh Ukuran Perusahaan, ROA, Leverage dan Kepemilikan Institusional Terhadap Tax Avoidance (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Logam dan Sejenisnya Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). E-logis: Jurnal Ekonomi Logistik, 2(2), 1-22.

Prastowo, Dwi. (2015). Analisis Laporan Keuangan Konsep Dan Aplikasi Edisi Ketiga. Yogyakarta: Upp Stim Ykpn.

Sofian, F., & Djohar, C. (2022). Pengaruh Transfer Pricing, Intensitas Modal dan Kepemilikan Institusional Terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Aneka Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020). Indonesian Journal of Management Studies, 1(1), 26-33.

Suandy, E. M. M. (2017). Perencanaan Pajak. Jakarta: Salemba Empat.

Valencia, K., & Khairani, S. (2019). Pengaruh Profitabilitas, Financial Distress, Dewan Komisaris Independen Dan Komite Audit Terhadap Nilai Perusahaan Dimediasi Oleh Tax Avoidance (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2. Jurnal Akuntansi, 9(1), 47–64.