Main Article Content
Abstract
Stunting dan pernikahan dini merupakan dua isu krusial yang saling berkaitan dengan kondisi ekonomi keluarga dan kesejahteraan anak. Pendidikan keluarga, sebagai elemen fundamental dalam membentuk pola hidup sehat dan kesejahteraan, memegang peranan penting dalam pencegahan kedua masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan keluarga dalam mencegah stunting dan pernikahan dini. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi di sejumlah komunitas, penelitian ini menemukan bahwa pengetahuan keluarga mengenai pola asuh yang baik, gizi seimbang, serta keterampilan ekonomi dapat menurunkan angka stunting dan mencegah pernikahan dini. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan publik yang lebih inklusif dalam mengatasi masalah sosial ini.
Kata Kunci: Pendidikan Keluarga, Stunting, Pernikahan Dini, Desa Mekkatta Kabupaten Majene
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Indikator Perkembangan Kependudukan Indonesia 2021. BPS.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2023). Laporan Stunting Indonesia: Masalah dan Solusi. Jakarta: Kemenkes.
- Wahyuni, D., & Anggraeni, R. (2022). "Peran Pendidikan Keluarga dalam Peningkatan Gizi Anak dan Pencegahan Stunting." Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 45-58.
- World Health Organization (WHO). (2022). Global Nutrition Report 2022. WHO.
References
Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Indikator Perkembangan Kependudukan Indonesia 2021. BPS.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2023). Laporan Stunting Indonesia: Masalah dan Solusi. Jakarta: Kemenkes.
Wahyuni, D., & Anggraeni, R. (2022). "Peran Pendidikan Keluarga dalam Peningkatan Gizi Anak dan Pencegahan Stunting." Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 45-58.
World Health Organization (WHO). (2022). Global Nutrition Report 2022. WHO.