Main Article Content

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian
ekonomi Kelompok Tani “Tani Mulya” di Desa Kajoran melalui pelatihan pengolahan kakao dan
pemasaran berbasis Direct-to-Consumer (D2C). Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi
rendahnya keterampilan dalam mengolah hasil panen kakao serta terbatasnya akses pasar yang
berdampak pada rendahnya nilai jual produk. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan
utama, yaitu: pelatihan fermentasi, pelatihan diversifikasi produk kakao dan pelatihan
pemasaran berbasis Direct-to-Consumer. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan peningkatan
pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam mengolah kakao serta
kemampuan memasarkan produk secara langsung kepada konsumen. Selain itu, terdapat
peningkatan motivasi petani untuk mengembangkan usaha berbasis olahan kakao secara
mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi pedesaan yang
berkelanjutan berbasis pengolahan hasil pertanian dan pemasaran digital.

Keywords

Kemandirian Ekonomi Pengolahan Kakao Direct-to-consumer Pemberdayaan Petani Pemasaran Digital

Article Details

How to Cite
Mahyuzar, H., Susridar, Wibisonya, I., Anhar, A. Z., Saputra, A. A., & Heriyono, R. (2025). Peningkatan Kemandirian Ekonomi Kelompok Tani “Tani Mulya” di Desa Kajoran Melalui Pelatihan Pengolahan Kakao dan Pemasaran Berbasis Direct-to-Consumer. Celebes Journal of Community Services, 4(2), 187–196. Retrieved from https://ojs.stieamkop.ac.id/index.php/celeb/article/view/3230

References

  1. Badan Pusat Statistik. Statistik Perkebunan Indonesia: Komoditas Kakao 2021–2023. Jakarta: BPS
  2. RI; 2022.
  3. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Pedoman Teknis Budidaya dan Pengolahan Kakao.
  4. Direktorat Jenderal Perkebunan; 2021.
  5. Kadir, S., Samudin, S., Ponirin., Rahim, A., Suwiryono, D.G., Irmayanti. (2021). Fermentasi dan
  6. Pengolahan Biji Kakao di Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso.
  7. Abditani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 76-80.
  8. Kotler P, Keller KL. Marketing Management. 15th ed. Pearson Education; 2016.
  9. Maulana MI, Rachmawati D. Strategi pemasaran produk pertanian melalui Direct to Consumer
  10. pada era digital. J Agribisnis Terpadu. 2020;13(2):145–153.
  11. Purwaningsih R, Santosa H. Pemberdayaan kelompok tani melalui diversifikasi produk hasil
  12. pertanian. J Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDI). 2021;4(1):30–38.
  13. Siregar H, Saragih B. Peningkatan nilai tambah produk pertanian melalui inovasi pengolahan dan
  14. pemasaran. J Agro Ekonomi. 2018;36(1):1–12.
  15. Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.
  16. Tambunan, S. Br., Sebayang, N.S., Sari, D.S.P. (2021). Fermentasi Biji Kakao (Theobroma Cacao L)
  17. di Kabupaten Aceh Tenggara. Altifani Journal: International Journal of Community
  18. Engagement, 2(1), 13-17.

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.