Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Puskesmas di Kota Palopo. Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kepemimpinan yang efektif dan disiplin kerja yang baik diperlukan untuk mendukung optimalisasi kinerja pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Puskesmas di Kota Palopo sebagai responden penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh antar variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Disiplin kerja juga berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, kepemimpinan dan disiplin kerja memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Dengan demikian, peningkatan kualitas kepemimpinan dan penguatan disiplin kerja menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai pada Puskesmas di Kota Palopo.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
- Anwar Prabu Mangkunegara. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Sedarmayanti. (2018). Manajemen sumber daya manusia: Reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil. Bandung: Refika Aditama.
- Sutrisno, E. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana.
- Stephen P. Robbins., & Timothy A. Judge. (2020). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.
- Rivai, V. (2018). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
- Kasmir. (2019). Manajemen sumber daya manusia (Teori dan praktik). Jakarta: RajaGrafindo Persada.
- Pratama, A., & Yusuf, M. (2023). Leadership and employee performance in public sector organizations. Journal of Public Administration Research, 8(2), 115–128.
- Rahman, R., & Sari, N. (2022). Work discipline and employee productivity in public service institutions. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 10(1), 42–56.
- Andriani, F., & Kurniawan, H. (2021). The effect of leadership on employee performance in healthcare institutions. International Journal of Human Resource Studies, 7(3), 78–91.
- World Health Organization. (2022). Primary health care report. Geneva: WHO.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
References
Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Anwar Prabu Mangkunegara. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sedarmayanti. (2018). Manajemen sumber daya manusia: Reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil. Bandung: Refika Aditama.
Sutrisno, E. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana.
Stephen P. Robbins., & Timothy A. Judge. (2020). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.
Rivai, V. (2018). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Kasmir. (2019). Manajemen sumber daya manusia (Teori dan praktik). Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Pratama, A., & Yusuf, M. (2023). Leadership and employee performance in public sector organizations. Journal of Public Administration Research, 8(2), 115–128.
Rahman, R., & Sari, N. (2022). Work discipline and employee productivity in public service institutions. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 10(1), 42–56.
Andriani, F., & Kurniawan, H. (2021). The effect of leadership on employee performance in healthcare institutions. International Journal of Human Resource Studies, 7(3), 78–91.
World Health Organization. (2022). Primary health care report. Geneva: WHO.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.