Main Article Content
Abstract
Kantor Bea dan Cukai sebagai instansi pemerintah memiliki peran strategis dalam pelayanan dan pengawasan kepabeanan dan cukai, termasuk fasilitasi perdagangan internasional, pengamanan perbatasan, serta optimalisasi penerimaan negara. Kompleksitas tugas, globalisasi, digitalisasi layanan, dan perubahan regulasi menuntut pegawai Bea dan Cukai untuk memiliki kompetensi teknis dan etika profesional yang tinggi. Kinerja pegawai yang belum optimal berpotensi menimbulkan hambatan pelayanan, kesalahan administrasi, serta ketidakefisienan proses kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel yang memengaruhi kinerja pegawai di lingkungan Kantor Bea dan Cukai. Analisis dilakukan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas berupa gaya kepemimpinan, budaya organisasi, efisiensi anggaran, motivasi kerja dan fasilitas kerja terhadap variabel terikat kinerja pegawai. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penelitian dilaksanakan di Kantor Bea Cukai Jember dengan sampel 43 orang pegawai berstatus PNS. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda, didahului dengan uji instrumen penelitian dan uji asumsi klasik. Metode ini digunakan untuk menguji pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi, efisiensi anggaran, motivasi kerja, dan fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh kesimpulan bahwa kinerja pegawai di Kantor Bea Cukai Jember dipengaruhi secara signifikan oleh gaya kepemimpinan, budaya organisasi, efisiensi anggaran, motivasi kerja, dan fasilitas kerja, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan kajian manajemen SDM sektor publik serta implikasi praktis bagi manajemen instansi dalam merumuskan kebijakan peningkatan kinerja pegawai.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Amelia, R. (2021). Fasilitas kerja dan retensi pegawai: Studi di perusahaan multinasional. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 14(1), 56–67.
- Bass, B. M. (1985). Leadership and performance beyond expectations. Free Press.
- Badan Pusat Statistik. (2022). Laporan tahunan kinerja instansi pemerintah. BPS.
- Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Jember dalam angka. BPS Jember.
- Denison Research. (2019). Denison organizational culture model: Research and applications. Denison Consulting.
- Gunawan, B.I. (2017), The Influence of Exotic Service Quality Towards Overall Satisfaction at Hotels in Makassar. New Delhi: Serialjournals.
- Hasibuan, M. (2020). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Puskesmas Bukit Kayu Kapur. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 8(3), 184–187.
- Herzberg, F. (1966). Work and the nature of man. World Publishing Company.
- Hidayati, N. (2022). Motivasi kerja dan produktivitas pegawai. Jurnal Sumber Daya Manusia, 9(4), 78–89.
- Lestari, A. L. A., & Handayani, N. (2020). Pengaruh partisipasi anggaran terhadap kinerja pemerintah desa. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 9(9).
- Lestari, Y., Nurlina, N., & Azhar, I. (2022). Pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 8(2), 102–115
- Mangkunegara. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaann,Bandung : Remaja Rosdakarya.
- Prasetyo, A. (2023). Pengaruh fasilitas kerja terhadap kepuasan pegawai. Jurnal Manajemen Publik, 12(1), 45–60.
- Rifai, A., Ramly, M., & Bijang, J. (2022). Budaya organisasi dan motivasi berpengaruh signifikan; gaya kepemimpinan tidak signifikan. Jurnal Manajemen Indonesia, 5(1), 45–58.
- Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.
- Sari, L., & Rahman, F. (2021). Budaya organisasi dan kinerja: Analisis di sektor publik. Jurnal Administrasi Bisnis, 10(1), 67–80.
- Sari, M. (2020). Budaya organisasi dan kinerja pegawai. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 7(2), 89–100.
- Schein, E. H. (1992). Organizational culture and leadership. Wiley.
- Worumi, A. N., Ibrahim, M. B. H., & Pongtiku, A. (2024). Analisis pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja, dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 15(1), 98–112.
- Wulandari, A. (2023). Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 19(1), 66–74.
References
Amelia, R. (2021). Fasilitas kerja dan retensi pegawai: Studi di perusahaan multinasional. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 14(1), 56–67.
Bass, B. M. (1985). Leadership and performance beyond expectations. Free Press.
Badan Pusat Statistik. (2022). Laporan tahunan kinerja instansi pemerintah. BPS.
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Jember dalam angka. BPS Jember.
Denison Research. (2019). Denison organizational culture model: Research and applications. Denison Consulting.
Gunawan, B.I. (2017), The Influence of Exotic Service Quality Towards Overall Satisfaction at Hotels in Makassar. New Delhi: Serialjournals.
Hasibuan, M. (2020). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Puskesmas Bukit Kayu Kapur. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 8(3), 184–187.
Herzberg, F. (1966). Work and the nature of man. World Publishing Company.
Hidayati, N. (2022). Motivasi kerja dan produktivitas pegawai. Jurnal Sumber Daya Manusia, 9(4), 78–89.
Lestari, A. L. A., & Handayani, N. (2020). Pengaruh partisipasi anggaran terhadap kinerja pemerintah desa. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 9(9).
Lestari, Y., Nurlina, N., & Azhar, I. (2022). Pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 8(2), 102–115
Mangkunegara. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaann,Bandung : Remaja Rosdakarya.
Prasetyo, A. (2023). Pengaruh fasilitas kerja terhadap kepuasan pegawai. Jurnal Manajemen Publik, 12(1), 45–60.
Rifai, A., Ramly, M., & Bijang, J. (2022). Budaya organisasi dan motivasi berpengaruh signifikan; gaya kepemimpinan tidak signifikan. Jurnal Manajemen Indonesia, 5(1), 45–58.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.
Sari, L., & Rahman, F. (2021). Budaya organisasi dan kinerja: Analisis di sektor publik. Jurnal Administrasi Bisnis, 10(1), 67–80.
Sari, M. (2020). Budaya organisasi dan kinerja pegawai. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 7(2), 89–100.
Schein, E. H. (1992). Organizational culture and leadership. Wiley.
Worumi, A. N., Ibrahim, M. B. H., & Pongtiku, A. (2024). Analisis pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja, dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 15(1), 98–112.
Wulandari, A. (2023). Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 19(1), 66–74.