Main Article Content

Abstract

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan dituntut untuk memiliki kinerja pegawai yang tinggi guna memastikan kelancaran pengawasan tahapan pemilu. Kinerja pegawai yang optimal dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk gaya kepemimpinan dan motivasi yang dibangun di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris peran kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui metode survei korelasional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh (sensus), dengan jumlah responden sebanyak 85 orang PNS di kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PNS. Selain itu, motivasi kerja juga memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja berkontribusi secara signifikan dan bersama-sama dalam meningkatkan kinerja pegawai. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan gaya kepemimpinan yang memotivasi, memberikan teladan, serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan motivasi internal pegawai demi tercapainya target pengawasan yang optimal

Keywords

kepemimpinan transformasional; motivasi kerja; kinerja pegawai

Article Details

References

  1. Amiruddin, R., & Hasanah, N. (2022). Pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja birokrasi publik di era digital. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 5(2), 112-125. https://doi.org/10.24198/jmpp.v5i2.456
  2. Bastian, I., & Santosa, B. (2023). Motivasi kerja dan dampaknya terhadap produktivitas pegawai instansi pemerintah. Jurnal Administrasi Negara, 12(1), 45-58. https://doi.org/10.22146/jan.v12i1.789
  3. Cahyadi, D., & Wibowo, A. (2024). Peran mediasi motivasi dalam hubungan kepemimpinan transformasional dan kinerja pegawai. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 15(3), 234-248.
  4. Dewi, S. (2025). Manajemen sumber daya manusia sektor publik: Teori dan praktik di Indonesia (2nd ed.). Jakarta, Indonesia: Rajawali Pers.
  5. Erlangga, P. (in press). Analisis faktor penentu kinerja pegawai negeri sipil daerah pada lembaga pengawas pemilihan umum. Jurnal Kebijakan Publik Indonesia. https://doi.org/10.14710/jkpi.2026.1122
  6. Pratama, A. R., & Susanti, E. (2024). Transformational leadership in government agencies: A study of performance outcomes. In T. Hidayat & F. Rahman (Eds.), Modern public administration strategies (pp. 110-135). Bandung, Indonesia: Alfabeta.