Main Article Content
Abstract
Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) telah mengubah berbagai aspek pendidikan dan praktik akuntansi, termasuk dalam bidang auditing. Kondisi ini menuntut mahasiswa akuntansi untuk tidak hanya mampu menggunakan teknologi AI, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dalam mengevaluasi informasi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi kecerdasan buatan dan kemampuan berpikir kritis terhadap skeptisisme profesional mahasiswa akuntansi yang telah menempuh mata kuliah auditing. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa akuntansi yang telah menempuh mata kuliah auditing. Dari 127 kuesioner yang terkumpul, sebanyak 117 kuesioner memenuhi kriteria dan dapat diolah. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kecerdasan buatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap skeptisisme profesional (B = 0,287; p < 0,001). Kemampuan berpikir kritis juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap skeptisisme profesional (B = 0,418; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap skeptisisme profesional dengan nilai F sebesar 62,531 dan tingkat signifikansi p < 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,515 menunjukkan bahwa 51,5% variasi skeptisisme profesional dapat dijelaskan oleh literasi kecerdasan buatan dan kemampuan berpikir kritis. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan literasi AI dan kemampuan berpikir kritis merupakan faktor penting dalam membentuk skeptisisme profesional mahasiswa akuntansi di era digital.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
- Apandi, R. N. N., Sofia, A., & Zulhaimi, H. (2020). Understanding of professional skepticism: Are the sequence of evidence and critical thinking determining factors? The International Journal of Business Review (The Jobs Review), 3(2), 53–64.
- Atkinson, R. C., & Shiffrin, R. M. (1968). Human memory: A proposed system and its control processes. In K. W. Spence & J. T. Spence (Eds.), The Psychology of Learning and Motivation: Advances in Research and Theory (Vol. 2, pp. 89–195). Academic Press.
- Ciołek, M. (2018). Questioning mind in accounting students: An experimental study. Humanities and Social Sciences, 25(4), 21–34.
- Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment.
- Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- Gu, X., & Ericson, B. J. (2025). AI literacy in K-12 and higher education in the wake of generative AI: An integrative review. Proceedings of the 2025 ACM Conference on International Computing Education Research V.1, 125–140.
- Hurtt, R. K. (2010). Development of a scale to measure professional skepticism. Auditing: A Journal of Practice & Theory, 29(1), 149–171.
- International Auditing and Assurance Standards Board. (2024). Handbook of International Quality Management, Auditing, Review, Other Assurance, and Related Services Pronouncements: 2023–2024 Edition. International Federation of Accountants.
- Long, D., & Magerko, B. (2020). What is AI literacy? Competencies and design considerations. Proceedings of the 2020 CHI Conference on Human Factors in Computing Systems, 1–16.
- Rendi, R., Marni, M., Neonane, T., & Lawalata, M. (2024). Peran logika dalam berfikir kritis untuk membangun kemampuan memahami dan menginterpretasi informasi. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 2(2), 82–98.
- Wijaya, P. A. (2021). Kemampuan berpikir kritis mahasiswa di Program Studi Pendidikan Akuntansi. Perspektif Pendidikan dan Keguruan, 12(1), 52–57.
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Apandi, R. N. N., Sofia, A., & Zulhaimi, H. (2020). Understanding of professional skepticism: Are the sequence of evidence and critical thinking determining factors? The International Journal of Business Review (The Jobs Review), 3(2), 53–64.
Atkinson, R. C., & Shiffrin, R. M. (1968). Human memory: A proposed system and its control processes. In K. W. Spence & J. T. Spence (Eds.), The Psychology of Learning and Motivation: Advances in Research and Theory (Vol. 2, pp. 89–195). Academic Press.
Ciołek, M. (2018). Questioning mind in accounting students: An experimental study. Humanities and Social Sciences, 25(4), 21–34.
Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gu, X., & Ericson, B. J. (2025). AI literacy in K-12 and higher education in the wake of generative AI: An integrative review. Proceedings of the 2025 ACM Conference on International Computing Education Research V.1, 125–140.
Hurtt, R. K. (2010). Development of a scale to measure professional skepticism. Auditing: A Journal of Practice & Theory, 29(1), 149–171.
International Auditing and Assurance Standards Board. (2024). Handbook of International Quality Management, Auditing, Review, Other Assurance, and Related Services Pronouncements: 2023–2024 Edition. International Federation of Accountants.
Long, D., & Magerko, B. (2020). What is AI literacy? Competencies and design considerations. Proceedings of the 2020 CHI Conference on Human Factors in Computing Systems, 1–16.
Rendi, R., Marni, M., Neonane, T., & Lawalata, M. (2024). Peran logika dalam berfikir kritis untuk membangun kemampuan memahami dan menginterpretasi informasi. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 2(2), 82–98.
Wijaya, P. A. (2021). Kemampuan berpikir kritis mahasiswa di Program Studi Pendidikan Akuntansi. Perspektif Pendidikan dan Keguruan, 12(1), 52–57.